Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Suarakan Literasi untuk Semua, MIWF 2025 Hadirkan Penyair Non Binary dan Gender Minoritas

Rabu, 28 Mei 2025 19:46
Editor: Maharani
  • Bagikan
Konfrensi pers MIWF 2025 digelar di Fort Rotterdam, Makassar, Rabu (27/5/2025)

Luminasia.id, Makassar – Makassar International Writers Festival (MIWF) 2025 kembali hadir di Makassar. 


Kali ini, MIWF hadir dengan skala yang lebih besar dan kolaboratif.  Dengan tema 'Land and Hand', MIWF 2025 bertujuan untuk mengangkat isu kerentanan ruang hidup dan upaya merawat serta mempertahankannya.



Festival tahunan yang telah menjadi agenda penting dalam peta sastra Indonesia ini akan digelar selama empat hari, mulai 29 Mei hingga 1 Juni 2025, di berbagai titik di Kota Makassar, dengan pusat kegiatan di kawasan bersejarah Fort Rotterdam.


Dekikian dipaparkan Direktur MIWF M Aan Mansyur Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (27/5).


Dengan tema 'Land and Hand', MIWF 2025 bertujuan untuk mengangkat isu kerentanan ruang hidup dan upaya merawat serta mempertahankannya.di Fort Rotterdam, mengungkapkan bahwa edisi tahun ini menghadirkan lebih dari 100 program yang mempertemukan penulis, seniman, akademisi, jurnalis, hingga pegiat komunitas dari dalam dan luar negeri.


“Tahun ini kami menerima lebih dari 250 aplikasi, dan memilih tujuh emerging writers dari berbagai daerah seperti Ternate, Papua, Lombok, Gorontalo, dan Samarinda,” jelas Aan.


Salah satu penulis muda yang terpilih adalah Wahyudin dari Ternate, yang turut mewakili keragaman wilayah dan perspektif dalam dunia sastra Indonesia. 


Dipaparkannya, tahun ini, MIWF juga tetap berkomitmen terhadap keberagaman identitas. Seperti tahun-tahun sebelumnya, festival ini secara konsisten menghadirkan sastrawan dari gender minoritas, termasuk penulis dan penyair non-biner, sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.


"Festival ini juga akan menampilkan enam pameran, termasuk satu pameran karya tulis yang dibiayai dengan grand dari  Pulitzer Center. Akan ada sesi-sesi yang membahas strategi mendapatkan pendanaan, peluang residensi, dan kerja sama internasional yang terbuka untuk semua peserta,” tambah Aan.


Masih terkait kesetaraan gender, prinsip "No All-Male Panel" juga diterapkan di festival ini, di mana tidak ada sesi yang seluruh pembicaranya terdiri dari laki-laki, untuk mendukung kesetaraan gender dan memperkaya perspektif. 


Dalam hal ini hadir sebagai kurator penulis asal Ternate, Mariati Azka. Dalam konfrensi pers tersebut juga hadir penulis novel Gadis Kretek yang menjadi tenar melalui serial Netflix, Ratih Kumala.


Sebagai bagian dari MIWF 2025 digelar juga  Konsorsium Festival Sastra Indonesia, yang mempertemukan para penyelenggara festival sastra dari seluruh penjuru tanah air. 


Selama empat hari, konsorsium ini akan mendiskusikan masa depan festival sastra dan membangun jaringan yang lebih solid antarfestival.


Partisipasi internasional dalam MIWF tahun ini turut diperkuat dengan kehadiran pembicara dan penulis dari Malaysia, Australia, dan Belanda..


Festival tahun ini mengusung lima tema besar yang mencakup sastra, ekologi, sejarah, keberagaman, dan masa depan komunitas. 


Dalam festival keberagaman iji, MIWF juga melibatkan komunitas budaya lokal seperti empat komunitas bissu dari Wajo, Bone, dan Segeri

Tags: Makassar International Writers Festival MIWF Makassar

Baca Juga

Tak Lagi Sendiri, Lansia Perempuan Terlantar di Bawah Fly Over Akhirnya Dipertemukan dengan Keluarga
Tak Lagi Sendiri, Lansia Perempuan Terlantar di Bawah Fly Over Akhirnya Dipertemukan dengan Keluarga
LONTARA Plus Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional, Layanan Digital Warga Kini Makin Cepat dan Terintegrasi
LONTARA Plus Antar Makassar Raih Penghargaan Nasional, Layanan Digital Warga Kini Makin Cepat dan Terintegrasi
Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang
Milad ke-109 Aisyiyah Makassar, Wali Kota Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Pendidikan dan Karakter Generasi Muda
Milad ke-109 Aisyiyah Makassar, Wali Kota Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Pendidikan dan Karakter Generasi Muda
Peluang Kuliah bagi Mahasiswa Kurang Mampu Makin Terbuka, Unismuh Makassar Sosialisasikan KIP Kuliah 2026
Peluang Kuliah bagi Mahasiswa Kurang Mampu Makin Terbuka, Unismuh Makassar Sosialisasikan KIP Kuliah 2026
Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis, untuk Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri
Pemkot Makassar Siapkan 67 Sekolah Swasta Gratis, untuk Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri

Populer

  • 1
    Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
  • 2
    Hyundai Gowa Bidik Penjualan 15 Unit New CRETA per Bulan, Andalkan Skema Bayar 50:50 dan Garansi Trade-in 70 Persen
  • 3
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 4
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • 5
    Melinda Aksa Ajak Warga Mulai Kelola Sampah dari Rumah, Jelajah Sampah DLH Resmi Dimulai di Panakkukang

Ekonomi

  • Hybrid Eco Match Kalla Toyota Hadir di MaRI, Banjir Promo hingga Ada Display Veloz Cut Body
    Hybrid Eco Match Kalla Toyota Hadir di MaRI, Banjir Promo hingga Ada Display Veloz Cut Body
  • Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • JALANNYA PERTANDINGAN: Maroko vs Belanda Berlangsung Sengit, De Oranje Dipaksa Main hingga Pinalti
    JALANNYA PERTANDINGAN: Maroko vs Belanda Berlangsung Sengit, De Oranje Dipaksa Main hingga Pinalti

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID