Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Strategi Soft Entry Chery ke Kanada: Bukan Sekadar Jual Mobil, Tapi Bangun Kepercayaan Dealer

Sabtu, 25 April 2026 18:18
Editor: diku
  • Bagikan
Koleksi Mobil Cherry

LUMINASIA.ID, OTOMOTIF - Langkah Chery Automobile Co. membawa puluhan perwakilan dealer Kanada ke Beijing Auto Show 2026 bukan sekadar agenda promosi biasa. Strategi ini menunjukkan pendekatan yang lebih halus: membangun relasi dan kepercayaan di level distribusi sebelum benar-benar masuk ke pasar Amerika Utara tersebut.

Dilansir Bloomberg, alih-alih langsung mengandalkan kampanye pemasaran ke konsumen, Chery tampak memahami bahwa pasar seperti Kanada sangat bergantung pada jaringan dealer yang kuat. Dengan mengundang hampir dua lusin dealer untuk melihat langsung teknologi dan lini kendaraan mereka, termasuk mobil listrik dan plug-in hybrid, perusahaan mencoba mengurangi keraguan terhadap merek China yang selama ini masih menghadapi stigma di pasar Barat.

Momentum ini juga tidak muncul secara kebetulan. Kesepakatan antara China dan Canada pada Januari lalu yang membuka kuota impor hingga 49.000 kendaraan listrik per tahun menjadi pintu masuk yang signifikan. Namun, membuka pintu regulasi saja tidak cukup—tantangan sebenarnya adalah memenangkan kepercayaan pasar.

Di sisi lain, lonjakan harga bahan bakar akibat konflik US-Iran war memberi dorongan tambahan bagi kendaraan listrik. Chery mencoba memanfaatkan situasi ini dengan menempatkan produknya sebagai alternatif yang lebih ekonomis dan efisien bagi konsumen Kanada yang mulai mencari opsi selain kendaraan berbahan bakar fosil.

Namun, pendekatan Chery juga mencerminkan realitas baru dalam ekspansi otomotif global: persaingan tidak lagi hanya soal teknologi, tetapi juga persepsi. Menghadirkan dealer langsung ke pusat inovasi di Beijing adalah cara untuk “menjual cerita” di balik produk—bahwa mobil China kini bukan lagi pemain kelas dua.

Jika strategi ini berhasil, langkah Chery bisa menjadi blueprint bagi produsen China lain yang ingin menembus pasar Barat: mulai dari belakang layar, yakinkan ekosistem distribusi, lalu masuk ke konsumen dengan fondasi yang sudah lebih siap.

Tags: Cherry

Populer

  • 1
    Munafri Sukses Efisiensi Anggaran hingga Rp60 Miliar, Hentikan Pengadaan Randis Baru dan Pangkas Perjalanan Dinas
  • 2
    Saham BCA Anjlok 5,45 Persen pada Sesi I, Tekanan Jual Mendominasi Sejak Pembukaan
  • 3
    Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman: Sulsel 76.772 Ton
  • 4
    Huawei Watch Fit 5 Series: Perang Fitur Kesehatan Kian Sengit di Pasar Smartwatch
  • 5
    Milad ke-42, Athirah Bakal Libatkan 1.000 Peserta pada Puncak Perayaan

Ekonomi

  • IHSG Anjlok 3,06 Persen ke 7.152,85, Tekanan Jual Dominasi Sesi Pagi
    IHSG Anjlok 3,06 Persen ke 7.152,85, Tekanan Jual Dominasi Sesi Pagi
  • Wali Kota Makassar Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah saat WFH
    Wali Kota Makassar Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah saat WFH
  • Saham BCA Anjlok 5,45 Persen pada Sesi I, Tekanan Jual Mendominasi Sejak Pembukaan
    Saham BCA Anjlok 5,45 Persen pada Sesi I, Tekanan Jual Mendominasi Sejak Pembukaan

Peristiwa

  • Tekanan Akuntabilitas Global Menguat, Kasus Rodrigo Duterte Uji Batas Kedaulatan dan Keadilan Internasional
    Tekanan Akuntabilitas Global Menguat, Kasus Rodrigo Duterte Uji Batas Kedaulatan dan Keadilan Internasional
  • Sindikat Phishing Global Terbongkar: Ancaman Nyata Keamanan Data dan Finansial Masyarakat
    Sindikat Phishing Global Terbongkar: Ancaman Nyata Keamanan Data dan Finansial Masyarakat
  • Kasus D4vd Soroti Ancaman Eksploitasi Anak di Era Digital, Jaksa Ungkap Temuan Sensitif
    Kasus D4vd Soroti Ancaman Eksploitasi Anak di Era Digital, Jaksa Ungkap Temuan Sensitif
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID