LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan pemerintahnya akan segera mendeportasi setiap warga negara Israel yang ditemukan berada di Malaysia. Penegasan itu disampaikan di tengah penyelidikan dugaan keterlibatan seorang warga negara Israel dalam operasional sebuah komunitas hunian swasta di Forest City, Johor.
Dilansir dari The Star dan Anadolu Agency, Jumat (17/7/2026), Anwar mengatakan lembaga-lembaga terkait saat ini sedang menyelidiki dugaan tersebut. Pemerintah, kata dia, tidak akan memberikan toleransi apabila hasil penyelidikan membuktikan adanya pelanggaran.
Anwar menegaskan Malaysia tidak akan mengizinkan warga negara Israel yang terlibat dalam program Network School di Forest City, Johor, untuk tetap berada di negara itu. Network School merupakan komunitas teknologi swasta yang mengusung konsep hunian sekaligus pembelajaran bersama.
"Jika ditemukan adanya pelanggaran, tindakan tegas harus diambil," kata Anwar.
Ia kembali menegaskan sikap resmi pemerintah Malaysia terhadap Israel.
"Jika kita menemukan warga negara Israel, kita akan segera mendeportasi mereka karena Malaysia tidak mengakui Israel," tegas Anwar.
Pernyataan tersebut menegaskan kembali posisi Malaysia yang hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan tidak mengakui negara tersebut.

