Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Sulsel

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Solar di SPBU Sinjai, Terkait Investigasi Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi

Selasa, 24 Maret 2026 21:57
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
ILUSTRASI SPBU PERTAMINA

LUMINASIA.ID - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan investigasi terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran BBM subsidi di SPBU 74.92645 yang berlokasi di Jalan Petta Punggawae, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Selasa (24/3/2026).

Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan dalam distribusi BBM bersubsidi di lokasi tersebut.

Pertamina memastikan proses pengecekan dilakukan langsung di lapangan untuk menilai kesesuaian penyaluran dengan ketentuan yang berlaku.

Sales Branch Manager Sulsel II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan pihaknya segera melakukan investigasi serta memberikan teguran kepada pengelola SPBU.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi segera melakukan investigasi dan pengecekan langsung ke SPBU terkait untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan penyaluran dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, surat teguran juga telah diberikan kepada pengelola SPBU sebagai langkah awal penegakan disiplin operasional,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari hasil pemeriksaan awal, Pertamina juga menjatuhkan sanksi berupa penghentian sementara penyaluran BBM jenis Solar di SPBU tersebut.

Kebijakan ini dilakukan untuk memberikan ruang evaluasi kepada pengelola sekaligus menjaga ketertiban distribusi energi di wilayah tersebut.

Selain itu, penguatan pengawasan operasional turut dilakukan, termasuk penertiban pengisian BBM menggunakan jerigen, pembatasan distribusi sesuai aturan, serta penegasan kembali standar pelayanan kepada operator dan pengawas SPBU.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa pengisian BBM menggunakan jerigen diperbolehkan selama memenuhi aturan keselamatan, yaitu menggunakan jerigen sesuai ketentuan.

Khusus untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, pengisian menggunakan jerigen wajib dilengkapi dengan surat rekomendasi dari dinas terkait, seperti sektor pertanian, perikanan, atau UMKM, dan diperuntukkan bagi kebutuhan usaha, bukan untuk diperjualbelikan kembali.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa aspek keselamatan dan ketepatan sasaran menjadi prioritas utama dalam penyaluran energi.

“Distribusi BBM subsidi memiliki mekanisme dan ketentuan yang harus dipatuhi oleh seluruh pihak. Pengawasan akan terus diperkuat untuk memastikan setiap penyaluran berjalan sesuai prosedur, sehingga akses masyarakat terhadap energi tetap terjaga secara adil dan merata,” jelasnya.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban distribusi dengan melakukan pembelian sesuai peruntukan serta tidak melakukan praktik yang melanggar ketentuan.

Partisipasi masyarakat dalam melaporkan dugaan penyimpangan dinilai penting untuk menciptakan distribusi energi yang transparan dan akuntabel.

Perusahaan energi tersebut menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, melakukan evaluasi berkala, serta mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan di seluruh wilayah operasional.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin melaporkan indikasi penyimpangan, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Pakai Jerigen

Diberitakan Tribun Timur sebelumnya antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU 74.926.03 yang berlokasi di Jalan Persatuan Raya, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (24/3/2026).

Kondisi tersebut dikeluhkan warga yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM), karena dinilai mengganggu kenyamanan dan memperpanjang waktu tunggu.

Sejumlah pengendara menilai pengawasan di lokasi SPBU masih lemah, sehingga memicu ketidaktertiban dalam proses pengisian BBM.

Salah satu pengendara, AR, mengaku harus mengantre cukup lama saat hendak mengisi BBM sekitar pukul 11.00 WITA. Ia menyebut adanya aktivitas tidak tertib di area pengisian.

“Antrean panjang, tapi ada motor yang bolak-balik bawa jerigen,” ujarnya.

“Bahkan ada yang bawa botol air isi ulang 5 liter berkali-kali,” tambahnya.

Menurut AR, kondisi tersebut merugikan pengendara lain yang telah lama mengantre.

“Kasihan yang lain yang sudah antre lama,” katanya.

Ia menilai pihak pengelola SPBU seharusnya meningkatkan pengawasan agar antrean tetap tertib dan adil bagi seluruh konsumen.

“Harusnya ada pengawasan lebih ketat demi kenyamanan bersama,” lanjutnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lain di lokasi, FR. Ia menilai aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen secara berulang memperparah antrean kendaraan.

“Situasi tersebut menimbulkan dugaan adanya oknum tertentu yang memanfaatkan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Tags: spbu Sinjai Pertamina Patra Niaga


Baca Juga

Sudah Tak Antre Panjang, Pertamina Arahkan Masyarakat Beli Pertalite di SPBU Resmi
Sudah Tak Antre Panjang, Pertamina Arahkan Masyarakat Beli Pertalite di SPBU Resmi
6.023 Nopol di Sulselbar Diblokir Pertamina karena Salah Gunakan BBM Subsidi, 11.093 QR Code Juga Diblokir
6.023 Nopol di Sulselbar Diblokir Pertamina karena Salah Gunakan BBM Subsidi, 11.093 QR Code Juga Diblokir
Antrean BBM Subsidi Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Mulai Kondusif
Antrean BBM Subsidi Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Mulai Kondusif
Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
Cegah Kemacetan, Appi Usul Truk dan Bus Antre BBM Pukul 21.00-05.00 WITA
Cegah Kemacetan, Appi Usul Truk dan Bus Antre BBM Pukul 21.00-05.00 WITA
Antrean SPBU Makassar Mengular, Ini Cara Pertamina Atasi Masalah
Antrean SPBU Makassar Mengular, Ini Cara Pertamina Atasi Masalah

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    OJK Fokus Kembangkan Keuangan Digital untuk Perkuat Ekonomi Nasional

Ekonomi

  • Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
    Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID