Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Telkomsel MHM 2026 Sukses Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp52 Miliar di Makassar, 84 Persen Pelari Ingin Kembali ke Makassar

Jumat, 14 Agustus 2026 19:45
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
konfrensi pers hasil Survei Terkait Telkomsel MHM yang digelar di Hotel Aryaduta, Makassar, Jumat (14/8/2026).

 

LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Telkomsel Makassar Half Marathon (MHM) 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga yang mempertemukan ribuan pelari dari berbagai daerah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Makassar.

Berdasarkan hasil survei dan analisis dampak ekonomi yang dipaparkan Research Lead MHM, Mugi Bintang, total estimasi perputaran ekonomi yang dihasilkan selama rangkaian kegiatan MHM 2026 mencapai Rp52,3 miliar.

Angka tersebut merupakan estimasi aktivitas belanja peserta dan pendamping selama berada di Makassar dalam periode sekitar lima hari penyelenggaraan.

Baca: Bakal Digelar di Makassar, Olymrun 2026 Siapkan Kategori 5K dan 10K dengan Tiket Mulai Rp155 Ribu

Demikian dipaparkan dalam konfrensi pers yang digelar di Hotel Aryaduta, Makassar, Jumat (14/8/2026).

Mugi menjelaskan, riset tersebut dilakukan untuk mengukur secara lebih objektif pengalaman peserta sekaligus melihat dampak ekonomi yang ditimbulkan MHM terhadap Kota Makassar.

Riset tidak hanya melihat tingkat kepuasan pelari terhadap pelaksanaan lomba, tetapi juga mengukur berbagai aspek, mulai dari pengalaman peserta, ketertarikan mengikuti MHM kembali, persepsi terhadap Kota Makassar, hingga pola pengeluaran peserta selama berada di kota ini.

"Keberadaan survei di sini adalah ingin membuktikan tanggung jawab pelaksana, tim Makassar Marathon kepada masyarakat Makassar maupun masyarakat Sulawesi Selatan untuk menjadikan Makassar Marathon sebagai bagian dari simbol olahraga di Kota Makassar," ujar Mugi saat memaparkan hasil survei.

Menurutnya, survei tersebut penting untuk memastikan berbagai klaim mengenai keberhasilan penyelenggaraan MHM tidak hanya didasarkan pada persepsi atau euforia setelah kegiatan berlangsung.

Mugi menyebutkan, pelaksanaan survei dilakukan bersama tim yang memiliki latar belakang akademis di bidang statistik dan ekonomi.

Tim tersebut melibatkan Adika Pertianti yang berlatar belakang Statistik Universitas Hasanuddin, Tiwi dari Statistik Universitas Islam Makassar, serta Nadia yang memiliki latar belakang Ekonomi UIN Alauddin Makassar.

"Jadi memang kita ingin memastikan bahwa segala survei yang kita lakukan itu berdasarkan pola akademis. Kami tidak mau serta-merta membuat survei yang tidak proper dan tidak sesuai dengan kaidah survei yang ada," jelasnya.

Hasil survei menunjukkan total estimasi perputaran ekonomi MHM 2026 mencapai Rp52,3 miliar.

Dengan periode aktivitas sekitar lima hari, nilai tersebut setara dengan rata-rata perputaran ekonomi sekitar Rp10,5 miliar per hari.

Kontribusi terbesar berasal dari sektor akomodasi dengan estimasi mencapai Rp23,44 miliar atau sekitar 44,8 persen dari total perputaran ekonomi.

Sektor ritel atau belanja menyumbang sekitar Rp8,59 miliar, disusul sektor makanan dan minuman sebesar Rp8,51 miliar.

Sementara itu, sektor pariwisata dan hiburan diperkirakan memberikan kontribusi sekitar Rp4,44 miliar, transportasi lokal sekitar Rp4,01 miliar, dan pengeluaran lainnya sekitar Rp3,31 miliar.

Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 diikuti sekitar 12.400 peserta, terdiri atas sekitar 6.000 peserta kategori 10K, 6.000 peserta kategori 5K, serta sekitar 400 peserta Kids Dash.

Jumlah tersebut menunjukkan MHM semakin berkembang sebagai magnet sports tourism di Makassar.

Baca: 12.400 Peserta Ramaikan MHM 2026, Hotel dan UMKM Makassar Kebanjiran Pengunjung

Survei juga menemukan peserta dari luar Sulawesi Selatan memberikan kontribusi ekonomi yang cukup besar.

Dalam pemaparan Mugi, estimasi pengeluaran terbesar berasal dari peserta kategori Half Marathon dari luar Sulawesi Selatan dengan nilai sekitar Rp17,21 miliar.

Sedangkan peserta kategori 10K dari luar Sulawesi Selatan diperkirakan memberikan kontribusi sekitar Rp12,12 miliar.

Selain dampak ekonomi, survei juga mengukur pengalaman peserta selama mengikuti MHM 2026.

Hasilnya, 80,5 persen peserta menyatakan puas terhadap pengalaman mereka selama mengikuti ajang tersebut.

Tingkat loyalitas peserta juga cukup tinggi.

Sebanyak 84,1 persen peserta menyatakan tertarik mengikuti Telkomsel Makassar Half Marathon kembali pada tahun berikutnya.

Sementara itu, indikator city pull atau daya tarik Makassar sebagai kota penyelenggara berada di angka 87,9 persen.

Survei juga mencatat tingkat rekomendasi yang positif.

Nilai advocacy peserta mencapai +58,7, menunjukkan kecenderungan peserta merekomendasikan MHM kepada orang lain.

Tak hanya itu, hasil survei menunjukkan adanya perubahan persepsi positif terhadap Kota Makassar setelah mengikuti MHM.

Sebanyak 85,2 persen peserta menilai Makassar semakin sesuai dengan citra sebagai kota penyelenggara sport event.

Kemudian 84,1 persen peserta mengaku ketertarikannya terhadap kuliner dan pariwisata Makassar meningkat setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Sebanyak 83,7 persen peserta menilai Makassar menarik untuk dikunjungi, sedangkan 82,2 persen menilai kota ini memiliki masyarakat yang ramah.

Sementara 85,9 persen peserta menggambarkan Makassar sebagai kota yang aktif, hidup, dan energik.

Dalam aspek penyelenggaraan lomba, peserta juga memberikan penilaian positif.

Dukungan di titik hidrasi dan support point memperoleh apresiasi sekitar 70,6 persen.

Atmosfer di area start hingga finis mendapatkan penilaian sekitar 66,8 persen, sedangkan pengalaman saat finis berada di angka 58,9 persen.

Aspek lain seperti rute lomba, keamanan, dukungan masyarakat, aksesibilitas, hingga keterlibatan UMKM juga menjadi bagian yang diukur dalam survei.

Sebelumnya, Race Director MHM 2026 Safitra Aryana menjelaskan bahwa besarnya dampak ekonomi tersebut berkaitan dengan stimulus yang diberikan Pemerintah Kota Makassar.

Namun, ia menegaskan stimulus sebesar Rp2,5 miliar bukan merupakan keseluruhan biaya penyelenggaraan.

Menurut Safitra, total biaya penyelenggaraan MHM mencapai sekitar Rp12 miliar, atau hampir lima kali lipat dari nilai stimulus tersebut.

"Rp2,5 miliar menjadi stimulus dari Pemerintah Kota. Nah, dari stimulus itu, pemerintah kota mendapat dampak perputaran uang selama lima hari sebesar Rp52,3 miliar dari data," kata Safitra.

Dalam kesempatan yang sama, Safitra juga menyampaikan perkembangan penyelesaian persoalan goodie bag yang sempat menjadi perhatian usai pelaksanaan MHM 2026.

Ia mengatakan penyelenggara menyadari adanya miskomunikasi dengan penyedia lokal sehingga kebutuhan sekitar 12.400 goodie bag belum dapat dipenuhi seluruhnya saat hari pelaksanaan.

Setelah kembali ke Jakarta, panitia melakukan mitigasi dengan mengirimkan email kepada sekitar 12.000 peserta.

Dari data yang diterima kembali, sekitar 9.000 peserta telah melengkapi data pengiriman dan proses distribusi goodie bag kini hampir seluruhnya selesai.

Sementara itu, Founder Makassar Half Marathon, Ki Harry, menekankan pentingnya keberadaan data dan survei sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggara kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan sebuah event tidak cukup hanya diukur dari kemeriahan penyelenggaraan atau tingginya jumlah peserta.

Survei dibutuhkan untuk membuktikan secara terukur bagaimana pengalaman peserta sekaligus seberapa besar dampak yang dihasilkan terhadap Kota Makassar.

Hasil survei tersebut juga menjadi pijakan bagi penyelenggara untuk terus mengembangkan Telkomsel Makassar Half Marathon sebagai ajang olahraga berskala nasional yang memberi manfaat lebih luas.

Dengan jumlah peserta mencapai sekitar 12.400 orang, tingkat kepuasan 80,5 persen, keinginan kembali mencapai 84,1 persen, serta estimasi perputaran ekonomi sebesar Rp52,3 miliar, MHM dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai salah satu agenda sport tourism unggulan di Indonesia.

Baca: Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 Siap Sambut 12.400 Pelari, Hotel dan UMKM Diprediksi Panen

Bagi Kota Makassar, ajang ini membuktikan bahwa sebuah event olahraga mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi secara bersamaan, mulai dari hotel, kuliner, ritel, transportasi, pariwisata hingga UMKM.

Hasil survei tersebut akan menjadi dasar evaluasi bagi penyelenggara dalam mempersiapkan Telkomsel Makassar Half Marathon pada tahun-tahun mendatang agar mampu memberikan pengalaman yang semakin baik bagi pelari sekaligus menghadirkan dampak ekonomi yang lebih besar bagi Kota Makassar.

Tags: Makassar Half Marathon Telkomsel MHM Pemkot Makassar

Baca Juga

Apresiasi Keberhasilan MHM 2026 Putar Ekonomi Makassar Rp10 M per Hari, Munafri Target 15 Ribu Peserta di 2027
Apresiasi Keberhasilan MHM 2026 Putar Ekonomi Makassar Rp10 M per Hari, Munafri Target 15 Ribu Peserta di 2027
Lontara+ Antar Diskominfo Makassar Raih Penghargaan Public Service of the Year Sulsel 2026
Lontara+ Antar Diskominfo Makassar Raih Penghargaan Public Service of the Year Sulsel 2026
Geng Motor dan Begal Jadi Perhatian Utama Pengamanan HUT RI di Makassar
Geng Motor dan Begal Jadi Perhatian Utama Pengamanan HUT RI di Makassar
Pemkot Makassar Larang Pasang Reklame di 12 Ruas Jalan dan 3 Titik, Ini Daftar Lengkapnya! Jl Urip Sumoharjo hingga Jl Nusantara
Pemkot Makassar Larang Pasang Reklame di 12 Ruas Jalan dan 3 Titik, Ini Daftar Lengkapnya! Jl Urip Sumoharjo hingga Jl Nusantara
Pemkot Makassar Gencarkan Tracing TBC di 339 Titik, Munafri Targetkan Penularan Turun Signifikan
Pemkot Makassar Gencarkan Tracing TBC di 339 Titik, Munafri Targetkan Penularan Turun Signifikan
Pemkot Makassar Siapkan Grand Design Penataan Reklame, Target PAD Naik dan Kota Lebih Estetik
Pemkot Makassar Siapkan Grand Design Penataan Reklame, Target PAD Naik dan Kota Lebih Estetik

Populer

  • 1
    Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
  • 2
    Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    KP2KP Masamba dan Bapenda Luwu Utara Perkuat Sinergi Data Perpajakan untuk Optimalkan PAD
  • 5
    Profil Marc Marquez! Legenda yang Mendominasi MotoGP, Debut dan Sukses Bareng Hinda

Ekonomi

  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
  • Aksi Mangrove Lestari Antar KALLA Raih Gold ISRA 2026 untuk Konservasi Biodiversitas
    Aksi Mangrove Lestari Antar KALLA Raih Gold ISRA 2026 untuk Konservasi Biodiversitas

Peristiwa

  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID