Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Yayat Gym Bertahan di Tengah Gempuran Pusat Kebugaran Premium, Tarif Latihan Hanya Rp90 Ribu per Bulan

Selasa, 7 Juli 2026 17:20
Editor: Aksara Dewi
  • Bagikan
Bintang berlatih di Yayat Gym Makassar

LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Di tengah menjamurnya pusat kebugaran premium dengan bangunan modern, pendingin ruangan, hingga alat-alat canggih di Makassar, Yayat Gym di Jalan Maccini Tengah Nomor 30 A, Makassar, justru tetap memiliki tempat tersendiri di hati para pecinta kebugaran.

Gym sederhana yang mulai beroperasi sejak 2024 itu menjadi bukti bahwa tidak semua orang memilih tempat latihan karena kemewahan fasilitas.

Bagi banyak member, suasana kekeluargaan, biaya yang terjangkau, hingga budaya saling berbagi ilmu menjadi alasan utama tetap datang berlatih.

Owner Yayat Gym, Muhammad Raid DG Lili, mengatakan tempat latihan yang dikelolanya sempat memiliki sekitar 120 anggota aktif. M

eski pernah menghentikan operasional selama dua bulan, Yayat Gym kini kembali berjalan dengan sekitar 25 member aktif yang rutin berlatih dan jumlahnya mulai bertambah.

Menurut Raid, kekuatan utama gym sederhana bukan terletak pada fasilitas yang mewah, melainkan hubungan yang terjalin antarsesama member.

"Harga kami terjangkau. Yang paling penting di sini persaudaraan kuat, silaturahmi antar-member juga bagus," ujarnya.

Baginya, hasil latihan tidak ditentukan oleh mahalnya tempat atau banyaknya alat yang dimiliki sebuah pusat kebugaran.

"Hasil itu tergantung orangnya dan cara latihannya. Kalau cara latihannya salah, hasilnya juga tidak maksimal," katanya.

Raid mengatakan Yayat Gym terbuka untuk semua kalangan. Anggotanya berasal dari berbagai profesi, mulai dari pelajar, mahasiswa, pedagang, karyawan swasta, hingga anggota TNI dan Polri.

"Semua kalangan ada. Pelajar, pedagang, anggota TNI-Polri, mahasiswa, karyawan, semuanya latihan di sini," tuturnya.



Owner Yayat Gym Muhammad Raid DG Lili, memberikan tips tetap eksis


Di tengah persaingan dengan gym-gym premium, Yayat Gym memilih mempertahankan pendekatan yang lebih personal kepada setiap anggota.

"Intinya kita harus membangun silaturahmi yang baik dengan member dan memberikan pelayanan yang baik," ucapnya.

Ke depan, Yayat Gym juga berencana menambah berbagai peralatan latihan agar kebutuhan para member semakin terpenuhi.

"Ada rencana tambah alat. Makin banyak alat, makin banyak juga peminatnya," kata Raid.

Menurutnya, semakin banyaknya pusat kebugaran yang bermunculan di Makassar justru menjadi pertanda positif bahwa kesadaran masyarakat untuk hidup sehat terus meningkat.

"Semakin meningkat. Banyak yang buka gym, jadi semakin banyak juga masyarakat yang tertarik untuk nge-gym," ujarnya. 

Alasan itu pula yang dirasakan Noya (34), seorang karyawan swasta yang hampir dua tahun terakhir rutin berlatih di Yayat Gym.

Menurutnya, biaya keanggotaan yang terjangkau memang menjadi nilai tambah. Namun yang membuatnya bertahan justru suasana kekeluargaan yang sulit ditemukan di tempat lain.

"Tidak hanya murah. Untuk belajar juga bagus sekali karena banyak abang-abang di sini yang tidak pelit ilmu. Suasananya friendly sehingga memudahkan kami yang masih belajar latihan," katanya.

Ia mengaku tidak pernah sungkan bertanya mengenai teknik menggunakan alat maupun menyusun program latihan karena para member senior selalu bersedia membantu.

Selain menjaga kebugaran, Noya menganggap latihan beban sebagai investasi kesehatan, terutama setelah memasuki usia 30 tahun.

"Usia di atas 30 tahun otot mulai menurun. Nge-gym membantu menguatkan kembali otot dan tulang, bonusnya badan jadi lebih atletis," ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Bintang (22), seorang mahasiswa yang juga memilih berlatih di Yayat Gym.

Menurutnya, suasana latihan yang santai membuat para pemula lebih mudah beradaptasi.

"Di sini suasananya lebih santai dan tidak membuat orang baru merasa minder. Kalau ada yang belum paham cara latihan, biasanya langsung diajari sama teman-teman yang lebih berpengalaman," katanya.

Bintang menilai budaya saling membantu menjadi ciri khas yang membuat gym sederhana seperti Yayat Gym tetap mampu bersaing dengan pusat kebugaran modern.

"Yang penting itu konsisten latihan, bukan harus di tempat yang mahal. Alat di sini juga sudah cukup untuk membangun otot dan menjaga kebugaran," ujarnya.

Di tengah berkembangnya industri kebugaran di Makassar, Yayat Gym menunjukkan bahwa sebuah pusat latihan tidak selalu harus tampil mewah untuk mendapatkan tempat di hati masyarakat. Bagi sebagian orang, rasa kekeluargaan, biaya yang bersahabat, dan semangat saling mendukung justru menjadi nilai yang paling dicari saat memilih tempat berolahraga.

Tags: gym Makassar gym majapahit Makassar Olahraga

Baca Juga

NIPAH PARK Hadirkan Pekan Olahraga 2026 dengan 25 Cabang, Angkat Semangat Sport dan Sustainability
NIPAH PARK Hadirkan Pekan Olahraga 2026 dengan 25 Cabang, Angkat Semangat Sport dan Sustainability
Antusiasme Pekan Olahraga NIPAH 2026 Meningkat, Peserta Pra-Event E-Sport hingga Anggar Lampaui Target
Antusiasme Pekan Olahraga NIPAH 2026 Meningkat, Peserta Pra-Event E-Sport hingga Anggar Lampaui Target
Tersingkir dari Hobart International, Emma Raducanu Bidik Kebangkitan di Australian Open 2026
Tersingkir dari Hobart International, Emma Raducanu Bidik Kebangkitan di Australian Open 2026
Dari Podium Olimpiade ke Garda Depan Siber: Rizki Juniansyah Jadi Simbol Wajah Baru Prajurit TNI
Dari Podium Olimpiade ke Garda Depan Siber: Rizki Juniansyah Jadi Simbol Wajah Baru Prajurit TNI
India Open 2026 Dimulai, 206 Pemain Siap Tampil di Indira Gandhi Indoor Stadium
India Open 2026 Dimulai, 206 Pemain Siap Tampil di Indira Gandhi Indoor Stadium
Prediksi, Formasi, dan Berita Tim Borussia Dortmund Hadapi Werder Bremen di Signal Iduna Park
Prediksi, Formasi, dan Berita Tim Borussia Dortmund Hadapi Werder Bremen di Signal Iduna Park

Populer

  • 1
    Serunya Lomba Balance Bike di Pekan Olahraga NIPAH, DIikuti 95 Atlet Cilik
  • 2
    The Rinra Makassar Rayakan Satu Dekade dengan Aksi Sosial untuk Lansia dan Anak Panti
  • 3
    Rem Blong Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Maut Sibolangit, Polisi Selidiki Unsur Kelalaian
  • 4
    ALVA Sambut Positif Rencana Motor Listrik Nasional Prabowo
  • 5
    Anwar Ibrahim Tegaskan Warga Israel yang Ditemukan di Malaysia Akan Dideportasi

Ekonomi

  • Asmo Sulsel Perkuat UMKM Binaan KT Cokonuri yang Ubah Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai
    Asmo Sulsel Perkuat UMKM Binaan KT Cokonuri yang Ubah Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai
  • Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dijual Rp2,61 Juta per Gram
    Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dijual Rp2,61 Juta per Gram
  • Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juli 2026
    Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juli 2026

Peristiwa

  • Polisi Bantah Kriminalisasi Eks Wakapolri Oegroseno, Penyelidikan Kasus Lahan Ciputat dan Lembang Masih Berjalan
    Polisi Bantah Kriminalisasi Eks Wakapolri Oegroseno, Penyelidikan Kasus Lahan Ciputat dan Lembang Masih Berjalan
  • Baharuddin Lopa Pilih Naik Angkot demi Jaga Integritas, Tolak Gunakan Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi
    Baharuddin Lopa Pilih Naik Angkot demi Jaga Integritas, Tolak Gunakan Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi
  • Demokrasi Armenia Hadapi Ancaman Internal di Tengah Perebutan Pengaruh Rusia dan Uni Eropa
    Demokrasi Armenia Hadapi Ancaman Internal di Tengah Perebutan Pengaruh Rusia dan Uni Eropa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID