LUMINASIA.ID, GOWA -- SMP Negeri 3 Bajeng resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Sebanyak 136 siswa baru mengikuti kegiatan yang mengusung tema "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah" tersebut.
Pembukaan MPLS berlangsung di lapangan upacara sekolah dan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa baru sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan.
Kepala SMPN 3 Bajeng, Zulkifli, S.Pd., M.Pd., mengatakan, sekolah berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
"Selamat datang di rumah kedua kalian. Ikutilah seluruh rangkaian kegiatan ini dengan rasa gembira dan nyaman, tanpa ada tekanan sedikit pun," kata Zulkifli dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan para siswa baru untuk menjaga nama baik sekolah, merawat fasilitas yang tersedia, menghormati guru maupun sesama teman, serta membangun semangat belajar sejak hari pertama.
Ketua Panitia MPLS SMPN 3 Bajeng, Harmin, S.Pd., M.M., menjelaskan, pelaksanaan MPLS tahun ini berlangsung selama enam hari. Lima hari pertama diisi dengan materi pengenalan lingkungan sekolah dan penguatan karakter, sedangkan hari terakhir diperuntukkan bagi penampilan bakat dan minat siswa.
"Pelaksanaan tahun ini mengacu pada edaran terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sehingga durasi kegiatan menjadi lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Harmin.
Menurutnya, sekolah juga mengintegrasikan program unggulan Pemerintah Kabupaten Gowa, yakni Gowa Caradde, ke dalam rangkaian MPLS.
Melalui program tersebut, siswa dibiasakan mengikuti kegiatan literasi dengan membaca teks berhuruf latin maupun membaca Al-Qur'an secara rutin sebagai upaya memperkuat budaya membaca dan karakter religius.
"Sesuai instruksi pemerintah daerah, program Gowa Caradde kami masukkan dalam jadwal MPLS agar pembiasaan literasi dan penguatan karakter dapat dimulai sejak peserta didik pertama kali masuk sekolah," ucap Harmin.
Melalui pelaksanaan MPLS ini, SMPN 3 Bajeng berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara cepat serta tumbuh dalam budaya belajar yang inklusif, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk perundungan.

