Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Respons Aduan Lontara Plus, Pemkot Makassar Padamkan Kebakaran Akibat Bakar Sampah di Jalan Dr Leimena

Selasa, 21 Juli 2026 14:07
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Pemerintah Kota Makassar, melalui Kecamatan Panakkukang bergerak cepat merespons aduan masyarakat terkait pembakaran sampah, terjadi di kawasan Jalan Dr. Leimena atau Jalur 2 Middle Ring Road, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Senin (20/7/2026).


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait kebakaran tumpukan sampah di Jalan Dr Leimena atau Jalur II Middle Ring Road, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Senin (20/7/2026).

Laporan yang masuk melalui aplikasi Lontara+ langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kecamatan Panakkukang bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dengan mendatangi lokasi untuk memadamkan api yang sempat menimbulkan asap tebal hingga mengganggu jarak pandang pengendara.

Camat Panakkukang Syahril mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap membakar tumpukan sampah di kawasan tersebut.

"Saya bersama pak Lurah sudah ke lokasi di Jalan Middle Ring Road (Jalan Dr Leimena), Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, informasi kami dapatkan bahwa bakar sampah ODGJ," ujarnya.

Selain melakukan pemadaman, pemerintah kecamatan juga memberikan teguran kepada pelaku yang ditemukan melakukan pembakaran sampah serta mengedukasi masyarakat agar tidak membuang maupun membakar sampah secara sembarangan.

Syahril menjelaskan kawasan sepanjang Jalan Dr Leimena masih didominasi lahan terbuka yang dipenuhi vegetasi dan semak belukar.

Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya penerangan pada malam hari sehingga kerap dimanfaatkan oknum untuk membuang sampah secara ilegal.

"Persoalan ini memang sudah sering berulang. Lokasinya berada di Jalan Middle Ring Road yang areanya sangat luas," tuturnya.

"Di sisi kiri dan kanan masih berupa kawasan berhutan sehingga pada malam hari kondisinya gelap. Banyak orang memanfaatkan situasi itu untuk membuang sampah," sambung Syahril.

Menurutnya, hasil pemantauan menunjukkan tumpukan sampah yang dibuang secara liar kemudian dibakar oleh seorang ODGJ yang diduga rutin datang ke lokasi.

"Karena lokasinya dekat kawasan hutan, asap yang ditimbulkan cukup banyak sehingga sering memicu laporan masyarakat," katanya.

Ia mengungkapkan kebakaran di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi.

Bahkan, Pemerintah Kecamatan Panakkukang bersama Damkarmat Kota Makassar telah beberapa kali melakukan pemadaman di kawasan tersebut.

"Sudah sekitar empat kali kami bersama Dinas Pemadam Kebakaran melakukan penyiraman di lokasi ini. Jadi bukan hanya hari ini, tetapi sudah berulang kali ditangani," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah kecamatan, ODGJ yang diduga melakukan pembakaran berasal dari wilayah Moncongloe.

Setiap dini hari, yang bersangkutan disebut datang ke lokasi untuk membakar tumpukan sampah sebelum kembali meninggalkan kawasan tersebut.

"Informasi yang kami peroleh, pada siang hari yang bersangkutan berada di wilayah Moncongloe. Namun sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 Wita dia datang ke lokasi ini untuk membakar tumpukan sampah," terangnya.

Syahril menegaskan pemerintah kecamatan tetap melakukan pembersihan sampah setiap hari.

Namun, upaya tersebut kerap terkendala karena masih banyak masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan, termasuk dari wilayah perbatasan Kota Makassar.

"Setiap hari kami melakukan pembersihan. Tetapi setelah malam, kembali ada yang membuang sampah, baik dari wilayah sekitar maupun dari daerah perbatasan," bebernya.

"Bahkan terkadang ada kendaraan yang datang pada tengah malam untuk membuang sampah di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan," tambahnya.

Untuk mencegah kejadian serupa terus berulang, Pemerintah Kecamatan Panakkukang akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna menangani ODGJ yang diduga menjadi pelaku pembakaran sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pembuangan sampah liar.

