LUMINASIA.ID, FINANCE - Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ditutup menguat signifikan pada perdagangan terbaru dengan kenaikan 3,35 persen ke level Rp3.390 per saham. Lonjakan ini setara dengan kenaikan 110 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp3.280, mencerminkan sentimen positif investor terhadap emiten perbankan pelat merah tersebut.
Dilansir Yahoo! Finance, sepanjang sesi perdagangan, saham BBRI bergerak dalam rentang yang relatif stabil dengan harga pembukaan di Rp3.290. Saham ini sempat menyentuh level tertinggi harian di Rp3.400 sebelum akhirnya ditutup sedikit di bawahnya. Adapun level terendah tercatat di Rp3.290, menunjukkan tekanan jual yang terbatas dan dominasi aksi beli hingga akhir sesi.
Dari sisi fundamental, kapitalisasi pasar BRI tercatat mencapai sekitar Rp5.137,8 triliun, memperkuat posisinya sebagai salah satu bank dengan valuasi terbesar di Indonesia. Rasio price to earnings (P/E) trailing twelve months (TTM) berada di level 9,02, yang masih tergolong menarik dibandingkan rata-rata sektor perbankan.
Selain itu, BRI juga menawarkan daya tarik dari sisi dividen. Dengan dividend yield mencapai 10,53 persen dan nilai dividen sebesar Rp345,40 per saham, saham ini tetap menjadi incaran investor yang mencari imbal hasil tinggi di tengah volatilitas pasar.
Meski demikian, secara historis saham BBRI masih berada di bawah level tertinggi 52 minggu di Rp4.450. Posisi saat ini juga berada tidak jauh dari level terendah 52 minggu di Rp3.290, menandakan ruang pemulihan yang masih terbuka apabila kinerja keuangan dan sentimen pasar terus membaik.
Penguatan saham BBRI pada perdagangan hari ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek sektor perbankan, khususnya dalam menghadapi dinamika suku bunga dan pertumbuhan kredit domestik yang tetap solid.

