Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

178 Lapak PKL di Mariso Kuasai Fasum Selama 53 Tahun, Pemkot Makassar Lakukan Penertiban Humanis

Kamis, 14 Mei 2026 16:58
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali melakukan penataan kawasan perkotaan melalui penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang menempati fasilitas umum (fasum) di wilayah Kecamatan Mariso. Sebanyak 178 lapak PKL di empat kelurahan ditertibkan pada Rabu (13/5/2026)

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali melakukan penataan kawasan perkotaan melalui penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang menempati fasilitas umum (fasum) di wilayah Kecamatan Mariso. Sebanyak 178 lapak PKL di empat kelurahan ditertibkan pada Rabu (13/5/2026) sebagai bagian dari upaya menciptakan ketertiban umum, memperlancar akses jalan, dan mengembalikan fungsi fasilitas publik.

Penertiban lapak PKL di Mariso tersebut dipimpin langsung Pemerintah Kecamatan Mariso bersama unsur Satpol PP Kota Makassar, aparat keamanan, serta pemerintah kelurahan setempat.

Camat Mariso, Andi Syahrir Mappatoba, mengatakan penertiban dilakukan di empat kelurahan dengan jumlah lapak berbeda-beda.

“Penertiban dilaksanakan di Kelurahan Mariso sebanyak 55 lapak, Kelurahan Panambungan 54 lapak, Kelurahan Kunjung Mae 46 lapak, dan Kelurahan Mario sebanyak 23 lapak,” ujar Andi Syahrir, Kamis (14/5/2026).

Menurutnya, penataan PKL di Kecamatan Mariso merupakan langkah berkelanjutan Pemkot Makassar dalam menata ruang kota agar lebih tertib dan nyaman, sekaligus memastikan fasilitas umum dapat kembali dimanfaatkan masyarakat sesuai peruntukannya.

Ia menegaskan, proses penertiban PKL di Makassar tersebut tidak dilakukan secara tiba-tiba. Pemerintah kecamatan sebelumnya telah melakukan tahapan persuasif dengan memberikan surat teguran hingga tiga kali kepada para pedagang.

Selain itu, pemerintah juga memberikan surat pemberitahuan batas waktu pembongkaran selama 2x24 jam sebelum penertiban dilakukan.

“Alhamdulillah, sebagian besar pedagang telah melakukan pembongkaran secara mandiri,” katanya.

Dari total 178 lapak PKL yang ditertibkan, sebagian besar dibongkar langsung oleh pemiliknya. Namun, sejumlah lapak permanen dengan struktur beton membutuhkan bantuan alat berat untuk proses pembongkaran.

Pemerintah Kota Makassar kemudian menurunkan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum guna membantu proses penertiban bangunan semi permanen dan permanen yang berdiri di atas fasilitas umum.

“Sebagian besar sudah bongkar mandiri. Ada juga yang ingin membongkar sendiri tetapi terkendala karena struktur bangunannya cukup kuat, sehingga kami bantu menggunakan alat berat,” jelas Andi Syahrir.

Dalam proses penertiban tersebut, pemerintah juga menemukan satu lapak di kawasan Jalan Nuri yang belum dibongkar karena pemiliknya mengklaim memiliki hak atas lahan yang ditempati.

Pihak Kecamatan Mariso memastikan klaim tersebut akan diverifikasi lebih lanjut untuk memastikan status lahan, apakah benar merupakan milik pribadi atau termasuk aset fasilitas umum milik Pemerintah Kota Makassar.


Baca: Warga Tamalanrea Bongkar Sendiri 6 Lapak di Atas Drainase, Sudah Berdiri Lebih dari 10 Tahun


“Kami akan tindak lanjuti untuk memastikan status lahannya. Pendekatan yang dilakukan tetap persuasif dan humanis,” ujarnya.

Penertiban PKL di Mariso ini juga menarik perhatian warga karena salah satu pedagang ikan bakar di depan Stadion Mattoanging diketahui telah berjualan selama puluhan tahun.