"Kami akan terus melakukan antisipasi. Sampahnya kami bersihkan setiap hari, sementara ODGJ yang diduga membakar juga akan kami upayakan penanganannya bersama pihak terkait," imbuh Syahril.

Ia memastikan api yang sempat membakar tumpukan sampah telah berhasil dipadamkan dan situasi kembali kondusif.

"Apinya sudah padam, aduan masyarakat selalu kami tindak lanjuti. Bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Dinas Kominfo. Jadi, bukan berarti laporan itu diabaikan, semuanya sudah kami respons," tutupnya.

Tags: Pemkot Makassar Camat Panakkukang Lontara Plus

Baca Juga

Muhammad Nasir Rurung Ajak Semua Pihak Perkuat Peran Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
Muhammad Nasir Rurung Ajak Semua Pihak Perkuat Peran Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
PDAM Makassar Pastikan Lonjakan Tagihan Pelanggan Bara-Baraya Utara Berdasarkan Hasil Baca Meter, Bukan Kenaikan Tarif
PDAM Makassar Pastikan Lonjakan Tagihan Pelanggan Bara-Baraya Utara Berdasarkan Hasil Baca Meter, Bukan Kenaikan Tarif
UNIQLO Neighborhood Collaboration Hadirkan Produk UMKM di Gerai TSM, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi
UNIQLO Neighborhood Collaboration Hadirkan Produk UMKM di Gerai TSM, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi
SIGAP PESISIR Diluncurkan, BPBD Makassar Target Pangkas Respons Darurat dari 90 Menit Menjadi 15 Menit
SIGAP PESISIR Diluncurkan, BPBD Makassar Target Pangkas Respons Darurat dari 90 Menit Menjadi 15 Menit
Satpol PP Makassar Tertibkan Bangunan Ilegal di Eks Stadion Mattoanging
Satpol PP Makassar Tertibkan Bangunan Ilegal di Eks Stadion Mattoanging
Distaru Makassar Sosialisasi Perda RTRW 2024-2043, Tekankan Penataan Ruang untuk Cegah Banjir, Kemacetan hingga Permukiman Semrawut
Distaru Makassar Sosialisasi Perda RTRW 2024-2043, Tekankan Penataan Ruang untuk Cegah Banjir, Kemacetan hingga Permukiman Semrawut

Populer

  • 1
    Serunya Lomba Balance Bike di Pekan Olahraga NIPAH, DIikuti 95 Atlet Cilik
  • 2
    The Rinra Makassar Rayakan Satu Dekade dengan Aksi Sosial untuk Lansia dan Anak Panti
  • 3
    ALVA Sambut Positif Rencana Motor Listrik Nasional Prabowo
  • 4
    Rem Blong Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Maut Sibolangit, Polisi Selidiki Unsur Kelalaian
  • 5
    Anwar Ibrahim Tegaskan Warga Israel yang Ditemukan di Malaysia Akan Dideportasi

Ekonomi

  • Asmo Sulsel Perkuat UMKM Binaan KT Cokonuri yang Ubah Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai
    Asmo Sulsel Perkuat UMKM Binaan KT Cokonuri yang Ubah Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai
  • Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dijual Rp2,61 Juta per Gram
    Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Dijual Rp2,61 Juta per Gram
  • Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juli 2026
    Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juli 2026

Peristiwa

  • Polisi Bantah Kriminalisasi Eks Wakapolri Oegroseno, Penyelidikan Kasus Lahan Ciputat dan Lembang Masih Berjalan
    Polisi Bantah Kriminalisasi Eks Wakapolri Oegroseno, Penyelidikan Kasus Lahan Ciputat dan Lembang Masih Berjalan
  • Baharuddin Lopa Pilih Naik Angkot demi Jaga Integritas, Tolak Gunakan Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi
    Baharuddin Lopa Pilih Naik Angkot demi Jaga Integritas, Tolak Gunakan Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi
  • Demokrasi Armenia Hadapi Ancaman Internal di Tengah Perebutan Pengaruh Rusia dan Uni Eropa
    Demokrasi Armenia Hadapi Ancaman Internal di Tengah Perebutan Pengaruh Rusia dan Uni Eropa
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID