Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Rektor Unhas: Diperlukan Teknologi DNA pada Konservasi Terumbu Karang di Indonesia

Senin, 20 Mei 2024 20:08
Editor: Admin
  • Bagikan
The Conversation Indonesia bersama AIPI, DIPI, dan ALMI menggelar kegiatan secara hybrid melalui aplikasi Zoom di Ruang Rapat Besar AIPI, Perpustakaan Nasional RI Lt.7, Senin, 20 Mei 2024.

LUMINASIA, MAKASSAR -- Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa, MSc, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan yang bertajuk "Scientific Discourse: Urgensi Sains Menangani Kegentingan Biodiversitas Indonesia" yang diselenggarakan oleh The Conversation Indonesia bersama AIPI, DIPI, dan ALMI. Kegiatan terlaksana secara hybrid melalui aplikasi zoom di Ruang Rapat Besar AIPI, Perpustakaan Nasional RI Lt.7,  Senin, 20 Mei 2024.

Prof JJ, sapaannya, melalui Zoom meeting memaparkan materinya yang berjudul "Combining Environmental DNA and Visual Surveys can Inform Conservation Planning for Coral Reefs".

Prof JJ menuturkan bahwa dalam perjalanannya Bersama tim peneliti Internasional, risetnya berfokus pada meningkatkan pemahaman dan pengelolaan sumber daya laut, terutama di Indonesia, yang memiliki keanekaragaman biota laut yang luar biasa. Disadarkan akan kurangnya data dan pemahaman mengenai sumber daya laut tersebut, sehingga menggabungkan teknologi DNA lingkungan dalam upaya meningkatkan pemantauan. dan konservasi terumbu karang.

"Meskipun pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan konservasi laut hingga 35 persen dari total wilayah lautnya, tantangan logistik dan teknis masih besar. Oleh karena itu, kami memandang teknologi sebagai alat penting dalam mengatasi hambatan tersebut" jelas Prof JJ.

Lebih lanjut, Rektor Unhas menyampaikan hasil studinya di lebih dari 100 lokasi menunjukkan bahwa meskipun kekayaan biota laut Indonesia sangat besar, namun masih banyak spesies yang belum terdokumentasi. timnya meyakini bahwa teknologi dapat menjadi pondasi yang kuat untuk langkah-langkah konservasi yang lebih efektif.

Penggunaan teknologi, seperti penggunaan data DNA lingkungan, dapat mempercepat pengelolaan sumber daya laut. Namun, hal ini memerlukan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat untuk pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur yang diperlukan.

Berkaitan dengan pemaparannya tersebut, Prof. JJ memberikan Rekomendasi agar Indonesia dapat memanfaatkan potensi lautnya secara optimal sambil menjaga kelestarian lingkungan. Rekomendasi tersebut mencakup pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemitraan riset internasional, pengembangan SDM, dan memperkuat infrastruktur riset dan pendanaan.

Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan konservasi keanekaragaman hayati Indonesia untuk masa depan yang berkelanjutan. (*)

Tags: Makassar

Baca Juga

Wali Kota Makassar Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah saat WFH
Wali Kota Makassar Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah saat WFH
Literasi Pajak Diperkuat di Mamuju dan Majene, Ajak UMKM Naik Kelas
Literasi Pajak Diperkuat di Mamuju dan Majene, Ajak UMKM Naik Kelas
Pertamina Siapkan Dukungan Avtur untuk Penerbangan Haji 2026 melalui AFT Hasanuddin
Pertamina Siapkan Dukungan Avtur untuk Penerbangan Haji 2026 melalui AFT Hasanuddin
Ratusan Mahasiswa Ikuti Penguatan HAM di Unismuh Makassar
Ratusan Mahasiswa Ikuti Penguatan HAM di Unismuh Makassar
LENGKAP! Ini Jadwal Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Makassar, Mulai Masuk Asrama 21 April 2026
LENGKAP! Ini Jadwal Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Makassar, Mulai Masuk Asrama 21 April 2026
40 Lampu Jalan Kini Terpasang di Kepulauan Makassar, Gunakan Tenaga Surya
40 Lampu Jalan Kini Terpasang di Kepulauan Makassar, Gunakan Tenaga Surya

Populer

  • 1
    Munafri Sukses Efisiensi Anggaran hingga Rp60 Miliar, Hentikan Pengadaan Randis Baru dan Pangkas Perjalanan Dinas
  • 2
    Saham BCA Anjlok 5,45 Persen pada Sesi I, Tekanan Jual Mendominasi Sejak Pembukaan
  • 3
    Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman: Sulsel 76.772 Ton
  • 4
    Huawei Watch Fit 5 Series: Perang Fitur Kesehatan Kian Sengit di Pasar Smartwatch
  • 5
    Milad ke-42, Athirah Bakal Libatkan 1.000 Peserta pada Puncak Perayaan

Ekonomi

  • IHSG Anjlok 3,06 Persen ke 7.152,85, Tekanan Jual Dominasi Sesi Pagi
    IHSG Anjlok 3,06 Persen ke 7.152,85, Tekanan Jual Dominasi Sesi Pagi
  • Wali Kota Makassar Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah saat WFH
    Wali Kota Makassar Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah saat WFH
  • Saham BCA Anjlok 5,45 Persen pada Sesi I, Tekanan Jual Mendominasi Sejak Pembukaan
    Saham BCA Anjlok 5,45 Persen pada Sesi I, Tekanan Jual Mendominasi Sejak Pembukaan

Peristiwa

  • Sindikat Phishing Global Terbongkar: Ancaman Nyata Keamanan Data dan Finansial Masyarakat
    Sindikat Phishing Global Terbongkar: Ancaman Nyata Keamanan Data dan Finansial Masyarakat
  • Kasus D4vd Soroti Ancaman Eksploitasi Anak di Era Digital, Jaksa Ungkap Temuan Sensitif
    Kasus D4vd Soroti Ancaman Eksploitasi Anak di Era Digital, Jaksa Ungkap Temuan Sensitif
  • Bareskrim Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka: Ujian Integritas Lembaga Keagamaan dan Perlindungan Anak
    Bareskrim Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka: Ujian Integritas Lembaga Keagamaan dan Perlindungan Anak
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID