Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Terminal Daya Disiapkan Jadi Pusat Logistik Modern dan Kawasan Investasi

Rabu, 15 Juli 2026 23:23
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
kunjungan ke Terminal Regional Daya


MAKASSAR — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Terminal Makassar Metro mulai menyiapkan transformasi besar terhadap Terminal Regional Daya dengan mengembangkannya menjadi pusat logistik modern dan terminal ekspedisi barang terintegrasi.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan perusahaan, mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan utara Kota Makassar.

Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengatakan pengembangan tersebut merupakan strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset terminal yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan luas lahan mencapai sekitar 12 hektare, sebagian besar area Terminal Daya dinilai masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan bisnis dan investasi baru.

Menurut Elber, saat ini area yang digunakan untuk operasional terminal penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) hanya sekitar satu hingga dua hektare.

Sementara itu, sekitar 10 hektare lahan lainnya dirancang menjadi kawasan logistik yang mampu melayani aktivitas ekspedisi barang secara terpusat.

"Ke depan kami merancang Terminal Regional Daya menjadi terminal ekspedisi atau terminal logistik. Sehingga tidak hanya sekadar naik turun penumpang," ujar Elber, Rabu (15/7/2026).

Ia mengatakan transformasi tersebut menjadi salah satu program prioritas Perumda Terminal Makassar Metro dalam menciptakan model bisnis baru yang tidak hanya mengandalkan layanan transportasi penumpang.

"Ini merupakan salah satu program yang sedang kami siapkan agar fungsi terminal tidak hanya melayani transportasi penumpang, tetapi juga menjadi pusat distribusi barang," katanya.

Elber menjelaskan, pengembangan terminal logistik juga sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam menata kawasan perkotaan sekaligus mendorong pemberdayaan pelaku usaha.

Melalui konsep tersebut, aktivitas perusahaan ekspedisi yang selama ini tersebar di sejumlah ruas jalan di wilayah utara Kota Makassar akan dipusatkan di Terminal Regional Daya.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya menciptakan kawasan usaha yang lebih tertata, tetapi juga menjadi solusi terhadap persoalan kemacetan akibat aktivitas bongkar muat kendaraan ekspedisi.

"Selama ini aktivitas ekspedisi cukup banyak berada di wilayah utara Kota Makassar dan menimbulkan gangguan lalu lintas. Ke depan kami ingin seluruh aktivitas ekspedisi itu dipusatkan di Terminal Daya sehingga lebih tertata," ujarnya.

Ia optimistis, terminal logistik akan menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.

"Kalau terminal ekspedisi ini berjalan, maka potensi bisnisnya sangat besar. Di sisi lain, kemacetan yang selama ini terjadi di empat kecamatan wilayah utara Kota Makassar juga bisa ditangani dengan lebih baik," tambah Elber.

Untuk merealisasikan program tersebut, Perumda Terminal Makassar Metro mulai melakukan sosialisasi kepada asosiasi perusahaan ekspedisi.

Menurut Elber, pihaknya telah mengikuti sejumlah pertemuan dengan asosiasi ekspedisi dan akan melanjutkan sosialisasi secara langsung kepada para pelaku usaha.

"Baru tahap sosialisasi dengan asosiasi. Setelah itu kami akan turun langsung kepada para pelaku usaha ekspedisi," terangnya.

Proses sosialisasi nantinya juga akan melibatkan pemerintah kecamatan di wilayah yang selama ini menjadi lokasi aktivitas perusahaan ekspedisi.

Para pelaku usaha akan diberikan penjelasan mengenai rencana relokasi, mekanisme pemanfaatan lahan, hingga fasilitas yang disediakan di Terminal Daya.

"Kami ingin semua berjalan bersama, camat mengetahui prosesnya, pelaku usaha juga memahami lokasi yang disiapkan sehingga penataan bisa dilakukan secara bertahap dan saling mendukung," jelasnya.

Perumda Terminal Makassar Metro menargetkan proses relokasi perusahaan ekspedisi mulai berjalan pada 2026 secara bertahap.

Adapun mekanisme pemanfaatan kawasan akan menggunakan sistem sewa kios maupun lahan sesuai regulasi yang berlaku di lingkungan Perumda Terminal Makassar Metro.

"Pelaku usaha akan memanfaatkan fasilitas berupa kios maupun lahan yang disediakan melalui skema sewa, disertai sistem retribusi atau karcis sebagaimana operasional terminal pada umumnya," tuturnya.

Selain pengembangan terminal logistik, Perumda Terminal Makassar Metro juga membuka peluang investasi baru di kawasan Terminal Daya.

Salah satu proyek yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beserta fasilitas pendukung di area depan terminal.

"Untuk area depan terminal sudah ada peminat yang ingin membangun SPBU berikut fasilitas pendukungnya. Jadi konsepnya mencakup seluruh fasilitas yang dibutuhkan," ungkap Elber.