Pedagang tersebut kini berusia 53 tahun dan telah membantu orang tuanya berdagang sejak masih duduk di bangku SMP. Aktivitas berjualan di lokasi itu disebut telah berlangsung lebih dari empat dekade.


Baca: 60 Lapak PKL Tinumbu Akhirnya Ditertibkan, Sudah 30 Tahun Berdiri


Meski demikian, Pemerintah Kota Makassar menegaskan pendekatan kemanusiaan tetap menjadi prioritas selama proses penataan kawasan berlangsung.

“Secara keseluruhan proses penertiban berjalan aman, tertib, dan lancar berkat dukungan seluruh pihak dan masyarakat,” terangnya.

Sebelum penertiban dimulai, seluruh personel gabungan mengikuti apel bersama yang dipimpin Camat Mariso, Andi Syahrir Mappatoba. Apel tersebut turut didampingi Sekretaris Camat Mariso, Andi Muhammad Kamil Yamin, serta Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Mariso, Rusdi.

Kegiatan penertiban lapak PKL di Makassar itu juga dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makassar, Hasanuddin, bersama jajaran Satpol PP Kota Makassar.

Turut hadir pula Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan, Fahlevi, personel Koramil Mariso, jajaran Polsek Mariso, serta para lurah dari wilayah terdampak.

Masing-masing lurah yang hadir yakni Lurah Mariso Muhammad Jufri, Lurah Panambungan Andi Tenri Leleang, Lurah Kunjung Mae Syaifuddin, dan Lurah Mario Ronny Prabowo.

Adapun personel yang dilibatkan dalam penertiban terdiri atas Satpol PP Kecamatan Mariso, Satpol PP Kota Makassar, Satpol PP Provinsi Sulawesi Selatan, aparat TNI-Polri, Satlinmas, hingga ketua RT dan RW dari empat kelurahan di Kecamatan Mariso. (*)

Tags: Pemkot Makassar penertiban pkl Munafri Arifuddin

Baca Juga

16 PKL Pasar Cidu Direlokasi, Dua Lapak Disebut Kuasai Fasum Sejak 1975
16 PKL Pasar Cidu Direlokasi, Dua Lapak Disebut Kuasai Fasum Sejak 1975
SMPN 46 dan SMPN 29 Makassar Belajar Kelola Sampah hingga Budidaya Maggot
SMPN 46 dan SMPN 29 Makassar Belajar Kelola Sampah hingga Budidaya Maggot
Respons Aduan Warga, Kandang Babi di Jalan Dg Tata Makassar Sudah Dibersihkan
Respons Aduan Warga, Kandang Babi di Jalan Dg Tata Makassar Sudah Dibersihkan
Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Masuk Tahap Wawancara
Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut, 24 Peserta Masuk Tahap Wawancara
Pemkot Makassar Pastikan Korban Begal Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya
Pemkot Makassar Pastikan Korban Begal Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya
Munafri Dorong Sistem Karier ASN Pemkot Makassar Berbasis Kompetensi dan Lebih Transparan
Munafri Dorong Sistem Karier ASN Pemkot Makassar Berbasis Kompetensi dan Lebih Transparan

Populer

  • 1
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 2
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • 3
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 4
    Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
  • 5
    DWP dan Pokja Bunda PAUD Gowa Perkuat Literasi Anak Lewat Program Mendongeng

Ekonomi

  • Dari Mangrove hingga Anak Penyintas Kanker, Perempuan Astra Perluas Dampak Sosial
    Dari Mangrove hingga Anak Penyintas Kanker, Perempuan Astra Perluas Dampak Sosial
  • OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan
    OJK Dorong Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Perbankan
  • Astra Women Network 2026 Dorong Perempuan Berani Ambil Peran Kepemimpinan
    Astra Women Network 2026 Dorong Perempuan Berani Ambil Peran Kepemimpinan

Peristiwa

  • Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
    Nadiem Operasi Apa? Ternyata Berhubungan dengan Area Anus, Ini Penjelasannya
  • GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
    GMTD Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Peringati Hari Hipertensi Sedunia
  • MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
    MaxOne Hotel Makassar Gelar Donor Darah, Terkumpul 83 Kantong
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID