Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Unismuh Buka Akses ke Australia, Konjen Sosialisasikan Beasiswa Penuh

Senin, 20 April 2026 21:55
Editor: diku
  • Bagikan
Sosialisasi Australia Awards Scholarship yang menghadirkan Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias

LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah Makassar membuka ruang yang lebih dekat bagi mahasiswa dan dosen untuk mengakses pendidikan tinggi di Australia. Melalui sosialisasi Australia Awards Scholarship yang menghadirkan Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, kampus ini menandai ikhtiar memperluas mobilitas akademik sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusianya.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Teater Gift Unismuh pada Senin, 20 April 2026, itu bukan sekadar forum pengenalan beasiswa. Di hadapan sivitas akademika Unismuh, sosialisasi tersebut juga menjadi ruang untuk menjembatani kebutuhan pengembangan kampus dengan peluang studi lanjut yang disediakan Pemerintah Australia. Poster kegiatan menyebut program itu terbuka bagi mahasiswa dan dosen Unismuh Makassar, dengan skema beasiswa penuh.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, ST, MT, IPU, menyebut kunjungan Todd Dias sebagai kehormatan bagi kampus. Ia menegaskan, Unismuh sedang menata diri sebagai perguruan tinggi swasta yang dikelola secara serius dan diarahkan menjadi rujukan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah di kawasan timur Indonesia. “Unismuh ini salah satu perguruan tinggi swasta yang dikelola secara serius,” kata Rakhim Nanda dalam sambutannya.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian institusi, mulai dari akreditasi unggul, penerapan ISO 21001:2018 di seluruh lembaga, hingga masuknya Unismuh dalam radar sejumlah pemeringkatan internasional.

Bagi Unismuh, peluang studi ke luar negeri tidak dipandang semata sebagai capaian individual. Ia dibaca sebagai bagian dari investasi kelembagaan. Karena itu, forum semacam ini penting, terutama untuk menumbuhkan keberanian, informasi, dan kesiapan di kalangan dosen maupun mahasiswa yang ingin melanjutkan studi.

Todd Dias menyampaikan materi dengan nada yang cair, tetapi padat. Ia menjelaskan Australia Awards sebagai program beasiswa yang telah lama hadir di Indonesia dan mencakup biaya kuliah, perjalanan, pelatihan bahasa, biaya hidup, serta dukungan akademik lainnya.

Ia juga menegaskan bahwa program itu tidak membatasi usia pendaftar dan memberi ruang bagi pelamar untuk mencoba kembali bila belum berhasil pada kesempatan sebelumnya.

Yang ditekankan bukan hanya syarat administratif, melainkan arah manfaat. Menurut Dias, pelamar yang kuat bukan sekadar mereka yang ingin belajar di Australia, tetapi mereka yang mampu menjelaskan dampak sepulang studi.

“Lebih baik menulis esai dari segi apa tujuannya, bukan untuk kuliah di Australia, tapi setelah kuliah di Australia. Apa manfaatnya, bukan untuk kalian semua sendiri, tapi untuk masyarakat,” ujar Dias.

Ia secara khusus menilai pelamar dari Indonesia Timur memiliki kekuatan tersendiri, baik karena kedekatan geografis maupun hubungan historis kawasan ini dengan Australia.

Penjelasan itu menjadi relevan bagi peserta di Makassar. Di forum tersebut, Dias juga mengingatkan jejak hubungan lama antara Makassar dan Australia Utara melalui jalur perdagangan tripang. Dengan begitu, pembicaraan tentang beasiswa tidak berdiri dalam ruang kosong, melainkan bertumpu pada sejarah kedekatan yang sudah lama terbentuk, lalu diteruskan hari ini melalui pendidikan, riset, dan pertukaran pengetahuan.

Antusiasme peserta tampak dalam sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari kemungkinan pindah bidang studi, peluang bagi perempuan dan kelompok sasaran pemerataan, hingga strategi agar aplikasi lebih menonjol. Menjawab itu, Dias menekankan bahwa yang paling penting adalah ketajaman visi dan kejelasan dampak. Ia juga menyebut isu disabilitas, kesetaraan gender, dan inklusi sosial sebagai bidang yang mendapat perhatian besar dalam lanskap kebijakan Australia saat ini.

Pada titik ini, acara tersebut memperlihatkan satu pesan yang jelas: beasiswa bukan perkara keberuntungan. Ia menuntut informasi yang cukup, kesiapan yang matang, serta kemampuan membayangkan masa depan secara lebih konkret. Bagi Unismuh, yang terus memperkuat mutu kelembagaan, akses ke beasiswa internasional mulai diposisikan bukan sebagai jalur tambahan, melainkan bagian dari strategi pengembangan kampus.

Tags: Australia Awards Unismuh

Baca Juga

Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
Belajar dari Korea, Unismuh Makassar Perkuat Strategi Menuju Universitas Bereputasi Global
Belajar dari Korea, Unismuh Makassar Perkuat Strategi Menuju Universitas Bereputasi Global
Unismuh dan Bapas Makassar Jalin Kerja Sama Dukung Penerapan Pidana Kerja Sosial
Unismuh dan Bapas Makassar Jalin Kerja Sama Dukung Penerapan Pidana Kerja Sosial
Tiga Tahun Bermitra, Unismuh Makassar & Universiti Malaysia Kelantan Perkuat Jejaring Global Lewat MoU Baru
Tiga Tahun Bermitra, Unismuh Makassar & Universiti Malaysia Kelantan Perkuat Jejaring Global Lewat MoU Baru
Unismuh Makassar dan Unimen Perkuat Budaya Saling Belajar Antarperguruan Tinggi Muhammadiyah
Unismuh Makassar dan Unimen Perkuat Budaya Saling Belajar Antarperguruan Tinggi Muhammadiyah
Dosen PKO Unismuh Prediksi Spanyol Juarai Piala Dunia 2026
Dosen PKO Unismuh Prediksi Spanyol Juarai Piala Dunia 2026

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Bupati Talenrang Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa
  • 4
    Pemkot Makassar Matangkan HUT Ke-81 RI, Karebosi Jadi Pusat Upacara Kemerdekaan
  • 5
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda

Ekonomi

  • XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
    XLSMART Catat Kinerja Solid Semester I 2026, Laba Bersih Melonjak 294 Persen
  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Peristiwa

  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
    Dedi Congor Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi, Perkara di Polri Berjalan Sejak 2023
  • Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
    Rebo Wekasan 2026 Jatuh 12 Agustus, Begini Sejarah dan Tradisinya di Masyarakat Jawa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID