LUMINASIA.ID, Jakarta – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pandaan-Malang KM 76, Jawa Timur, setelah sebuah Toyota Hiace menabrak bagian belakang truk yang melaju di depannya. Insiden tersebut mengakibatkan tiga penumpang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Syamsul Khairudin, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi Hiace tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
"Penyebab kecelakaan diduga sopir Hiace kurang bisa menjaga jarak aman," kata Syamsul.
Hasil penyelidikan menunjukkan Toyota Hiace bernomor polisi B-7463-WDA melaju dari arah Surabaya menuju Malang melalui lajur kiri. Di jalur yang sama, sebuah truk bernomor polisi DA-8984-CH melaju di depannya. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan pengemudi Hiace diduga terlambat bereaksi, tabrakan dari belakang pun tidak dapat dihindari.
"Sehingga terjadi tabrak belakang yang berakibat tiga penumpang meninggal dunia dan lima luka-luka serta kerusakan pada kedua kendaraan," ujarnya.
Akibat benturan keras, bagian depan Toyota Hiace mengalami kerusakan parah. Dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya meninggal saat proses evakuasi menuju rumah sakit.
Pentingnya menjaga jarak aman
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga jarak aman saat berkendara, terutama di jalan tol. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengimbau pengendara menerapkan aturan tiga detik sebagai acuan menjaga jarak dengan kendaraan di depan.
Metode tersebut dilakukan dengan memilih patokan tetap di pinggir jalan, kemudian menghitung "seribu satu, seribu dua, seribu tiga" setelah kendaraan di depan melewati patokan tersebut. Apabila kendaraan sendiri melewati titik yang sama setelah hitungan tiga detik, maka jarak dinilai aman.
Menurut BPJT, rentang waktu tiga detik mencakup waktu yang dibutuhkan pengemudi untuk mengenali situasi, bereaksi, dan mulai melakukan pengereman jika kendaraan di depan berhenti secara mendadak. Selain menjaga jarak, pengendara juga diimbau tetap fokus selama berkendara, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas untuk mengurangi risiko kecelakaan.


