LUMINASIA.ID - Turnamen Miami Open 2026 menghadirkan kejutan setelah petenis Swiss Belinda Bencic tampil dominan dan menyingkirkan Amanda Anisimova di babak 16 besar, Senin (23/3/2026).
Dalam laga tersebut, Amanda Anisimova harus mengakui keunggulan lawannya usai kalah dua set langsung dengan skor 2-6, 2-6. Kekalahan ini menjadi sorotan karena Amanda Anisimova, yang berstatus unggulan keenam, sebelumnya lebih difavoritkan untuk melangkah jauh di turnamen ini.
Baca: Siapkan Dirimu untuk Miami Open 2026, Turnamen Tenis Bertabur Bintang
Sejak awal pertandingan, Belinda Bencic tampil menekan dan membuat Amanda Anisimova kesulitan mengembangkan permainan. Pukulan baseline yang agresif serta kontrol permainan yang solid membuat Amanda Anisimova tidak mampu menemukan ritme terbaiknya sepanjang laga.
Bagi Amanda Anisimova, hasil ini sekaligus mengakhiri langkahnya di Miami Open 2026 lebih cepat dari yang diprediksi. Padahal, secara peringkat dan performa sebelumnya, Amanda Anisimova sempat digadang-gadang menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Di sisi lain, kemenangan ini mengantar Bencic ke babak perempat final Miami Open untuk pertama kalinya sejak 2022. Petenis peringkat 12 dunia itu bahkan mencatatkan rekor impresif dengan belum kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.
Secara head-to-head, duel antara Bencic dan Amanda Anisimova sebenarnya cukup berimbang. Namun, dalam pertemuan terakhir termasuk di Indian Wells 2025, Bencic kembali menunjukkan keunggulannya atas Amanda Anisimova, terutama dalam meredam pukulan backhand yang menjadi andalan petenis Amerika tersebut.
Selanjutnya, Bencic akan menghadapi pemenang laga antara Coco Gauff dan Sorana Cîrstea di babak perempat final. Sementara itu, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi Amanda Anisimova untuk menghadapi turnamen berikutnya.
Baca: Generasi Muda Tantang Elite: Sinner Lolos Dramatis, Tien dan Fils Curi Sorotan di Indian Wells
Sejumlah analis menilai performa Bencic menjadi faktor utama kekalahan Amanda Anisimova. “Belinda tampil sangat dominan dan tidak memberi ruang bagi Amanda Anisimova untuk berkembang,” ujar salah satu pengamat tenis.
Hasil ini mempertegas bahwa meski berstatus unggulan, Amanda Anisimova tetap menghadapi persaingan ketat di level tertinggi, terutama saat menghadapi pemain yang sedang dalam performa terbaik seperti Bencic.

