Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

IHSG Anjlok ke Level Terendah! Nyaris 5 Persen

Rabu, 3 Juni 2026 16:58
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
ilustrasi IHSG Anjlok

LUMINASIA.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 4,94 persen atau turun 305,94 poin ke level 5.889,48 pada perdagangan sesi pertama Rabu (3/6/2026).

Pelemahan ini terjadi di tengah berbagai sentimen negatif yang membebani pasar, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dilansir dari Bisnis Indonesia, nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp14,71 triliun di pasar reguler dan Rp289 miliar di pasar negosiasi.

Penurunan tersebut membuat IHSG kembali mencatat level terendah baru, bahkan lebih rendah dibandingkan saat gejolak perang tarif Amerika Serikat yang terjadi pada April 2025.


Baca: IHSG Anjlok 3,06 Persen ke 7.152,85, Tekanan Jual Dominasi Sesi Pagi


Analis Phintraco Sekuritas menilai pelemahan IHSG dipicu sejumlah faktor, di antaranya penetapan outlook negatif oleh Moody’s terhadap peringkat Baa2 PT Danantara Investment Management serta pelemahan nilai tukar rupiah yang telah mencapai 7,52 persen sejak awal tahun.

Selain itu, kenaikan harga minyak dunia juga meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan inflasi dalam negeri.

“Meskipun laju inflasi masih dalam kisaran target Bank Indonesia, namun jika harga minyak bertahan di level tinggi dalam waktu lama, dikhawatirkan inflasi akan kembali meningkat,” tulis analis Phintraco dalam risetnya.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga menantikan pengumuman klasifikasi pasar Indonesia oleh MSCI yang dijadwalkan pada 18 Juni 2026. Pengumuman tersebut akan menentukan apakah Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market atau turun menjadi frontier market.

MSCI sebelumnya memperpanjang masa peninjauan terhadap saham-saham Indonesia untuk melihat konsistensi otoritas pasar modal dalam meningkatkan transparansi data.

Pada peninjauan terbaru, MSCI juga mengeluarkan 18 saham Indonesia dari Global Standard Index. Beberapa di antaranya adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang dinilai memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi.

Di tengah pelemahan pasar, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp525,37 miliar pada sesi pertama perdagangan.

Sejumlah saham perbankan menjadi kontributor utama net sell asing, sementara beberapa saham sektor pertambangan justru mencatatkan aksi beli bersih.

Untuk kategori net foreign buy terbesar, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memimpin dengan nilai Rp165,59 miliar, diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp87,04 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp86,96 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp43,21 miliar, dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp42,71 miliar.


Baca: Meski IHSG Melemah, OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Tetap Terjaga


Sementara itu, saham yang mencatat net foreign sell terbesar adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp265,32 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp257,53 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp198,73 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp104,14 miliar, serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp90,94 miliar.

Pelemahan IHSG dan tekanan jual investor asing menunjukkan kehati-hatian pelaku pasar dalam merespons berbagai ketidakpastian ekonomi global dan domestik yang masih berlangsung.

Tags: IHSG ihsg anjlok

Baca Juga

IHSG Tertekan, OJK Tempuh Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS
IHSG Tertekan, OJK Tempuh Kebijakan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPS
Saham BBCA dan BBRI Anjlok, Level Terendah 5 Tahun Terakhir
Saham BBCA dan BBRI Anjlok, Level Terendah 5 Tahun Terakhir
IHSG Anjlok 3,06 Persen ke 7.152,85, Tekanan Jual Dominasi Sesi Pagi
IHSG Anjlok 3,06 Persen ke 7.152,85, Tekanan Jual Dominasi Sesi Pagi
Saham BBCA Anjlok ke Bawah Rp 7.000, Ada di Zona Merah Sejak Pembukaan
Saham BBCA Anjlok ke Bawah Rp 7.000, Ada di Zona Merah Sejak Pembukaan
IHSG Anjlok 2,5% Lebih di Awal Perdagangan, Saham Konglomerasi Jadi Pemberat Utama
IHSG Anjlok 2,5% Lebih di Awal Perdagangan, Saham Konglomerasi Jadi Pemberat Utama
IHSG Ditutup Melemah 1,37 Persen ke Level 8.280,83
IHSG Ditutup Melemah 1,37 Persen ke Level 8.280,83

Populer

  • 1
    Juni 2026 Saatnya Beli Scoopy, Ini Promo dan Spesifikasinya
  • 2
    Cerita Ketangguhan Mobil Toyota Menembus Generasi, dari Land Cruiser Masa Kecil hingga Avanza yang Tetap Andal Setelah 12 Tahun
  • 3
    LENGKAP ini Harga BBM di SPBU, Ada Perubahan di BBM Nonsubsidi
  • 4
    Munafri Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, Tegaskan Komitmen Makassar Jaga Kerukunan dan Toleransi
  • 5
    Operasi Patuh Pallawa 2026 Polrestabes Makassar Sasar 9 Hal, Pengendara Bawah Umur hingga Pelat Modifikasi

Ekonomi

  • Tegaskan Komitmen Bangun Tempat Kerja Berpusat pada Manusia, PT Vale Raih Dua Penghargaan HR Asia 2026
    Tegaskan Komitmen Bangun Tempat Kerja Berpusat pada Manusia, PT Vale Raih Dua Penghargaan HR Asia 2026
  • Sukses Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat di Morowali, Huabao Raih Top CSR Awards 2026 Bintang Tiga
    Sukses Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat di Morowali, Huabao Raih Top CSR Awards 2026 Bintang Tiga
  • Munafri Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, Tegaskan Komitmen Makassar Jaga Kerukunan dan Toleransi
    Munafri Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, Tegaskan Komitmen Makassar Jaga Kerukunan dan Toleransi

Peristiwa

  • Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
    Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
  • Masyarakat Diajak Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Solusi Hadapi Triple Planetary Crisis
    Masyarakat Diajak Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Solusi Hadapi Triple Planetary Crisis
  • JMSI dan Bupati Pringsewu Bahas Program Kerakyatan hingga Dukungan HPN 2027 di Lampung
    JMSI dan Bupati Pringsewu Bahas Program Kerakyatan hingga Dukungan HPN 2027 di Lampung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID