Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Wah! Niat Menabung Konsumen di Indonesia Menurun di Juli 2025

Minggu, 10 Agustus 2025 20:43
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
ilustrasi menabung


LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat Indeks Menabung Konsumen (IMK) pada Juli 2025 berada di level 82,2, melemah terbatas sebesar 1,6 poin dibanding bulan sebelumnya.

Dipaparkan dalam rilisnya Minggu (10/8/2025) pelemahan ini sejalan dengan turunnya Indeks Waktu Menabung (IWM) sebesar 4,7 poin menjadi 90,5.

Sementara itu, Indeks Intensitas Menabung (IIM) justru naik 1,4 poin ke level 73,8.


Baca: 400 Pelajar dan ASN Toraja Utara Diajar Bahaya Keuangan Ilegal dan Judi Online


IMK mencerminkan niat dan kemampuan menabung konsumen. Angka di atas 100 berarti konsumen memiliki niat dan kemampuan menabung tinggi.

IMK disusun dari dua komponen: IIM yang mengukur intensitas dan kemampuan menabung, serta IWM yang mengukur penilaian terhadap waktu yang tepat untuk menabung.

Berdasarkan komponen IIM, porsi responden yang mengaku tidak pernah menabung menurun dari 26,7% pada Juni menjadi 24,9% di Juli 2025.

Persentase responden yang menyatakan jumlah tabungan lebih kecil dari rencana juga turun dari 52,5% menjadi 50%.

Adapun pada komponen IWM, jumlah responden yang menilai saat ini adalah waktu yang tepat untuk menabung sedikit menurun menjadi 26,4% dari 28,9% di bulan sebelumnya.

Responden yang optimis tiga bulan mendatang merupakan waktu tepat untuk menabung juga turun menjadi 38,6% dari 42,6%.

“Perkembangan ini mencerminkan intensitas dan niat menabung konsumen yang melandai seiring meningkatnya pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan pada awal tahun ajaran baru, di tengah pemberian stimulus ekonomi dalam jangka pendek,” ujar Direktur Group Riset LPS, Seto Wardono, dalam keterangan tertulis.

Meski demikian pada Juli 2025, sebagian kelompok rumah tangga (RT) mencatat kenaikan IMK.

Peningkatan terbesar terjadi pada RT berpendapatan hingga Rp1,5 juta per bulan, naik 9,1 poin month-to-month (MoM), disusul RT berpendapatan Rp1,5 juta–Rp3 juta per bulan yang naik 3,1 poin.

IMK kelompok RT berpendapatan di atas Rp7 juta per bulan tetap berada di atas level 100 meski turun 8,8 poin. Sementara kelompok RT berpendapatan Rp3 juta–Rp7 juta per bulan melemah 3,2 poin.

Survei Konsumen LPS juga menunjukkan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) kelompok RT berpendapatan hingga Rp1,5 juta per bulan naik 2,3 poin menjadi 100,4, menandai level optimis atau di atas 100.

IKK mengukur persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi, lapangan kerja, dan pendapatan rumah tangga. Angka di atas 100 menunjukkan konsumen lebih optimis terhadap kondisi ekonomi secara umum dan prospeknya enam bulan ke depan.

Sebaliknya, IKK RT berpendapatan Rp1,5 juta–Rp3 juta dan Rp3 juta–Rp7 juta masing-masing turun 4,2 poin dan 1,7 poin. IKK kelompok pendapatan di atas Rp7 juta bertahan di atas 100 dengan sedikit penguatan 0,1 poin.


Baca: Wow! Nasabah Pemilik Saldo Lebih dari Rp2 M di Sulsel Meningkat 11 Persen


Secara keseluruhan, IKK Juli 2025 turun 2,5 poin menjadi 96,9. Penurunan ini terutama disebabkan melemahnya penilaian terhadap kondisi ekonomi lokal dan lapangan kerja saat ini. Namun, optimisme konsumen terhadap prospek ekonomi dan pendapatan di masa depan tetap terjaga.

Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) dan Indeks Ekspektasi (IE) masing-masing turun 3,3 poin dan 1,9 poin. Meski melemah, IE masih berada di atas 100, mengindikasikan optimisme konsumen terhadap prospek ekonomi enam bulan mendatang.

LPS mencatat penurunan IKK dipengaruhi kenaikan harga sembako, harga pupuk yang masih tinggi, dan melandainya serapan tenaga kerja.

Faktor cuaca juga berperan, dengan anomali iklim yang memengaruhi hasil panen, khususnya tanaman hortikultura yang sensitif terhadap kelembaban tinggi.

“Juga dikarenakan kenaikan biaya pendidikan pada awal tahun ajaran baru, yang mendorong peningkatan pengeluaran rumah tangga,” tambah Seto Wardono. 


Tags: LPS rekening dormant

Baca Juga

Serunya Gelaran Muslim Generation I-Class by Indry Wijaya, 60 Anak Ikut Lomba Dai, MC, dan Fashion Show
Serunya Gelaran Muslim Generation I-Class by Indry Wijaya, 60 Anak Ikut Lomba Dai, MC, dan Fashion Show
LPS Dukung UMKM Kampung Karabba Makassar Lewat Bantuan Sarana Usaha
LPS Dukung UMKM Kampung Karabba Makassar Lewat Bantuan Sarana Usaha
LPS III Sulampua Ajak Media di Makassar Melukis di Tote Bag, Jalin Silaturahmi dan Perkuat Kolaborasi
LPS III Sulampua Ajak Media di Makassar Melukis di Tote Bag, Jalin Silaturahmi dan Perkuat Kolaborasi
 LPS Makassar Gelar Iftar dan Santunan untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa
LPS Makassar Gelar Iftar dan Santunan untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa
LPS Warna Dari Timur Sukses Digelar di Makassar, Cara Dorong Literasi Keuangan dan Kreativitas Masyarakat
LPS Warna Dari Timur Sukses Digelar di Makassar, Cara Dorong Literasi Keuangan dan Kreativitas Masyarakat
Hingga Oktober 2025 LPS Tangani Rp333 Miliar Simpanan di Sulampua, Rp41 Miliar Tak Layak Bayar karena Ini
Hingga Oktober 2025 LPS Tangani Rp333 Miliar Simpanan di Sulampua, Rp41 Miliar Tak Layak Bayar karena Ini

Populer

  • 1
    Pengucapan Sumpah Jabatan, Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Bertugas
  • 2
    Waspada Penipuan Modus Kiriman Paket COD, Pelaku Mengintimidasi
  • 3
    Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan ke 28 Maret 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir
  • 4
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • 5
    Batas Lapor SPT Orang Pribadi Diperpanjang hingga 30 April 2026

Ekonomi

  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
  • Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal
    Proyek Mobil Listrik Honda Gagal, Afeela dan Seri 0 Tak Jadi Diproduksi Massal

Peristiwa

  • Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
    Samin Tan Crazy Rich Indonesia Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal, Ini Profilnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID