Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Pupuk Indonesia Siap Salurkan 9,8 Juta Ton Pupuk Subsidi Mulai 1 Januari 2026

Jumat, 2 Januari 2026 11:42
Editor: diku
  • Bagikan
Pupuk Indonesia


LUMINASIA.ID, JAKARTA — PT Pupuk Indonesia memastikan kesiapan penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2026 setelah menandatangani kontrak pengadaan bersama Kementerian Pertanian.

Kontrak tersebut mencakup distribusi pupuk bersubsidi sebanyak 9,8 juta ton untuk sektor pertanian dan perikanan. Penandatanganan dilakukan pada 29 Desember 2025 di Jakarta sebagai dasar pelaksanaan penyaluran pupuk subsidi sepanjang tahun 2026.

Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia, Robby Setiabudi Madjid, menyampaikan bahwa kesiapan distribusi telah dilakukan sesuai jadwal sehingga pupuk bersubsidi dapat mulai ditebus oleh petani dan pembudidaya ikan sejak awal tahun.

“Per 1 Januari 2026, pupuk bersubsidi baik untuk sektor pertanian maupun perikanan sudah bisa ditebus oleh petani dan pembudidaya ikan, dengan syarat mereka sudah terdaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perusahaan telah menyiapkan stok pupuk sesuai ketentuan safety stock yang ditetapkan pemerintah. Stok tersebut telah tersedia di titik serah yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami juga sudah melakukan pengujian sistem untuk memastikan kesiapan. Insya Allah mulai pukul 00.00 tanggal 1 Januari 2026, pupuk bersubsidi sudah dapat ditebus sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” tambahnya.

Pupuk Indonesia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk turut melakukan pengawasan distribusi agar penyaluran berjalan sesuai prinsip 7T, yaitu tepat sasaran, jenis, jumlah, harga, waktu, tempat, dan mutu.

Sementara itu, Direktur Pupuk Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra, menyampaikan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran pupuk bersubsidi sebesar Rp46,87 triliun untuk tahun 2026.

Dari total tersebut, alokasi pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian mencapai 9,55 juta ton, sama dengan tahun sebelumnya. Rinciannya meliputi pupuk Urea 4,42 juta ton, NPK 4,47 juta ton, NPK khusus kakao 81 ribu ton, pupuk organik 558 ribu ton, serta ZA sebesar 16 ribu ton.

Selain sektor pertanian, pemerintah juga kembali mengalokasikan pupuk subsidi untuk sektor perikanan sebesar 295.676 ton, yang terdiri dari Urea, SP-36, dan pupuk organik.

Menurut Jekvy, pupuk bersubsidi hanya dapat ditebus oleh petani yang telah terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), serta pembudidaya ikan yang terdaftar dalam sistem e-RPSP.

“Pupuk bersubsidi sudah bisa ditebus oleh petani maupun pembudidaya ikan terdaftar mulai 1 Januari 2026 pukul 00.00,” ujarnya.

Penyaluran pupuk bersubsidi ini diharapkan dapat mendukung produktivitas sektor pertanian dan perikanan, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam mencapai swasembada pangan nasional.

Tags: Pupuk Indonesia

Baca Juga

Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman: Sulsel 76.772 Ton
Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman: Sulsel 76.772 Ton
Pupuk Indonesia Apresiasi Kios dan Petani melalui Gebyar Petroganik dan NPK Pelangi Kakao
Pupuk Indonesia Apresiasi Kios dan Petani melalui Gebyar Petroganik dan NPK Pelangi Kakao
Diapresiasi Wapres, UMKM Binaan Pupuk Indonesia Siap Tembus Pasar Global
Diapresiasi Wapres, UMKM Binaan Pupuk Indonesia Siap Tembus Pasar Global
Pabrik Nitrat Pertama di Indonesia Dibangun di Karawang
Pabrik Nitrat Pertama di Indonesia Dibangun di Karawang
Satu Tahun Prabowo-Gibran, Pupuk Indonesia Perkuat Distribusi Subsidi untuk Dukung Swasembada Pangan
Satu Tahun Prabowo-Gibran, Pupuk Indonesia Perkuat Distribusi Subsidi untuk Dukung Swasembada Pangan

Populer

  • 1
    Ketua DPW PBB Booking Satu Studio Nobar Film Toko Perlengkapan Mayat
  • 2
    Kalla Toyota Kuasai 37,3 Persen Market Share, Penjualan Januari-Juli Tumbuh 11 Persen
  • 3
    KP2KP Masamba dan Bapenda Luwu Utara Perkuat Sinergi Data Perpajakan untuk Optimalkan PAD
  • 4
    Profil Marc Marquez! Legenda yang Mendominasi MotoGP, Debut dan Sukses Bareng Hinda
  • 5
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan

Ekonomi

  • CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • Promo Merdeka Escape, Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Beri Diskon Kamar Hingga 20 Persen
    Promo Merdeka Escape, Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Beri Diskon Kamar Hingga 20 Persen
  • XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen

Peristiwa

  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
    Sholat Rebo Wekasan 2026 Bisa Dimulai Kapan? Ini Waktu dan Tata Caranya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID