Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Kemendagri Bersama Ford Foundation dan Pilar Nusantara Adakan Roadshow Insentif Kebijakan Berbasis Ekologis

Selasa, 16 Juli 2024 19:28
Editor: Admin
  • Bagikan
Pegawai Pemda Terima Pelatihan Insentif Berbasis Ekologis

Makassar, Luminasia- Kementrian Dalam Negeri bekerjasama dengan Ford Foundation dan Pilar Nusantara menggelar Roadshow Petunjuk Teknis Tata Cara Penerapan Insentif Berbasis Kinerja Ekologis di Daerah  yang digelar di di Hotel Claro Makassar, Selasa (16/7/2024).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel, Andi Hasbi, menyampaikan pada pembukaan bahwa ia berharap kegiatan ini akan bernilai ibadah. "Perlu ada keseimbangan antara alam dan teknologi, karena itu kita mengadakan acara ini" ujarnya.

Perwakilan Pilar Nusantara atau Pinus Indonesia Hari Kusdaryanto mengatakan bahwa pemerintah telah bekerjasama dengan NGO dalam menyusun juknis ini.

"Kita memberikan insentif pada pemerintah daerah yang mampu menerapkan kebijakan daerah berbasis ekologi, contohnya di Dumai yang mendapatkan Rp1,4 M" ujarnya.

Di Indonesia sendiri sudah ada 39 daerah dari tingkat provinsi, kabupaten kota yang mengadopsi kebijakan insentif fiskal berbasis ekologis. Total anggarannya mencapai Rp289 miliar dalam 4 tahun terkahir.

Di Sulawesi Selatan sendiri kebijakan ini diterapkan di Pare-Pare dan Maros. Pare-Pare membuat inovasi dengan kebijakan Pagu Indikatif Wilayah atau Pagu Indikatif Kecamatan dengan menambahkan kriteria ekologi dalam pembagian alokasi.

Tim Penyusun Juknis IKE, Triyono Hadi, menyampaikan juknis yang disusun akan menyampaikan secara detil tata cara penerapan kebijakan berbasis teknologi. "Kalau biasanya yang dinilai hanya penurunan kemiskinan, sekarang kami menilai kebijakan-kebijakan seperti pengelolaan sampah" ujarnya.

Kebijakan ini telah diterapkan di Aceh dan Sumsel, sementara Sulawesi Selatan berikutnya.

Kasubdit Lingkungan Hidup Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Kunto Bimaji, menyampaikan pelestarian ekologi telah menjadi isu global dan mesti menjadi perhatian. Dampaknya sudah dirasakan, semisal musim panas yang berlangsung amat panjang pada tahun lalu.

Butuh kolaborasi dan dukungan berbagai pihak untuk mengatasinya, termasuk inovasi pendanaan hijau. Nah, salah satu opsi yang bisa dilakukan adalah adopsi kebijakan EFT atau kebijakan transfer fiskal, dimana ada empat skema yang dapat dipilih.

Adapun empat skema itu meliputi transfer anggaran nasional berbasis ekologi (TANE), kemudian dari provinsi ke kabupaten/kota (TAPE), dan dari kabupaten ke desa (TAKE). Lalu, adapula alokasi anggaran kelurahan berbasis ekologi atau ALAKE.

Beberapa skema dalam juknis ini  antara lain transfer anggaran nasional berbasis ekologi (TANE), kemudian dari provinsi ke kabupaten/kota (TAPE), dan dari kabupaten ke desa (TAKE). Lalu, adapula alokasi anggaran kelurahan berbasis ekologi atau ALAKE.

Laporan Dian Aditya Ning Lestari

Tags: Makassar Pemda Ekologis

Baca Juga

Yayat Gym Bertahan di Tengah Gempuran Pusat Kebugaran Premium, Tarif Latihan Hanya Rp90 Ribu per Bulan
Yayat Gym Bertahan di Tengah Gempuran Pusat Kebugaran Premium, Tarif Latihan Hanya Rp90 Ribu per Bulan
Unhas Masuk Jajaran Wajib Pajak Teladan, Terima Penghargaan dari KPP Madya Makassar
Unhas Masuk Jajaran Wajib Pajak Teladan, Terima Penghargaan dari KPP Madya Makassar
Baru Berdiri, Prodi Pendidikan Profesi Bidan Unismuh Langsung Raih Akreditasi Unggul
Baru Berdiri, Prodi Pendidikan Profesi Bidan Unismuh Langsung Raih Akreditasi Unggul
Bakal Hadirkan 13 Dealer Baru Termasuk Dua di Makassar, Haka Auto Buka Lowongan Kerja
Bakal Hadirkan 13 Dealer Baru Termasuk Dua di Makassar, Haka Auto Buka Lowongan Kerja
Air PDAM Kini Lancar di Wilayah Utara Makassar, Wali Kota Appi Turun Langsung Pastikan Layanan ke Rumah Warga
Air PDAM Kini Lancar di Wilayah Utara Makassar, Wali Kota Appi Turun Langsung Pastikan Layanan ke Rumah Warga
Aliyah Mustika Ilham Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Super Cepat, Dorong Makassar Jadi Kota Bersih
Aliyah Mustika Ilham Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Super Cepat, Dorong Makassar Jadi Kota Bersih

Populer

  • 1
    LENGKAP! Jalannya Pertandingan Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Mikel Merino Antar La Furia Roja ke Perempatfinal
  • 2
    Ini Daftar Perempat Final Piala Dunia 2026, Inggris Susul Norwegia
  • 3
    Baru Berdiri, Prodi Pendidikan Profesi Bidan Unismuh Langsung Raih Akreditasi Unggul
  • 4
    Yayat Gym Bertahan di Tengah Gempuran Pusat Kebugaran Premium, Tarif Latihan Hanya Rp90 Ribu per Bulan
  • 5
    Aliyah Mustika Ilham Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Super Cepat, Dorong Makassar Jadi Kota Bersih

Ekonomi

  • SLIK OJK Dioptimalkan, Akses Kredit UMKM dan KPR Program 3 Juta Rumah Dipercepat
    SLIK OJK Dioptimalkan, Akses Kredit UMKM dan KPR Program 3 Juta Rumah Dipercepat
  • Klarna Ajukan Izin Jadi Bank di AS, Perluas Bisnis di Luar Buy Now Pay Later
    Klarna Ajukan Izin Jadi Bank di AS, Perluas Bisnis di Luar Buy Now Pay Later
  • Unhas Masuk Jajaran Wajib Pajak Teladan, Terima Penghargaan dari KPP Madya Makassar
    Unhas Masuk Jajaran Wajib Pajak Teladan, Terima Penghargaan dari KPP Madya Makassar

Peristiwa

  • Prabowo-Modi Teken 16 Kesepakatan, Kerja Sama Rudal BrahMos Jadi Sorotan
    Prabowo-Modi Teken 16 Kesepakatan, Kerja Sama Rudal BrahMos Jadi Sorotan
  • Trump Akui Sempat Tak Paham Arti Kartu Merah, Kini Bersyukur Balogun Bisa Bermain Lagi
    Trump Akui Sempat Tak Paham Arti Kartu Merah, Kini Bersyukur Balogun Bisa Bermain Lagi
  • Tiga Polisi Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, Operasi Berujung Bentrokan
    Tiga Polisi Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, Operasi Berujung Bentrokan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID