LUMINASIA.ID, JAKARTA – PT Kalla Inti Karsa (KIK), unit bisnis properti komersial di bawah Kalla Land & Property, meraih empat penghargaan dalam ajang Indonesia Sustainability Award 2026 yang digelar First Indonesia Magazine di The Peninsula Hotel Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Empat penghargaan yang diraih yakni Best ESG in Infrastructure & Property, Sustainable Innovation Award, Governance Integrity Award, dan ESG Leadership Excellence Award.
Penghargaan tersebut diberikan atas implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dinilai konsisten dalam operasional perusahaan.
Chief Executive Officer Kalla Land & Property, Ricky Theodores, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya perusahaan mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam pengembangan bisnis properti komersial.
“Keberlanjutan saat ini menjadi fondasi penting dalam membangun bisnis yang mampu bertahan dan berkembang. Penghargaan ini menunjukkan bahwa langkah yang kami jalankan telah berada pada jalur yang tepat. Kami akan terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai ekonomi sekaligus manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Ricky.
Penilaian Indonesia Sustainability Award 2026 dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari kinerja lingkungan, tanggung jawab sosial, tata kelola perusahaan, strategi ESG, transparansi pelaporan keberlanjutan hingga komitmen kepemimpinan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Salah satu program unggulan PT Kalla Inti Karsa adalah pemanfaatan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di NIPAH PARK yang mulai beroperasi sejak Maret 2025. Fasilitas tersebut mampu menghasilkan energi bersih sekitar 419.663 kWh per tahun dan mengurangi emisi karbon hingga 331.533 kilogram CO2e setiap tahun.
Perusahaan juga menerapkan berbagai langkah efisiensi energi melalui sistem smart building dan penggunaan sensor otomatis pada pencahayaan gedung. Upaya tersebut berhasil menekan konsumsi listrik sebesar 1,94 persen di Mal Ratu Indah dan 5,74 persen di NIPAH PARK dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada sektor pengelolaan air, PT Kalla Inti Karsa memanfaatkan sistem Sewage Treatment Plant (STP) yang mampu mendaur ulang lebih dari 42 ribu meter kubik air per tahun. Program tersebut turut menurunkan konsumsi air perusahaan sekitar 1,44 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Selain itu, perusahaan menjalankan berbagai program ekonomi sirkular melalui pengolahan limbah organik menjadi kompos serta pemanfaatan sedimen hasil pengolahan air menjadi pupuk untuk kebutuhan penghijauan kawasan.
Sepanjang 2025, perusahaan mengolah sekitar 11,3 ton sampah organik dan menghasilkan 120 kilogram kompos yang dimanfaatkan untuk pemeliharaan ruang terbuka hijau di area properti yang dikelola.
Dari sisi sosial, PT Kalla Inti Karsa mencatat lebih dari dua ribu tenaga kerja terserap melalui tenant dan mitra usaha yang beroperasi di berbagai properti perusahaan. Tingkat kepuasan pelanggan juga meningkat dari 94,72 persen pada 2024 menjadi 99,60 persen pada 2025.
Kinerja bisnis perusahaan turut menunjukkan tren positif. Tingkat okupansi Mal Ratu Indah mencapai 98,28 persen, sedangkan NIPAH PARK mencatat okupansi sebesar 91,52 persen.
ME & Greenship Specialist PT Kalla Inti Karsa, Daud Rianto, yang mewakili perusahaan menerima penghargaan tersebut menyebut capaian itu merupakan hasil kolaborasi seluruh insan perusahaan dalam menjalankan prinsip keberlanjutan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi keberlanjutan yang kami jalankan telah memberikan hasil nyata. Kami akan terus memperkuat implementasi ESG melalui berbagai inovasi yang mendukung efisiensi operasional, pelestarian lingkungan, serta penciptaan manfaat yang lebih luas bagi para pemangku kepentingan,” kata Daud.
Melalui berbagai program keberlanjutan yang dijalankan, PT Kalla Inti Karsa menargetkan penguatan posisinya sebagai perusahaan properti komersial ramah lingkungan terdepan di Indonesia Timur dengan tetap menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

