Dalam setiap kejuaraan, catatan rekor selalu menjadi tolok ukur prestasi tertinggi, termasuk di ajang GT World Challenge Asia (GTWCA).
Meski belum memiliki sejarah panjang, karena baru digelar sejak 2017, GTWCA telah melahirkan sejumlah pebalap dengan koleksi gelar impresif.
Ajang ini mempertandingkan empat kelas utama, serta satu gelar juara umum sebagai pencapaian tertinggi.
Jika seluruh kelas digabung, dua pebalap asal China, Anthony Liu Xu dan Yuan Bo, menjadi pemegang rekor dengan koleksi masing-masing tiga gelar juara.
Liu Xu meraih satu gelar juara umum pada 2023, serta dua gelar di kelas Pro-Am pada 2023 dan 2024.
Sementara itu, Yuan Bo mencatatkan dua gelar juara umum pada 2024, serta satu gelar di kelas Silver-Am pada tahun yang sama.
Di tengah dominasi pebalap China, Indonesia juga memiliki wakil dengan prestasi membanggakan.
David Tjiptobiantoro tercatat sebagai juara umum kelas Am sebanyak dua kali, yakni pada 2024 dan 2025.
Menariknya, David tidak hanya membawa nama Indonesia sebagai pebalap, tetapi juga melalui timnya, Garage 75, yang dikenal sebagai salah satu tim kuat di kelas Am.
Sebagai juara bertahan, David kembali berlaga di kelas tersebut dengan didampingi pebalap asal Italia, Christian Colombo.
“Saya selalu bangga bisa mengibarkan bendera Indonesia sebagai juara. Namun pada tahun ini saya lebih memilih untuk tidak tampil di semua putaran, ada fokus ke individual race,” ujarnya.
Pada musim ini, David hanya mengikuti seri Sepang (Malaysia), Shanghai (China), dan Fuji (Jepang).
Ia absen pada seri Mandalika, namun tim Garage 75 justru naik kelas dari Am ke Silver.
Peran membawa Merah Putih di Mandalika akan diemban oleh pebalap Indonesia lainnya, Sean Gelael.
Untuk kategori tim, dominasi juga ditunjukkan oleh tim asal China.
Origine Motorsport tercatat sebagai juara kelas GT3 pada musim 2024 dan 2025.
Seri GT World Challenge Asia berikutnya akan digelar di Mandalika pada 2–3 Mei 2026, dan dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube @GTWorld. (*)

