ARAGON — Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama mengungkap alasan Veda Ega Pratama gagal melaju ke Q2 dalam kualifikasi Moto3 Aragon 2026.
Menurut Aoyama, kondisi lintasan Sirkuit MotorLand Aragon, Alcañiz, Spanyol, yang cukup licin menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi Veda dan pembalap lainnya.
“Setelah hari pertama di Moto3, menurut saya cuacanya sangat bagus, namun kondisi lintasan cukup licin. Sebagian besar pembalap kesulitan mendapatkan rasa dan kepercayaan diri,” ujar Aoyama.
Veda sebenarnya menunjukkan peningkatan sepanjang sesi latihan.
Catatan waktunya membaik dari 2 menit 00,230 detik pada FP1 menjadi 1 menit 58,660 detik.
Namun, peningkatan tersebut belum cukup untuk mengangkat posisi Veda dari peringkat ke-20.
Memasuki kualifikasi, Veda harus memulai dari Q1 dan gagal menembus empat besar untuk melaju ke Q2.
Veda hanya mencatat waktu terbaik 1 menit 58,041 detik dan berada di posisi kedelapan Q1.
Aoyama menilai Veda sudah menunjukkan perkembangan, tetapi masih membutuhkan tambahan performa untuk bisa bersaing lebih baik.
“Veda menunjukkan peningkatan sepanjang hari, namun ia belum berhasil mengamankan posisi ke Q2. Jadi, kami perlu terus bekerja dan mencari tambahan performa besok,” katanya.
Hasil kualifikasi tersebut membuat Veda Ega akan memulai balapan Moto3 Aragon dari posisi ke-22 pada Minggu (30/8/2026).
Honda Team Asia kini fokus melakukan evaluasi dan mencari perbaikan agar Veda dapat tampil lebih kompetitif saat balapan.
“Mari kita lihat bagaimana kondisi besok. Saya yakin kami bisa melakukan perbaikan, dan kita lihat seberapa besar kemajuan yang bisa kami capai,” ucap Aoyama.



