Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Cerita Dainichi Sukses Kuasai 80 Persen Pasar Gula Aren di Indonesia Timur, Didukung Shopee Jualan dari Makassar hingga Papua

Kamis, 9 April 2026 14:41
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Kesuksesan brand gula aren Dainichi tidak lepas dari strategi penjualan digital melalui Shopee Indonesia. Lewat platform ini, Founder Dainichi, M. Ridwan yang akrab disapa Wawan,


LUMINASIA.ID - Kesuksesan bisnis gula aren Dainichi yang didirikan M. Ridwan, akrab disapa Wawan, tidak datang secara instan.

Berawal dari skala kecil dengan nama Arenesia, bisnis ini berkembang pesat hingga mampu menembus pasar gula aren seluruh Indonesia.

Bahkan, berhasil mencatat pertumbuhan penjualan lebih dari 100 persen setiap tahun.

Kesuksesan brand gula aren Dainichi tidak lepas dari strategi penjualan digital melalui Shopee Indonesia.

Melalui toko resminya di Shopee, Dainichi menawarkan berbagai varian produk, mulai dari gula aren cair hingga bubuk dengan harga terjangkau.

Produk dijual mulai kisaran Rp6 ribuan untuk kemasan kecil hingga puluhan ribu rupiah untuk ukuran lebih besar.

Beberapa produk yang menjadi favorit di antaranya gula aren cair 500 ml yang dijual sekitar Rp30 ribuan, serta kemasan 1 liter di kisaran Rp57 ribuan. Sementara untuk varian bubuk, harga 1 kilogram juga berada di kisaran Rp57 ribuan, dan paket bundling 3 kilogram mencapai sekitar Rp168 ribu.

Dainichi, menjadi salah saru toko terlaris dari Makassar di Shope. Karenanya, tim shopee mengajak jurnalis Makassar mengunjungi ruma produksi Dainchi di Jl Hertasning, Makassar.

Awal Ide Usaha

Dalam wawancara dengan wartawan Kamis (9/4/2026) Wawan yang adalah alumni Antropologi Universitas Hasanuddin angkatan 2013, ini, memulai perjalanan usahanya pada 2019 saat pulang kampung.

Saat itu ia melihat banyak gula merah milik petani tidak terserap pasar hingga akhirnya rusak.

“Waktu itu saya lihat langsung di kampung, banyak gula merah tidak terbeli. Sayang sekali karena bahan bakunya banyak, tapi tidak ada yang menampung,” ujarnya.

Inilah yang menjadi cikal bakal bisnisnya. Sebelum terjun ke bisnis, Wawan bekerja sebagai pengawas proyek di bidang kontraktor. Namun, ia melihat peluang besar di sektor komoditas lokal.

Dari Arenesia ke Dainichi

Dipaparkan Wawan, wsaha ini awalnya dijalankan dengan nama Arenesia dan fokus pada penyediaan bahan baku untuk kebutuhan minuman, khususnya kafe boba yang saat itu sedang tren.

Namun, pada 2020, nama usaha tersebut diubah menjadi Dainichi karena adanya kendala terkait hak cipta. Seiring perubahan tersebut, bisnis juga mulai berkembang ke segmen yang lebih luas.

Dari awalnya menyuplai kebutuhan boba, Dainichi kemudian merambah ke berbagai kafe sebagai bahan utama minuman kopi gula aren yang mulai menjamur di berbagai daerah.

Gagal, Bangkit, dan Tumbuh

Perjalanan usaha Wawan tidak selalu mulus. Ia sempat mengalami kegagalan saat pandemi COVID-19 setelah membuka usaha minuman kekinian dengan modal sekitar Rp20 juta.

Setelah mengalami kerugian, ia kembali memulai usaha dari nol dengan modal sekitar Rp10 juta, membeli gula aren dari Bone, lalu menjualnya ke pelaku usaha minuman di Makassar.

“Dari situ mulai jalan. Saya jual ke beberapa outlet minuman, dan ternyata diterima,” katanya.

Dominasi Pasar Timur

Seiring waktu, Dainichi berkembang pesat. Dalam tiga tahun terakhir, brand ini berhasil menguasai sekitar 80 persen pasar Indonesia Timur, bahkan mencapai sekitar 90 persen di Makassar dan Sulawesi.

Saat ini, distribusi terbesar Dainichi masih berasal dari sektor kafe, disusul retail modern, sementara penjualan melalui marketplace berada di kisaran 25 persen.

“Sekarang penjualan terbesar masih dari kafe, lalu retail modern. Marketplace sekitar 25 persen, tapi pertumbuhannya paling cepat,” ujarnya.

