LUMINASIA.ID, Makassar – Penyerang Los Angeles FC (LAFC), Son Heung-min, akhirnya mengakhiri puasa golnya di Major League Soccer (MLS) musim 2026. Kapten tim nasional Korea Selatan itu mencetak gol pertamanya di kompetisi liga saat LAFC mengalahkan rival sekota, LA Galaxy, dengan skor 3-0 di Dignity Health Sports Park, Carson, California, Sabtu (18/7) waktu setempat.
Gol Son tercipta pada menit ke-58 melalui penyelesaian dari tepi kotak penalti yang membawa LAFC unggul tiga gol. Ini menjadi gol liga pertamanya setelah tampil dalam 14 pertandingan MLS musim ini. Sebelumnya, dua gol yang ia cetak pada 2026 hanya hadir di ajang Concacaf Champions Cup.
Meski baru membuka rekening gol di liga, Son masih menjadi salah satu kreator serangan terbaik dengan koleksi sembilan assist, jumlah yang menempatkannya di jajaran teratas MLS musim ini.
Laga tersebut juga menjadi pertandingan pertama Son bersama LAFC setelah membela Korea Selatan di Piala Dunia 2026. Korea Selatan gagal melaju dari fase grup setelah meraih satu kemenangan dan dua kekalahan di Grup A.
Pemain berusia 34 tahun itu mengaku jeda setelah Piala Dunia memberinya kesempatan untuk memulihkan kondisi mental sebelum kembali ke Amerika Serikat.
"Saya bisa menghabiskan waktu berkualitas bersama orang-orang yang saya cintai di Korea dan dapat memulihkan kondisi mental. Saya tahu saya mengalami paceklik gol yang cukup lama, tetapi saya tidak pernah khawatir. Fokus saya selalu pada performa. Hari ini saya bermain bagus dan mencetak gol untuk membantu tim menang. Ini menjadi dorongan positif untuk sisa musim," kata Son.
LAFC membuka keunggulan pada menit ke-26 melalui Mark Delgado. Denis Bouanga kemudian menggandakan skor lewat eksekusi penalti pada menit ke-45 setelah dijatuhkan Justin Haak di dalam kotak terlarang.
Son sempat memegang bola dan tampak siap menjadi eksekutor penalti. Namun, ia akhirnya menyerahkan kesempatan tersebut kepada Bouanga, yang sukses mencetak gol keenamnya di MLS musim ini atau gol ke-11 di semua kompetisi.
Son menjelaskan bahwa sejak awal memang berniat memberikan penalti kepada Bouanga.
"Dia sudah menjadi penendang penalti jauh sebelum saya datang ke sini. Dia memang pantas mengambilnya. Saya hanya ingin membuat lawan berpikir. Saya ingin dia merasa nyaman, dan ketika dia mencetak gol, saya sangat senang untuknya," ujar Son.
Kemenangan ini membawa LAFC mengoleksi 27 poin hasil delapan kemenangan, tiga kali imbang, dan lima kekalahan. Tim asal Los Angeles itu kini menempati peringkat ketiga klasemen Wilayah Barat MLS.

