LUMINASIA.ID, MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Bantuan tersebut menyasar warga kawasan pesisir dan sekitar pelabuhan yang mengalami keterbatasan akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dengan alokasi 5.000 liter untuk masing-masing kelurahan.
Program yang berlangsung hampir satu bulan sejak Oktober hingga 4 November 2026 itu menjangkau tiga kelurahan di Kecamatan Tallo dan lima kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah.
Di Kecamatan Tallo, distribusi air bersih dilakukan di Kelurahan Tallo, Buloa, dan Kaluku Bodoa, sedangkan di Kecamatan Ujung Tanah mencakup Kelurahan Cambaya, Pattingalloang, Pattingalloang Baru, Totaka, dan Camba Berua.
Division Head SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Deby Rahmad Wicaksono, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.
“Melalui program TJSL, kami ingin memastikan kehadiran Pelindo tidak hanya memberikan kontribusi terhadap aktivitas kepelabuhanan dan perekonomian daerah, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan air bersih bagi warga yang membutuhkan,” ujar Deby.
Ia menjelaskan, bantuan disalurkan secara bertahap dengan menjangkau tiga titik distribusi setiap harinya untuk membantu memenuhi kebutuhan domestik masyarakat.
Menurut Deby, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus memastikan pelaksanaan TJSL berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.
“Kami memahami bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap keluarga. Karena itu, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan domestik sehari-hari,” katanya.
Dukungan terhadap program tersebut disampaikan Camat Tallo, Andi Husni, yang mengapresiasi kepedulian Pelindo Regional 4 kepada warga di wilayahnya.
Ia menilai bantuan air bersih tersebut menjadi bentuk sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
“Kami mengapresiasi langkah Pelindo Regional 4 yang telah membantu masyarakat di Kecamatan Tallo melalui penyaluran air bersih. Bantuan ini sangat berarti bagi warga, khususnya mereka yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Andi Husni.
Ia berharap kerja sama antara pemerintah kecamatan dan Pelindo dapat terus berlanjut, terutama melalui program sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Apresiasi serupa disampaikan Camat Ujung Tanah, Andi Unru, yang menilai penyaluran bantuan selama hampir satu bulan menunjukkan perhatian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pelindo Regional 4 atas kepedulian dan kontribusinya kepada masyarakat Kecamatan Ujung Tanah. Kehadiran bantuan air bersih ini tentu sangat membantu warga, terutama dalam mengurangi kesulitan mereka memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga,” kata Andi Unru.
Menurutnya, keterlibatan BUMN seperti Pelindo memiliki peran dalam mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Deby menambahkan, Pelindo Regional 4 berupaya menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Bagi Pelindo, keberlanjutan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Kami ingin terus tumbuh bersama lingkungan sosial tempat perusahaan beroperasi, melalui berbagai program yang memberikan dampak positif dan manfaat nyata,” tuturnya.
Melalui program TJSL tersebut, Pelindo Regional 4 berkomitmen melanjutkan kontribusi sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pemberdayaan warga di wilayah pesisir.
Catatan: Judul menggunakan angka 40.000 liter berdasarkan total alokasi 5.000 liter untuk delapan kelurahan.




