Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Anak Pedagang Pasar di Makassar Kini Bisa Kuliah Murah, Perumda Pasar dan IBK Nitro Siapkan Beasiswa

Minggu, 26 Juli 2026 13:11
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, bersama jajaran Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar dalam sosialisasi Program Beasiswa Jalur Kerja Sama di Kantor Perumda Pasar Makassar Raya, Rabu (22/7/2026).

MAKASSAR — Kabar baik bagi keluarga pedagang pasar di Kota Makassar.

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya bekerja sama dengan Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar meluncurkan Program Beasiswa Jalur Kerja Sama yang membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak pedagang di pasar tradisional.

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemberdayaan keluarga pedagang dengan memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui biaya kuliah yang jauh lebih terjangkau.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan keluarga pedagang sekaligus penghargaan bagi mereka yang selama ini menunjukkan komitmen dan loyalitas dalam memenuhi kewajibannya kepada Perumda Pasar.

"Kerja sama ini menjadi peluang untuk memberikan semacam reward kepada pedagang yang rajin membayar kewajibannya kepada Perumda Pasar," ujar Ali Gauli, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi keluarga pelaku usaha kecil di pasar tradisional yang selama ini terkendala biaya.

Melalui program tersebut, anak-anak pedagang dapat menempuh pendidikan tinggi dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sekitar Rp350 ribu per bulan.

"Ini adalah bentuk penghargaan kami bagi keluarga pedagang pasar, karena loyalitas mereka mencari kebutuhan bagi keluarga dan anak," katanya.

Sosialisasi program dilakukan langsung oleh jajaran IBK Nitro Makassar saat melakukan kunjungan resmi ke Kantor Perumda Pasar Makassar Raya.

Pertemuan tersebut menjadi awal kemitraan strategis yang tidak hanya berorientasi pada dunia pendidikan, tetapi juga pemberdayaan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pasar tradisional.

Ali Gauli menjelaskan program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga pedagang yang selama ini memiliki keterbatasan untuk membiayai pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi.

"Selain menjadi bentuk apresiasi, kami melihat ini sebagai kesempatan yang sangat baik untuk membantu keluarga pedagang," ujarnya.

"Terutama pedagang kecil, agar anak-anak mereka tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik," lanjutnya.

Pada tahap awal, Program Beasiswa Jalur Kerja Sama akan diterapkan di tujuh pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Makassar Raya, yakni Pasar Sentral, Pasar Butung, Pasar Pa'baeng-baeng, Pasar Terong, Pasar Daya, Pasar Toddopoli, dan Pasar Pannampu.

Dari masing-masing pasar akan dipilih lima orang anak pedagang sehingga sedikitnya 35 calon mahasiswa akan memperoleh kesempatan mengikuti program tersebut pada tahap perdana.

"Program ini tidak sekadar memberikan keringanan biaya kuliah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan keluarga pedagang pasar," tegas Ali Gauli.

Ia mengatakan Perumda Pasar bersama IBK Nitro ingin memastikan anak-anak pedagang memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, serta memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Menurutnya, pasar tradisional tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang lahirnya generasi muda yang mampu melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Kerja sama tersebut diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak anak pedagang yang memperoleh akses pendidikan tinggi dengan biaya yang terjangkau.

"Program ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan pedagang tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan aktivitas ekonomi, tetapi juga melalui investasi jangka panjang di bidang pendidikan, sehingga anak-anak pedagang pasar memiliki peluang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik," harapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IBK Nitro Makassar, Dr Sujatmiko, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari Sosialisasi Program Beasiswa Jalur Kerja Sama IBK Nitro yang dirancang untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi keluarga pelaku usaha di pasar tradisional.

"Pilihan program studi ini kami siapkan agar anak-anak pedagang memiliki bekal ilmu yang sesuai dengan perkembangan dunia usaha, keuangan, dan ekonomi digital saat ini," jelas Sujatmiko.

Ia menjelaskan IBK Nitro membuka sejumlah program studi, mulai dari Diploma III (D3) Keuangan dan Perbankan hingga program Sarjana (S1) Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Keuangan, Manajemen Perbankan, Manajemen Pasar Modal, Manajemen Perbankan Syariah, S1 Bisnis Digital, serta S1 Kewirausahaan.

Sujatmiko mengungkapkan nilai bantuan pendidikan yang diberikan cukup besar karena penerima beasiswa dibebaskan dari biaya pendaftaran dan uang pangkal.

Mahasiswa penerima program hanya dikenakan UKT sebesar Rp350 ribu per bulan.

"Secara reguler, biaya pendaftaran kami sebesar Rp300 ribu, uang pangkal Rp6 juta, dan UKT sekitar Rp4 juta per semester," katanya.

"Melalui program beasiswa ini, pendaftaran gratis, uang pangkal juga gratis, dan UKT hanya Rp350 ribu per bulan. Selisih biaya tersebut ditanggung oleh mitra kami," lanjutnya.

Ia berharap program tersebut menjadi jembatan bagi anak-anak pedagang untuk memperoleh pendidikan tinggi yang selama ini sulit dijangkau akibat keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya berdampak bagi mahasiswa penerima beasiswa, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan pasar tempat mereka tumbuh.

"Kami ingin IBK Nitro melahirkan generasi muda dari keluarga pedagang yang memiliki kompetensi di bidang bisnis, keuangan, dan kewirausahaan," ujarnya.

"Sehingga alumni mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha di masa depan," tambahnya.

Sujatmiko menambahkan kolaborasi antara Perumda Pasar Makassar Raya dan IBK Nitro Makassar diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai program pemberdayaan lainnya bagi pedagang pasar.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi bentuk investasi jangka panjang melalui pendidikan.

"Dengan akses kuliah yang lebih terjangkau, anak-anak pedagang pasar bisa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih gelar sarjana," tutupnya.

Tags: Pemkot Makassar Perumda Pasar Makassar Munafri Arifuddin


Baca Juga

Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
Digitalisasi Layanan Makin Ngebut, Makassar Raih Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
Banggar DPRD Makassar Minta BPKAD Koordinasikan Data Anggaran KUPA-PPAS Perubahan Makassar
Banggar DPRD Makassar Minta BPKAD Koordinasikan Data Anggaran KUPA-PPAS Perubahan Makassar
Makassar Siapkan Dua Greenhouse Berbasis IoT, Munafri Ajak Teknik Elektro Terlibat
Makassar Siapkan Dua Greenhouse Berbasis IoT, Munafri Ajak Teknik Elektro Terlibat
PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa
PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa
Appi Dorong Sekolah Makassar Adaptif terhadap AI, Karakter Siswa Tetap Jadi Prioritas
Appi Dorong Sekolah Makassar Adaptif terhadap AI, Karakter Siswa Tetap Jadi Prioritas
Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU dan Dewan Lingkungan Kolaborasi Atasi Sampah
Wali Kota Munafri Ajak Muslimat NU dan Dewan Lingkungan Kolaborasi Atasi Sampah

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
  • LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel
    LPS Libatkan 100 Guru untuk Bangun Kebiasaan Menabung Pelajar Sulsel

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID