Luminasia - Makassar - KITA Bhinneka Tunggal Ika berkolaborasi dengan Center of Peace, Conflict and Democracy (CPCD) Universitas Hasanuddin (UNHAS) didukung oleh Indika Foundation menghadirkan Kampus Tangguh Lokalatih Policy Brief.
Kegiatan ini merupakan langkah advokasi kebijakan pencegahan dan penanggulangan kekerasan tawuran dan pengaderan di Universitas Hasanuddin. Setiap mahasiswa, Dosen dan Tenaga Pendidik yang hadir berhak untuk menyampaikan pendapatnya untuk bersama disusun menjadi sebuah Policy Brief yang diharapkan dapat mengentaskan kekerasan di Universitas Hasanuddin.
Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat CPCD, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas Lantai 3 pada Senin 13 Mei 2024. Peserta yang hadir berjumlah 23 orang yang terdiri dari 13 mahasiswa dari 10 lembaga kemahasiswaan seperti KEMAJIK, KEMAPI, FIKP dan HIMASEI, 1 pimpinan Fakultas yaitu Wakil Dekan Fakultas Kehutanan, 2 Dosen dari Fakultas Kehutanan dan Fakultas Ilmu Budaya, 1 NGO dari fasilitator KITA Bhinneka, 4 staff CPCD Unhas, dan 2 Alumni.
Lokalatih ini terbagi atas 3 sesi yaitu Assesment, Pelatihan & Lokakarya, dan Penyusunan Dokumen Policy Brief. Pelatihan diisi oleh sesi Pelatihan Policy Brief oleh Dr. Amril Hans, S. AP., MPA dari Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) dan Andi Ahmad Yani S. Sos, M. Si, MPA, M. Sc dari CPCD Unhas dan sesi diskusi Policy Brief oleh Therry Alghifary dari KITA Bhinneka.
“Tidak semua kampus ingin terbuka mengenai kasus kekerasan yang menjadi luka dalam kampus, tetapi kami bersyukur bahwa unhas mau melakukan kerjasama dengan kami” Ujar Kak Therry Alghifary selaku Direktur KITA Bhinneka.
“Dalam menyusun policy brief, perlu memperhatikan beberapa karakteristik penting untuk policy brief yang efektif. Karakteristik tersebut adalah focus, policy minded, strong evidence, limited scope, understandable, promotional, practical and feasible. Policy brief harus fokus pada satu masalah/isu tertentu yang dijelaskan dengan runtut menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami agar menarik untuk dibaca” Andi Ahmad Yani S. Sos, M. Si, MPA, M. Sc
“Kegiatan ini merupakan gerakan yang baik untuk memacu, memotivasi, dan merekatkan persatuan dan kesatuan antara mahasiswa, dosen, dan seluruh tenaga pendidik. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa mengilhami semua gerakan-gerakan kemahasiswaan yang lebih solutif, lebih adem, dan lebih bisa diterima. Yakin dan percaya bahwa ide dan gagasan yang baik itu seharusnya disampaikan cara kreatif dan inovatif sehingga dapat diterima dan diperjuangkan bersama” Ujar Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.HUT., M.si., IPU selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin terkait dengan kegiatan lokalatih policy brief yang diadakan tersebut.
“Saya apresiasi sekali kegiatan lokalatih policy brief yang dilakukan oleh KITA Bhinneka bersama dengan lembaga lain. Ini sangat penting untuk pembelajaran bagi mahasiswa sehingga mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi menggunakan policy brief. Mahasiswa perlu mempelajari kembali cara menyusun policy brief dan menggunakannya pada kesempatan berikutnya”. Dr. Amril Hans, S. AP., MPA dari Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) dan Andi Ahmad Yani S. Sos, M. Si, MPA, M. Sc.

