LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memperluas akses beasiswa bagi mahasiswa dengan menambahkan jalur khusus difabel dalam Beasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (BUMM) tahun akademik 2026/2027.
Jalur difabel menjadi kategori baru dalam seleksi BUMM tahun ini yang sebelumnya hanya mencakup Hafiz Al-Qur’an, Prestasi Akademik, dan Bibit Unggul Persyarikatan.
Ketua Panitia Pelaksana BUMM 2026, Dr Muhammad Akhir, S.Pd., M.Pd., mengatakan penambahan jalur tersebut merupakan bagian dari skema BUMM yang kini mencakup empat kategori.
“Kalau tahun lalu hanya tiga jenis, tahun ini ditambah beasiswa untuk anak-anak kita yang difabel. Jadi ada Hafiz Quran, Prestasi Akademik, Bibit Unggul Persyarikatan, dan Difabel,” ujar Muhammad Akhir, yang juga Ketua Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru (LPMB) Unismuh Makassar.
Seleksi calon penerima BUMM berlangsung di Balai Sidang Muktamar ke-47 Unismuh Makassar, Selasa (22/9/2026), dan dibuka Pelaksana Harian Rektor yang juga Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof Dr H Andi Sukri Syamsuri, S.Pd., M.Hum.
Tahun ini, Unismuh menyiapkan total 2.117 kuota penerima BUMM. Kuota tersebut terdiri atas 384 penerima jalur Hafiz Al-Qur’an, 937 Prestasi Akademik, 531 Bibit Unggul Persyarikatan, dan 265 Difabel.
Jika seluruh kuota terpenuhi sesuai persyaratan, nilai beasiswa yang dialokasikan Unismuh mencapai sekitar Rp5,9 miliar.
Namun, Andi Sukri menegaskan ketersediaan kuota tidak berarti seluruh pendaftar otomatis memperoleh beasiswa. Setiap peserta tetap harus melewati proses seleksi sesuai kriteria masing-masing jalur.
“Kuota ada, tetapi Anda harus lulus seleksi. Hari inilah seleksinya. Jadi tidak berarti karena kuotanya tersedia, semua langsung dinyatakan lulus,” tegasnya.
Proses rekrutmen BUMM 2026 telah berlangsung sejak Mei. Pendaftaran dibuka hingga Juli, kemudian dilanjutkan pemeriksaan berkas dan validasi pada Juli hingga Agustus.
Peserta yang dinyatakan lolos administrasi selanjutnya mengikuti wawancara yang melibatkan unsur pimpinan universitas, fakultas, lembaga, dan unit terkait.
Dalam tahapan seleksi tersebut, tercatat 83 peserta jalur Hafiz Al-Qur’an, 132 Prestasi Akademik, 59 Bibit Unggul Persyarikatan, dan tiga peserta jalur Difabel. Panitia menyebut total peserta yang mengikuti tahapan seleksi pada hari tersebut sebanyak 278 orang.
Muhammad Akhir menjelaskan kategori yang dipilih peserta saat pendaftaran belum otomatis menjadi kategori akhir penerima. Tim pewawancara akan kembali menilai kemampuan dan kelayakan peserta berdasarkan hasil seleksi.
Skema pembiayaan juga disesuaikan dengan hasil penilaian. Pada jalur Hafiz Al-Qur’an, misalnya, penerima kategori tertinggi dapat memperoleh pembiayaan 100 persen, kemudian 75 persen, 50 persen, dan 25 persen.
Pola pembiayaan bertingkat juga diterapkan pada jalur Prestasi Akademik dan Bibit Unggul Persyarikatan sesuai hasil penilaian tim seleksi.
Selain memperluas akses penerima, Unismuh juga menyiapkan pembinaan setelah mahasiswa dinyatakan sebagai penerima BUMM. Andi Sukri mengatakan penerima beasiswa perlu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi selama menjalani pendidikan.
Ia mendorong adanya pemantauan perkembangan penerima setiap semester, antara lain melalui Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), capaian hafalan Al-Qur’an, aktivitas kemahasiswaan, serta keterlibatan dalam kegiatan pengembangan kompetensi.
“Ketika nanti dinyatakan lulus, jaga semangat itu. Penerima beasiswa ini harus bisa menjadi contoh,” pesannya.
Penerima BUMM juga diarahkan mengikuti pembinaan, termasuk kegiatan perkaderan Muhammadiyah dan peningkatan kompetensi. Mahasiswa yang telah mencapai semester yang memungkinkan juga dapat diarahkan mengikuti sertifikasi profesi.
“Saya berharap ananda yang dinyatakan lulus nanti bisa menjadi pionir, menjadi perintis, dan menjadi teladan bagi mahasiswa yang seangkatan. Jangan justru menjadi pengekor,” ujarnya.
Seleksi BUMM 2026 melibatkan pimpinan universitas, para wakil dekan, pimpinan lembaga, dan tim penguji sesuai bidang masing-masing. Untuk jalur Hafiz Al-Qur’an, proses seleksi antara lain melibatkan tim dari Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Unismuh Makassar.
Penambahan jalur Difabel dalam BUMM 2026 sekaligus memperluas cakupan program beasiswa Unismuh dalam mendukung akses pendidikan tinggi dan mengurangi kesenjangan bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang.



