LUMINASIA.ID, PERTH — Mantan bek Persib Bandung, Federico Barba, akan menjalani tantangan baru bersama Palermo. Setelah membantu Persib meraih gelar Super League 2025-2026, Barba kini bersiap menghadapi Juventus dalam pertandingan pramusim di HBF Park, Perth, Australia, Selasa (11/8/2026).
Dilansir Kompas.Com, Barba menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian dalam duel Palermo kontra Juventus. Bek asal Italia tersebut memilih bergabung dengan Palermo karena tertarik dengan proyek klub sekaligus sosok Filippo Inzaghi yang menukangi tim sejak 2025.
Barba mengakui dirinya sulit menolak tawaran Palermo ketika mengetahui Inzaghi menjadi bagian dari proyek klub.
"Mustahil mengatakan tidak kepada Palermo dan juga tidak mungkin mengatakan tidak kepada pelatih Inzaghi," ujar Barba.
Menurut Barba, Inzaghi mempunyai kemampuan besar dalam membangun motivasi pemain. Ia menilai kehadiran sang pelatih menjadi salah satu alasan para pemain Palermo memiliki tujuan yang sama.
"Pelatih adalah seorang pemenang dan jika kami semua berada di sini, itu juga berkat dia," kata Barba.
Barba juga menyebut Inzaghi mampu memahami karakter pemain dan memberikan motivasi dengan cara yang tepat.
Dari Juara di Indonesia ke Tantangan Baru
Kepindahan Barba ke Palermo terjadi setelah musim yang berkesan bersama Persib. Ia menjadi bagian dari skuad yang berhasil mengangkat trofi Super League 2025-2026.
Pengalaman selama berada di Indonesia juga meninggalkan kesan positif bagi pemain tersebut. Barba mengaku menikmati atmosfer sepak bola Indonesia dan merasakan besarnya antusiasme suporter.
"Untungnya, itu merupakan pengalaman yang menyenangkan. Saya merasa nyaman. Saya meninggalkan kenangan yang indah, tetapi mereka juga meninggalkan kenangan yang indah bagi saya," ujar Barba.
Ia secara khusus menyoroti gairah sepak bola yang dirasakannya selama memperkuat Persib.
"Di sana, secara umum, terdapat gairah yang sangat kuat," tuturnya.
Kini Barba kembali ke sepak bola Italia dengan membawa pengalaman dari Indonesia. Tantangan pertamanya bersama Palermo bahkan langsung mempertemukannya dengan salah satu klub besar Italia.
Spalletti Puji Inzaghi
Di kubu Juventus, pelatih Luciano Spalletti memberikan penilaian positif terhadap Inzaghi menjelang pertandingan.
Spalletti mengakui Palermo memang berstatus sebagai klub Serie B, tetapi memiliki sejumlah pemain yang sudah memahami atmosfer kompetisi Serie A. Ia juga melihat Inzaghi sebagai sosok pelatih yang berpotensi mencapai level tertinggi.
"Inzaghi pasti akan menjadi pelatih top. Dia adalah seorang juara sebagai pemain," kata Spalletti.
Spalletti juga menilai Inzaghi memiliki karakter pribadi yang rendah hati dan dikenal baik olehnya.
Menurutnya, pertandingan melawan Palermo tidak akan mudah bagi Juventus, terutama karena laga tersebut dimainkan di hadapan banyak penonton dalam suasana pramusim yang menarik.
Palermo Bidik Tiket Serie A
Palermo memiliki ambisi besar untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia. Pada musim sebelumnya, Il Rosanero berhasil menempati posisi keempat klasemen reguler Serie B dan melaju hingga semifinal playoff promosi sebelum dihentikan Catanzaro.
Dengan dukungan City Football Group serta kehadiran Inzaghi, Palermo kembali membangun proyek untuk mengejar promosi.
Inzaghi sendiri melihat Juventus sebagai salah satu kandidat utama dalam persaingan papan atas Serie A musim mendatang. Ia menilai kedalaman skuad Juventus menjadi salah satu kekuatan utama setelah melihat penampilan mereka dalam laga uji coba sebelumnya.
Selain Juventus dan Inter, Inzaghi juga memperhitungkan Napoli serta Como sebagai tim yang berpotensi meramaikan perebutan gelar.
Pertandingan Palermo melawan Juventus pun menjadi kesempatan bagi Barba untuk menghadapi klub besar Italia sekaligus memulai babak baru setelah musim suksesnya bersama Persib.
Bagi Barba, perjalanan dari Bandung menuju Palermo bukan sekadar perpindahan klub. Ia membawa pengalaman positif dari Indonesia dan kini mencoba melanjutkan kariernya di tanah kelahirannya.