Produksi dan Kualitas

Produk Dainichi terdiri dari gula aren cair dan bubuk dengan kapasitas produksi mencapai 5 ribu botol per bulan. Bahan baku diperoleh dari berbagai daerah seperti Bone, Sinjai, dan wilayah lain di Sulawesi.

Untuk menjaga kualitas, perusahaan menerapkan seleksi ketat terhadap petani serta proses quality control berlapis.

“Kalau tidak sesuai standar, kami kembalikan. Karena rasa harus tetap konsisten,” kata Wawan.

Shopee Dongkrak Penjualan

Pemanfaatan platform digital seperti Shopee menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan bisnis Dainichi.

“Sejak masuk Shopee, penjualan kami naik lebih dari 100 persen setiap tahun. Ini sangat membantu,” ujarnya.

Saat ini, Dainichi mampu mengirimkan sekitar 100 hingga 200 paket per hari melalui Shopee. Dalam satu kuartal, transaksi bisa mencapai 5.000 hingga 6.000 pesanan.

Meski kontribusi marketplace sekitar 25 persen, Shopee menjadi kanal dengan pertumbuhan paling agresif.

“Shopee jadi salah satu kanal paling cepat pertumbuhannya. Hampir semua varian produk kami ada di sana dan responsnya sangat bagus,” ujar Wawan.

Produk Baru

Saat ini Dainichi juga memiliki produk terbaru, dengan pasar para pelari. Yakni Gula Aren Beccu. Berupa potongan gula aren kecil-kecil berbentuk kotak.

"Berawal dari kebiasaan turun temurun orang tua dulu. Sering menyampaikan kepada anak mereka, memakan gula merah untuk menambah energi. Dari sibilah kemudian kami menawarkan gula aren beccu. Jadi menambah energi pelari marathon, di tengah jalan," paparnya.

Tak hanya itu, Dainichi juga menghadirkan inovasi gula aren berbentuk slushy atau es. "Belum dipasarkan, tengah kami godok idenya. Jadi es slushi rasakopi gula aren. Bisa jadi alternatif menu di kafe-kafe atau retail." paparnya.

Ekspansi dan Target

Selain memperkuat pasar di Indonesia Timur, Dainichi kini mulai masuk ke retail modern dan memperluas jangkauan ke pasar nasional, termasuk Jawa dan Sumatera.

Perusahaan juga mulai menjajaki pasar ekspor melalui fitur Shopee Ekspor, dengan Malaysia sebagai tujuan awal.

“Kami masih fokus di dalam negeri, tapi peluang ekspor sudah mulai terlihat,” kata Wawan.

Dengan strategi distribusi yang kuat, pemanfaatan teknologi digital, serta kemampuan beradaptasi dari pengalaman, Dainichi menjadi contoh UMKM yang berhasil berkembang dari skala lokal menjadi pemain utama di industri gula aren.


Tags: shopee Dainichi UMKM

Baca Juga

Penggunaan Pinjol untuk UMKM Makin Meningkat, Sudah Tembus Rp35,12 Triliun
Penggunaan Pinjol untuk UMKM Makin Meningkat, Sudah Tembus Rp35,12 Triliun
Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran
Kredit Perbankan Sulsel Capai Rp176 Triliun Lebih, Makassar Masih Mendominasi Penyaluran
OJK Dorong Digitalisasi Keuangan untuk Perkuat UMKM di Indonesia Timur
OJK Dorong Digitalisasi Keuangan untuk Perkuat UMKM di Indonesia Timur
Local Fest 2026 Bakal Perdana Hadir di Makassar, Target15 Ribu Pengunjung
Local Fest 2026 Bakal Perdana Hadir di Makassar, Target15 Ribu Pengunjung
HUT Dekranas dan HKG PKK 2026 Gerakkan Ekonomi Makassar, Transaksi Tembus Rp5 Miliar dan Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
HUT Dekranas dan HKG PKK 2026 Gerakkan Ekonomi Makassar, Transaksi Tembus Rp5 Miliar dan Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro
Kredit UMKM Sulsel Capai Rp61,66 Triliun, Didominasi Pelaku Usaha Mikro

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Tiga Wilayah ke Kriyanusa 2026
  • 3
    Deru Mesin Poliwako Bangun Talenta Muda di Tengah Gerak Hilirisasi
  • 4
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 5
    Dari Keluhan Konsumen, Mekanik AHASS Terus Asah Kemampuan

Ekonomi

  • Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
    Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
  • LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
    LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
  • RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan
    RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID