Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Anggaran Rp 113 M untuk EO, Ujian Awal Akuntabilitas Badan Gizi Nasional

Minggu, 12 April 2026 15:27
Editor: diku
  • Bagikan
Kepala BGN Dadan Hindayana (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

LUMINASIA.ID, JAKARTA — Penggunaan anggaran sebesar Rp 113 miliar oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membayar jasa event organizer (EO) menjadi sorotan publik dan sekaligus ujian awal bagi transparansi lembaga baru tersebut. Di tengah urgensi penanganan isu gizi nasional, keputusan ini memunculkan pertanyaan tentang prioritas belanja negara dan kesiapan institusi dalam mengelola program strategis secara mandiri.

Dilansir Kompas.Com, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pelibatan EO merupakan langkah strategis dalam fase awal pembentukan lembaga. Ia menyebut BGN belum memiliki sumber daya internal yang cukup untuk menangani kegiatan berskala besar secara profesional dan tepat waktu. Namun, justru di titik inilah urgensi akuntabilitas menjadi krusial: publik menuntut jaminan bahwa setiap rupiah digunakan untuk dampak nyata, bukan sekadar efisiensi administratif.

Di satu sisi, BGN berargumen bahwa EO membantu memastikan kualitas pelaksanaan program komunikasi publik dan pelatihan teknis, termasuk bimbingan bagi penjamah makanan guna meningkatkan keamanan pangan. Di sisi lain, besarnya anggaran menimbulkan kekhawatiran bahwa pendekatan berbasis pihak ketiga berpotensi mengalihkan fokus dari pembangunan kapasitas internal yang berkelanjutan.

Situasi ini menjadi semakin mendesak mengingat BGN memegang peran penting dalam agenda nasional penanganan gizi, yang tidak hanya membutuhkan kampanye, tetapi juga implementasi langsung di lapangan. Ketergantungan pada EO, meski bersifat sementara, harus diiringi peta jalan yang jelas untuk memperkuat struktur internal agar tidak terus bergantung pada pihak eksternal.

Lebih jauh, transparansi dalam proses pengadaan dan pelaporan penggunaan dana menjadi kunci menjaga kepercayaan publik. BGN menyebut keterlibatan EO justru mempermudah audit dan pengawasan karena proses administrasi lebih terpusat dan sistematis. Namun, klaim ini perlu dibuktikan melalui keterbukaan data dan evaluasi independen.

Dengan besarnya tantangan gizi nasional, polemik ini bukan sekadar soal angka Rp 113 miliar, tetapi tentang bagaimana negara memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. BGN kini berada di persimpangan: antara membangun legitimasi sebagai lembaga strategis atau menghadapi risiko krisis kepercayaan sejak awal berdiri.

Tags: MBG Badan Gizi Nasional

Baca Juga

Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
Dampak Surat Edaran No. 12: Keseimbangan Efisiensi Program dan Keberlanjutan Relawan SPPG
Dampak Surat Edaran No. 12: Keseimbangan Efisiensi Program dan Keberlanjutan Relawan SPPG
Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Jadi Tersangka Kasus Pengadaan Motor Listrik BGN Senilai Rp1,1 Triliun
Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Jadi Tersangka Kasus Pengadaan Motor Listrik BGN Senilai Rp1,1 Triliun
Wabup Gowa Tegaskan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran
Wabup Gowa Tegaskan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran
BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
BGN Goes To Campus, Program MBG Didorong Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045
BGN Goes To Campus, Program MBG Didorong Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

Populer

  • 1
    Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
  • 2
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 3
    Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
  • 4
    New Honda Vario Evo 160 Tampil Lebih Sporti, Harganya Segini
  • 5
    Investor Tinggalkan Saham Teknologi, IHSG Berpotensi Uji Level Krusial

Ekonomi

  • Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar
    Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID