Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Dolar AS Tembus Rp17.400, Bank Indonesia Intervensi Pasar untuk Jaga Stabilitas Rupiah

Selasa, 5 Mei 2026 12:40
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi nilai tukar (liputan6)

LUMINASIA.ID, Jakarta — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan dan menembus level psikologis Rp17.400 per dolar AS pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Pelemahan ini mendorong Bank Indonesia (BI) untuk mengambil langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar keuangan.

Berdasarkan data Refinitiv, hingga pukul 09.07 WIB, rupiah tercatat berada di posisi Rp17.403 per dolar AS atau melemah sekitar 0,22%. Angka ini lebih rendah dibandingkan pembukaan perdagangan yang sempat berada di level Rp17.380 per dolar AS, sekaligus mencatatkan level intraday terlemah sepanjang sejarah.

Dilansir CNBC, merespons kondisi tersebut, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin G. Hutapea, menegaskan bahwa bank sentral akan terus hadir di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar.

“Bank Indonesia akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya,” ujar Erwin dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan, tekanan terhadap rupiah tidak terjadi secara spesifik di Indonesia, melainkan juga dialami oleh mayoritas mata uang negara berkembang. Sejak memanasnya konflik di Timur Tengah, sejumlah mata uang emerging market turut mengalami pelemahan signifikan.

Data menunjukkan Philippine peso melemah 6,58%, baht Thailand turun 5,04%, rupee India terkoreksi 4,32%, peso Chile melemah 4,24%, rupiah Indonesia turun 3,65%, serta won Korea Selatan melemah 2,29%.

Untuk meredam gejolak tersebut, BI mengoptimalkan berbagai instrumen intervensi di pasar valuta asing, baik di dalam maupun luar negeri. Strategi yang ditempuh mencakup transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot, serta Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik. Selain itu, BI juga melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

“Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan intervensi di pasar valuta asing melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian SBN di pasar sekunder,” jelas Erwin.

Ia menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut dilakukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

“Bank Indonesia terus menegaskan komitmen untuk senantiasa hadir di pasar dan mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,” tambahnya.

Pelemahan rupiah sendiri sudah terlihat sejak awal perdagangan hari ini dan semakin dalam seiring meningkatnya tekanan eksternal. Kondisi global, termasuk ketegangan geopolitik dan pergerakan dolar AS yang menguat, menjadi faktor utama yang menekan mata uang Garuda.

Dengan tembusnya level Rp17.400 per dolar AS, pelaku pasar kini mencermati langkah lanjutan dari otoritas moneter serta perkembangan sentimen global yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan rupiah dalam jangka pendek.

Tags: Rupiah tertekan

Populer

  • 1
    BMKG: Siaga Tsunami di Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng! Bone hingga Palopo Waspada
  • 2
    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Getarannya Terasa hingga Makassar
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen
  • 5
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
    Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID