MAKASSAR — Mengendarai sepeda motor bukan hanya soal kemampuan mengendalikan kendaraan, tetapi juga bagaimana pengendara melindungi diri dari risiko di jalan.
Karena itu, penggunaan perlengkapan keselamatan perlu menjadi kebiasaan setiap kali berkendara, termasuk bagi pelajar yang menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari.
Instruktur safety riding Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), Wanny, mengingatkan pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara melalui edukasi #Cari_Aman yang digelar dalam rangkaian Honda Hype School di sejumlah sekolah di Makassar dan sekitarnya.
Menurut Wanny, setidaknya ada empat perlengkapan yang perlu menjadi perhatian pengendara sepeda motor, yakni helm, celana panjang, sarung tangan dan sepatu.
Helm menjadi perlengkapan utama untuk melindungi kepala apabila terjadi benturan saat kecelakaan.
Pengendara juga dianjurkan menggunakan celana panjang untuk memberikan perlindungan tambahan pada bagian kaki.
Sementara itu, sarung tangan membantu melindungi tangan sekaligus memberikan kenyamanan dan kontrol saat mengoperasikan kendaraan.
Penggunaan sepatu juga penting untuk melindungi kaki selama berkendara.
Baca: Orang Tua Wajib Jadi Contoh Keamanan Berkendara, Tak Cuma Sekedar Pakai Helm Lho!
Wanny menekankan, perlengkapan tersebut tidak seharusnya hanya digunakan ketika melakukan perjalanan jauh.
“Kami ingin mengingatkan para siswa bahwa perlengkapan berkendara bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan. Penggunaan helm, celana panjang, sarung tangan, dan sepatu perlu menjadi kebiasaan setiap kali berkendara, baik untuk perjalanan dekat maupun jauh,” ujar Wanny.
Jangan Karena Jarak Dekat
Salah satu kebiasaan yang perlu diubah adalah anggapan bahwa perlengkapan keselamatan hanya diperlukan ketika berkendara dalam jarak jauh.
Padahal, risiko di jalan dapat terjadi kapan saja, termasuk ketika pengendara hanya melakukan perjalanan singkat dari rumah menuju sekolah atau tempat lainnya.
Karena itu, pelajar diingatkan untuk tidak mengabaikan perlengkapan keselamatan hanya karena merasa perjalanan yang ditempuh dekat.
Kebiasaan menggunakan perlengkapan keselamatan sejak usia pelajar dinilai penting karena dapat membentuk perilaku berkendara yang lebih aman dalam jangka panjang.
Selain perlengkapan berkendara, edukasi #Cari_Aman juga menjadi bagian dari upaya Asmo Sulsel menanamkan kesadaran keselamatan berkendara kepada generasi muda.
Honda Hype School sendiri berlangsung pada 24–28 Agustus 2026 dengan menyambangi SMK 6 Makassar, SMAN 6 Makassar dan SMKN 1 Limbung.
Baca: Berkendara Motor Pakai Rok? Istruktur Safety Riding Wanny Dewa Ingatkan Risikonya
Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan sekolah menjadi salah satu ruang yang relevan untuk membangun kedekatan sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda.
“Kami melihat sekolah sebagai salah satu ruang yang sangat relevan untuk membangun kedekatan dengan generasi muda. Karena itu, kami menghadirkan Honda Hype School dengan konsep yang tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan bakat dan menikmati berbagai aktivitas bersama Honda. Di saat yang sama, kami ingin terus menanamkan pentingnya keselamatan berkendara sejak dini,” ujar Antofany.
Melalui edukasi tersebut, Asmo Sulsel berharap pelajar tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga menjadikannya sebagai kebiasaan setiap kali menggunakan sepeda motor.



