Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Kontak Senjata di Yahukimo Tanpa Korban, Polisi Ungkap Pola Serangan dan Temuan Barang Bukti

Kamis, 16 April 2026 18:28
Editor: diku
  • Bagikan
Kepala Operasi Damai Cartenz Inspektur Jenderal Faizal Ramadhani (Humas Polda Papua via Tempo)

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Kontak senjata antara aparat Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Yahukimo membuka gambaran baru soal pola serangan kelompok bersenjata di wilayah Papua. Insiden yang terjadi saat patroli rutin ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun memperlihatkan taktik penghadangan dan serangan terkoordinasi dari dua arah.

Dilansir Tempo, Kepala Operasi Damai Cartenz, Inspektur Jenderal Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa tembakan pertama kali diterima saat tim melintas di Jalan Trans Papua. Kendaraan taktis aparat bahkan sempat terkena tembakan, memaksa polisi melakukan balasan. Situasi semakin kompleks karena tembakan lanjutan datang dari dua arah berbeda, disertai teriakan dari dalam hutan yang mengindikasikan keberadaan lebih dari satu kelompok penyerang.

Dari hasil penyisiran lokasi, aparat menemukan sejumlah barang yang diduga milik kelompok bersenjata, mulai dari sepatu boot, alat pengisi amunisi (stripper clip), senjata tajam, hingga ponsel dan tas noken. Selain itu, polisi juga menemukan pohon yang sengaja ditumbangkan untuk menghalangi akses jalan menuju Kampung Samboga—indikasi kuat adanya upaya penghadangan terencana.

Meski tidak ada korban jiwa dari kedua pihak, aparat menilai kejadian ini mencerminkan peningkatan kompleksitas pola serangan. Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan kelompok Kodap XVI Yahukimo, yang disebut berada di balik aksi tersebut.

Pasca insiden, patroli tetap dilanjutkan guna memastikan keamanan wilayah. Namun, kejadian ini kembali menegaskan bahwa jalur strategis seperti Trans Papua masih menjadi titik rawan, terutama bagi aparat yang melakukan mobilisasi rutin di daerah konflik.

Dari sudut pandang keamanan, insiden tanpa korban ini justru menjadi alarm penting: konflik bersenjata di Papua tidak selalu berujung fatal, tetapi terus berkembang dalam taktik dan intensitas yang sulit diprediksi.

Tags: Baku Tembak di Yahukimo

Populer

  • 1
    Profil Indri Wahyuni Juri Cerdas Cermat MPR Perempuan yang Viral, Harta Kekayaan Capai Rp3,9 M
  • 2
    Sosok Dyastasita Widya Budi, Juri Pria Cerdas Cermat MPR yang Viral Salahkan Jawaban
  • 3
    Nasib Juri Cerdas Cermat MPR Usai Viral, Kini Nonaktif dan Terancam Sanksi
  • 4
    DJP Sulselbartra Blokir Ribuan Rekening Penunggak Pajak di 16 Bank
  • 5
    Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya

Ekonomi

  • 392.910 Tabung LPG 3 Kg Ditambah Pertamina Sulawesi untuk Libur Long Weekend
    392.910 Tabung LPG 3 Kg Ditambah Pertamina Sulawesi untuk Libur Long Weekend
  • Dari Mangrove hingga Anak Penyintas Kanker, Perempuan Astra Perluas Dampak Sosial
    Dari Mangrove hingga Anak Penyintas Kanker, Perempuan Astra Perluas Dampak Sosial
  • OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan
    OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan

Peristiwa

  • Sudah Cair, Ini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Lewat HP
    Sudah Cair, Ini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Mei 2026 Lewat HP
  • Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
    Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
  • GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
    GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID