LUMINASIA.ID, BOLA - Arab Saudi memilih berhati-hati dalam mengelola kondisi kiper Nawaf Al-Aqidi menjelang tampil di Piala Dunia 2026. Meski telah menunjukkan perkembangan positif setelah mengalami cedera, penjaga gawang Al-Nassr itu tetap tidak dimasukkan dalam skuad yang menghadapi Senegal pada laga uji coba terakhir sebelum turnamen dunia dimulai.
Pertandingan persahabatan yang digelar Rabu dini hari tersebut berakhir tanpa gol. Hasil imbang melawan Senegal menjadi penutup rangkaian persiapan tim berjuluk Green Falcons sebelum bertolak ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko untuk mengikuti putaran final Piala Dunia 2026.
Absennya Al-Aqidi kembali memunculkan pertanyaan. Pasalnya, kiper berusia 25 tahun itu sebelumnya dikabarkan sudah pulih dari cedera yang membuatnya melewatkan dua laga uji coba sebelumnya saat Arab Saudi menghadapi Ekuador dan Puerto Riko.
Berdasarkan laporan harian olahraga Arab Saudi, Al-Riyadhiah, keputusan untuk tidak memainkan Al-Aqidi bukan karena kondisi fisiknya memburuk. Pelatih kepala Giorgos Donis bersama tim medis tim nasional disebut memilih langkah preventif demi menjaga kebugaran sang pemain menjelang kompetisi yang lebih penting.
Menurut laporan tersebut, Al-Aqidi masih membutuhkan waktu tambahan untuk mencapai kondisi ideal sebelum kembali bertanding dalam situasi kompetitif. Tim pelatih tidak ingin mengambil risiko yang dapat memicu kambuhnya cedera saat Piala Dunia sudah di depan mata.
"Keputusan untuk tidak memasukkan Nawaf Al-Aqidi diambil oleh pelatih Giorgos Donis bersama tim medis karena adanya kekhawatiran cedera tersebut dapat kambuh menjelang dimulainya Piala Dunia 2026," tulis laporan Al-Riyadhiah.
Media itu juga menjelaskan bahwa proses pemulihan sang kiper masih terus dipantau secara intensif. "Al-Aqidi membutuhkan lebih banyak waktu untuk pulih sepenuhnya dan mencapai kesiapan penuh untuk berpartisipasi dalam pertandingan tanpa risiko cedera kembali," lanjut laporan tersebut.
Arab Saudi sendiri akan menjalani penampilan ketujuh mereka di putaran final Piala Dunia. Pada edisi 2026, wakil Asia tersebut tergabung di Grup H bersama tim-tim kuat seperti Spanyol, Uruguay, dan Tanjung Verde.
Laga pertama Green Falcons akan berlangsung melawan Uruguay. Pertandingan tersebut dipandang sebagai ujian penting bagi skuad asuhan Donis yang berupaya mengulang kejutan seperti yang pernah mereka ciptakan pada Piala Dunia 2022 saat mengalahkan Argentina di fase grup.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, fokus utama tim nasional Arab Saudi kini adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik. Kehati-hatian terhadap Al-Aqidi menjadi bagian dari strategi tersebut agar tim tidak kehilangan salah satu opsi penting di bawah mistar saat turnamen resmi dimulai.

