LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Menyambut momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Hyatt Place Makassar menggelar kegiatan membatik bersama komunitas dan para ibu-ibu di rooftop lantai 31 hotel, Sabtu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut dikemas dengan konsep kreatif yang memadukan pelestarian budaya Indonesia, khususnya batik, dengan pengalaman menikmati panorama matahari terbenam atau sunset Kota Makassar dari ketinggian.
General Manager Hyatt Place Makassar, Yanita Supardjan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi perempuan, khususnya ibu-ibu, agar dapat mengikuti aktivitas positif sekaligus mengenal dan melestarikan budaya Indonesia.
“Tujuannya kita mau melestarikan budaya Indonesia, salah satunya batik. Kita memang mengutamakan wanita atau ibu-ibu supaya mereka ada kegiatan yang positif menjelang kemerdekaan,” ujar Yanita.
Menurutnya, pemilihan rooftop sebagai lokasi kegiatan juga tidak lepas dari karakter Kota Makassar yang dikenal memiliki panorama sunset yang menarik.
“Kita juga ada view sunset-nya, itu yang terbaik. Karena Sulawesi, Makassar, terkenal dengan sunset-nya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Hyatt Place Makassar menggandeng pengrajin batik asal Yogyakarta yang telah lama menetap di Makassar dan memiliki workshop batik. Peserta kemudian mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkreasi langsung membuat batik.
Selain kegiatan membatik, peserta juga disuguhi afternoon tea sehingga suasana semakin santai dan akrab.
Libatkan Komunitas Kreatif
Kegiatan ini turut melibatkan Forum Kreatif Cipta Sanedia (FCC). Ketua Umum FCC, Andi Oci Alepudin, mengatakan komunitasnya telah menjalin kerja sama dengan Hyatt selama bertahun-tahun dalam berbagai kegiatan kreatif.
“Di setiap kegiatan-kegiatan kreatif, kami pasti selalu ada keterlibatan. Terutama dengan Hyatt, kami sudah bertahun-tahun bekerja sama,” ujar Andi.
Menurutnya, kegiatan membatik menjadi momentum yang semakin istimewa karena digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan kemerdekaan.
“Setiap mereka menawarkan program untuk berkolaborasi, seperti kegiatan hari ini, yaitu membatik, tentunya membuat kami penuh semangat,” katanya.
Dalam kegiatan kali ini, FCC mengikutsertakan sekitar 50 peserta dari wilayah Makassar. Para anggota yang hadir juga mengenakan dress code merah sebagai bagian dari nuansa perayaan kemerdekaan.
Selain mengikuti kegiatan kreatif, FCC selama ini juga aktif melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku UMKM kreatif di Sulawesi Selatan.
Andi mengatakan pendampingan tersebut dilakukan untuk mendorong UMKM menghasilkan kerajinan dan karya yang memiliki nilai serta mampu diperkenalkan hingga ke luar Sulawesi.
“Bagaimana misalnya membuat satu kerajinan, satu hasil karya yang bisa kita banggakan, yang bisa kita perkenalkan di luar Sulawesi,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam dua tahun terakhir FCC juga rutin memberikan suvenir VIP untuk berbagai kegiatan di Jakarta, salah satunya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hadirkan Program Kuliner Setiap Sabtu
Selain kegiatan khusus membatik, Hyatt Place Makassar juga mulai menghadirkan program kuliner rutin setiap Sabtu hingga akhir Oktober.
Program tersebut mengusung konsep Asian Street Food Buffet dengan sistem all you can eat, mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WITA.
Program ini juga menawarkan pengalaman menikmati sunset dari rooftop lantai 31 Hyatt Place Makassar.
Sementara kegiatan membatik yang digelar kali ini merupakan agenda khusus dan bukan program rutin setiap Sabtu.
Untuk kegiatan dalam rangka menyambut kemerdekaan tersebut, Hyatt Place Makassar menawarkan harga khusus Rp198.000 net, dari harga normal yang berada di kisaran Rp280.000.
Adapun paket afternoon tea reguler direncanakan baru akan diluncurkan Hyatt Place Makassar pada November dan Desember mendatang.
Melalui perpaduan budaya, kreativitas, kuliner, dan panorama sunset, Hyatt Place Makassar menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang untuk memperkenalkan kembali batik sekaligus memperkuat kolaborasi dengan komunitas kreatif di Makassar.