Di sisi kelembagaan, Perumda Terminal Makassar Metro juga tengah memproses perubahan status badan usaha dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).

Perubahan status tersebut diharapkan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengembangkan investasi, memperluas kerja sama bisnis, serta meningkatkan daya saing perusahaan daerah.

Elber menargetkan pengembangan fisik kawasan Terminal Daya berlangsung secara bertahap pada periode 2026 hingga 2027.

Sementara transformasi badan hukum menjadi Perseroda diharapkan dapat terealisasi pada 2027 hingga 2028.

"Setelah pembenahan tiga terminal utama yang dikelola Perumda Terminal Makassar Metro selesai dan transformasi menjadi Perseroda terealisasi, perusahaan akan melanjutkan ekspansi bisnis ke berbagai lokasi lainnya," pungkasnya.

Tags: perumda terminal makassar Terminal Daya Pemkot Makassar

Baca Juga

TPA Tamangapa Makassar Berubah Total, Bau Sampah Berkurang dan Siap Tinggalkan Open Dumping
TPA Tamangapa Makassar Berubah Total, Bau Sampah Berkurang dan Siap Tinggalkan Open Dumping
Local Fest 2026 Bakal Perdana Hadir di Makassar, Target15 Ribu Pengunjung
Local Fest 2026 Bakal Perdana Hadir di Makassar, Target15 Ribu Pengunjung
Makassar Jadi Percontohan Digitalisasi Bansos, Penentuan Penerima Kini Lewat Aplikasi Perlinsos
Makassar Jadi Percontohan Digitalisasi Bansos, Penentuan Penerima Kini Lewat Aplikasi Perlinsos
Bakal Digelar di Makassar, Olymrun 2026 Siapkan Kategori 5K dan 10K dengan Tiket Mulai Rp155 Ribu
Bakal Digelar di Makassar, Olymrun 2026 Siapkan Kategori 5K dan 10K dengan Tiket Mulai Rp155 Ribu
Eliminasi Kusta di Makassar Diperkuat, Kompleks Jongaya Jadi Fokus Sinergi Pemerintah
Eliminasi Kusta di Makassar Diperkuat, Kompleks Jongaya Jadi Fokus Sinergi Pemerintah
108 Satgas Kebersihan hingga Cleaning Service Dapat Ijazah Pendidikan Kesetaraan, SD, SMP, hingga SMA
108 Satgas Kebersihan hingga Cleaning Service Dapat Ijazah Pendidikan Kesetaraan, SD, SMP, hingga SMA

Populer

  • 1
    SMPN 3 Bajeng Sambut 136 Siswa Baru, MPLS 2026 Usung Sekolah Ramah Anak
  • 2
    TP PKK Gowa Raih Penghargaan dari Menkes RI dan Ketum TP PKK Pusat
  • 3
    Sekolah Islam Athirah Sambut 1.186 Siswa Baru, MPLS Tanamkan Nilai SAKTI Sejak Hari Pertama
  • 4
    Taman Wisata Puncak Bila Sidrap Rayakan HUT ke-15, Usung Semangat Maju, Lestari, dan Berkarakter
  • 5
    Dari S-1 hingga S-3 Selalu Bersama, Pasangan Suami Istri Dosen PGSD Unismuh Makassar Raih Gelar Doktor di Hari yang Sama

Ekonomi

  • BYD Jual 5.264 Mobil di Indonesia pada Juni 2026, Haka Auto Sebut Permintaan Kendaraan Listrik Terus Meningkat
    BYD Jual 5.264 Mobil di Indonesia pada Juni 2026, Haka Auto Sebut Permintaan Kendaraan Listrik Terus Meningkat
  • Metropolitan Kentjana (MKPI) Bagikan Dividen Rp950 per Saham, Yield 4,4 Persen dan Berpeluang Naik 25 Persen
    Metropolitan Kentjana (MKPI) Bagikan Dividen Rp950 per Saham, Yield 4,4 Persen dan Berpeluang Naik 25 Persen
  • OJK Gandeng Komdigi dan Perbankan Perkuat Pemberantasan Judi Online dan Penipuan Digital
    OJK Gandeng Komdigi dan Perbankan Perkuat Pemberantasan Judi Online dan Penipuan Digital

Peristiwa

  • Ketua Komisi VIII DPR Sindir Menag Nasaruddin Umar Tinggalkan Rapat: Kalau Jabatan Banyak Ya Begitu
    Ketua Komisi VIII DPR Sindir Menag Nasaruddin Umar Tinggalkan Rapat: Kalau Jabatan Banyak Ya Begitu
  • 15 Teman Kuliah Joko Widodo di UGM Siap Bersaksi di Sidang Roy Suryo soal Ijazah Palsu Jokowi
    15 Teman Kuliah Joko Widodo di UGM Siap Bersaksi di Sidang Roy Suryo soal Ijazah Palsu Jokowi
  • Kejagung Minta Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
    Kejagung Minta Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID