LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Keterlibatan Jerome Powell dalam diskusi strategis dengan para pemimpin bank terkait perkembangan teknologi kecerdasan buatan kembali menegaskan peran sentral bank sentral Amerika Serikat dalam menghadapi transformasi ekonomi global.
Alih-alih sekadar fokus pada kebijakan suku bunga dan inflasi, Powell kini disebut turut mendorong dialog lintas sektor, termasuk bersama Menteri Keuangan AS Scott Bessent, guna membahas implikasi kemunculan teknologi seperti sistem “Mythos” yang dikembangkan oleh Anthropic.
Langkah ini mencerminkan perubahan pendekatan The Fed yang tidak lagi hanya reaktif terhadap kondisi ekonomi, tetapi juga proaktif dalam mengantisipasi dampak teknologi terhadap stabilitas sistem keuangan. Keterlibatan Powell dalam forum tersebut menunjukkan bahwa regulator mulai melihat kecerdasan buatan sebagai faktor yang dapat memengaruhi kebijakan moneter, risiko perbankan, hingga dinamika pasar tenaga kerja.
Di tengah meningkatnya investasi dan kompetisi di sektor AI, Powell dinilai ingin memastikan bahwa inovasi tetap berjalan seiring dengan prinsip kehati-hatian. Diskusi dengan para bankir besar menjadi krusial untuk memahami bagaimana teknologi ini diadopsi dalam sistem keuangan tanpa menciptakan risiko sistemik baru.
Pendekatan ini juga menandai babak baru kepemimpinan Powell, yang tidak hanya berfokus pada pengendalian inflasi pascapandemi, tetapi juga pada kesiapan ekonomi menghadapi era digital yang semakin kompleks.

