LUMINASIA.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan perusahaan melalui program Break The Silo (BTS).
Salah satu rangkaian program tersebut diwujudkan melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang diikuti pejabat struktural dan staf Pelindo Regional 4 di Cinepolis Phinisi Point Mall, Makassar, Kamis (30/7/2026) malam.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun komunikasi yang lebih terbuka, mempererat hubungan antarkaryawan lintas fungsi, serta memperkuat sinergi dalam mendukung pencapaian target perusahaan.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, mengatakan Break The Silo dirancang untuk menciptakan ruang interaksi yang lebih cair sehingga komunikasi dan kolaborasi antarkaryawan dapat terjalin semakin baik.
"Melalui program Break The Silo, kami ingin menciptakan ruang interaksi yang lebih cair sehingga komunikasi dan kolaborasi antarkaryawan dapat terjalin semakin baik. Ketika hubungan antarpersonel semakin erat, koordinasi dalam pekerjaan juga akan menjadi lebih efektif," ujar Rinto.
Ia menjelaskan, kegiatan nobar tidak sekadar menjadi agenda rekreatif, tetapi merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun budaya organisasi yang sehat, inklusif, dan kolaboratif.
Melalui interaksi yang terbangun dalam suasana santai, perusahaan berharap dapat memperkuat rasa kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat kerja seluruh insan Pelindo Regional 4.
Menurut Rinto, keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu, tetapi juga oleh kemampuan seluruh karyawan untuk bekerja sama dan saling mendukung lintas unit kerja.
"Kolaborasi merupakan salah satu kunci dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin dinamis. Karena itu, kami terus mendorong terciptanya budaya kerja yang mengedepankan sinergi, saling menghargai, dan semangat kebersamaan di seluruh lini organisasi," katanya.
Pelindo Regional 4 berkomitmen untuk terus menghadirkan program Break The Silo melalui berbagai kegiatan yang mendorong interaksi positif antarkaryawan.
Dengan penguatan budaya kolaboratif tersebut, perusahaan berharap dapat membangun lingkungan kerja yang semakin solid, adaptif, dan mampu mendukung peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.



