Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Makassar dan Gowa Jadi Pusat Kolaborasi Bangun Ekosistem Pendidikan Indonesia

Senin, 29 Juni 2026 17:29
Editor: Aksara Dewi
  • Bagikan
Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) kembali menggelar Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII sebagai ruang kolaborasi bagi guru, kepala sekolah, akademisi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan

 

LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) kembali menggelar Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII sebagai ruang kolaborasi bagi guru, kepala sekolah, akademisi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem pendidikan Indonesia melalui inovasi pembelajaran yang lahir dari daerah.

Mengusung tema "Cita-cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia", Temu Pendidik Nusantara XIII akan berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu, 4 Juli 2026 di Sekolah Islam Athirah, Makassar, dan Minggu, 5 Juli 2026 di Rumah Sekolah Cendekia, Kabupaten Gowa.

Forum tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya berbagai praktik baik pendidikan yang mampu memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus menjawab tantangan perubahan sosial, teknologi, dan perkembangan global.

Sejak pertama kali diselenggarakan, Temu Pendidik Nusantara telah menjadi salah satu gerakan belajar terbesar bagi pendidik di Indonesia dengan melibatkan puluhan ribu guru dari berbagai daerah.

Melalui forum ini, para peserta tidak hanya berbagi pengalaman dan praktik baik, tetapi juga memperkuat jejaring pembelajaran serta merumuskan berbagai gagasan untuk masa depan pendidikan Indonesia.

Kontribusi Temu Pendidik Nusantara bahkan mendapat pengakuan internasional melalui Hamdan Prize for Teacher Development dari UNESCO atas perannya dalam mendorong inovasi pembelajaran dan pemberdayaan guru.

Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara, Ari Wibowo, mengatakan perubahan pendidikan harus dimulai dengan memberikan ruang bagi guru untuk terus berkembang.

"Selama ini guru hanya menjadi objek kebijakan. Oleh karena itu kami berkomitmen bahwa kemerdekaan belajar guru harus terus diperjuangkan. Mensejahterakan guru adalah dengan memberdayakannya, karena mutu pembelajaran tidak bisa diperintahkan dari atas, melainkan tumbuh dari guru yang berdaya," ujar Ari.

Penggerak Komunitas Guru Belajar Nusantara, Zaid Buri Prahastyo, menilai pendidikan sejatinya dibangun melalui hubungan belajar yang setara antara guru dan murid.

"Saya percaya murid adalah kitab yang belum selesai ditulis, dan yang mereka butuhkan adalah orang yang bersedia duduk di sampingnya, mendengarkan, menemaninya membaca, dan belajar bersama," katanya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara XIII juga datang dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, berharap forum tersebut mampu melahirkan ekosistem pendidikan yang semakin adaptif, kreatif, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.

"Mari bersama bergerak, belajar, dan berkolaborasi untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik bagi generasi masa depan," ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, yang mengajak seluruh pendidik memanfaatkan Temu Pendidik Nusantara XIII sebagai ruang kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.

"Saya mengajak seluruh pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan untuk hadir di TPN XIII ini dan berkolaborasi untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang berkualitas," tuturnya.

Kepercayaan kepada Sekolah Islam Athirah dan Rumah Sekolah Cendekia sebagai tuan rumah menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya belajar kolaboratif di Sulawesi Selatan.

Pembina Rumah Sekolah Cendekia, Ratna Juita, memandang Temu Pendidik Nusantara XIII sebagai ruang bertemunya komunitas belajar untuk melahirkan inovasi dan transformasi pendidikan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, mengatakan kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan bagian dari komitmen Athirah untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi guru melalui kolaborasi dan budaya belajar yang berkelanjutan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari Bincang Pendidikan bersama para pengambil kebijakan dan tokoh pendidikan nasional, sesi Berbagi Praktik Baik, Kelas Kompetensi, hingga Cerdas Cermat Guru (CCG) yang mengangkat berbagai isu pengembangan kompetensi pendidik.

Melalui penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara XIII di Makassar dan Gowa, Komunitas Guru Belajar Nusantara berharap semakin banyak praktik baik dan inovasi pembelajaran lahir dari daerah untuk menginspirasi wilayah lain, sehingga mampu memperkuat kualitas pendidikan Indonesia melalui kolaborasi yang berkelanjutan.

Tags: Temu Pendidik Nusantara Sekolah Islam Athirah

Baca Juga

Temu Pendidik Nusantara XIII Makassar dan Gowa Perkuat Kolaborasi Guru Bangun Ekosistem Pendidikan
Temu Pendidik Nusantara XIII Makassar dan Gowa Perkuat Kolaborasi Guru Bangun Ekosistem Pendidikan
Darmawangsyah Muin Buka Temu Pendidik Nusantara XIII di Gowa, Bahas Inovasi dan Kualitas Pendidikan
Darmawangsyah Muin Buka Temu Pendidik Nusantara XIII di Gowa, Bahas Inovasi dan Kualitas Pendidikan
Seni Mendengarkan: Pilar Kepemimpinan yang Arif dan Bijaksana
Seni Mendengarkan: Pilar Kepemimpinan yang Arif dan Bijaksana
Kapolda Sulawesi Tengah Dukung Program Kurban SMA Islam Athirah Makassar, Tebar Kepedulian dari Panti hingga Vihara
Kapolda Sulawesi Tengah Dukung Program Kurban SMA Islam Athirah Makassar, Tebar Kepedulian dari Panti hingga Vihara
81 Siswa SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Ikuti Penamatan Angkatan XXII
81 Siswa SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Ikuti Penamatan Angkatan XXII
Alumni hingga Kapolda Sulteng Turut Berbagi di Kurban Bersama SMAS Islam Athirah Makassar
Alumni hingga Kapolda Sulteng Turut Berbagi di Kurban Bersama SMAS Islam Athirah Makassar

Populer

  • 1
    BMKG: Siaga Tsunami di Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng! Bone hingga Palopo Waspada
  • 2
    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Getarannya Terasa hingga Makassar
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen
  • 5
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
    Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID