Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Pabrik Nitrat Pertama di Indonesia Dibangun di Karawang

Senin, 29 Desember 2025 11:41
Editor: diku
  • Bagikan
ilustrasi pabrik pupuk nitrat


LUMINASIA.ID, KARAWANG — Pabrik pupuk nitrat pertama di Indonesia resmi mulai dibangun di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditandai dengan prosesi groundbreaking oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono, Selasa (23/12/2025).

Dilansir berbagai sumber, pembangunan pabrik NPK berbasis nitrat milik PT Pupuk Kujang ini menjadi tonggak penting bagi industri pupuk nasional. Dengan nilai investasi mencapai Rp600 miliar, fasilitas tersebut diproyeksikan mampu mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Wamentan Sudaryono mengungkapkan, kebutuhan pupuk nasional saat ini mencapai sekitar 450 ribu ton per tahun, yang sebagian besar masih dipenuhi dari impor. Kehadiran pabrik di atas lahan seluas 5 hektare ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut, dengan kapasitas produksi mencapai 100 ribu ton per tahun.

“Presiden telah menyetujui pembangunan dan revitalisasi pabrik pupuk di tujuh titik hingga 2029. Kami berharap proyek ini dapat selesai sesuai target 21 bulan karena kebutuhan produksi dalam negeri sangat mendesak,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil produksi pabrik nantinya akan didukung kebijakan subsidi agar petani dapat memperoleh pupuk dengan harga terjangkau dan distribusi yang lebih efisien.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi pembangunan pabrik tersebut sebagai langkah strategis dalam mendukung sektor pertanian. Menurutnya, keberadaan pupuk yang terjangkau menjadi faktor penting dalam menekan biaya produksi dan meningkatkan minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

“Pemerintah harus hadir untuk petani, tidak hanya melalui subsidi pupuk, tetapi juga memastikan harga hasil panen yang menguntungkan serta ketersediaan lahan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana jangka panjang, serta mendorong pengembangan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah.

Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Rahmad Pribadi, menjelaskan bahwa pabrik ini menggunakan teknologi modern dari Spanyol dan ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Agustus 2027.

Menurutnya, kehadiran pabrik nitrat pertama di Indonesia ini tidak hanya berdampak pada sektor pertanian, tetapi juga memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan.

“Pabrik ini berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp700 miliar per tahun dari substitusi impor. Selain itu, penggunaan NPK nitrat dapat meningkatkan produktivitas hortikultura hingga 11,5 persen,” jelasnya.

Proyek ini juga menyerap ratusan tenaga kerja lokal serta memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional melalui nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar Rp140 miliar, serta potensi penerimaan pajak penghasilan badan mencapai Rp33 miliar per tahun.

Kegiatan groundbreaking ini turut dihadiri jajaran direksi Pupuk Indonesia Group, Managing Director Business 2 Danantara Setyanto Hantoro, serta unsur Forkopimda Kabupaten Karawang.

Tags: Pupuk Indonesia

Baca Juga

Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman: Sulsel 76.772 Ton
Pupuk Indonesia Pastikan Stok Aman: Sulsel 76.772 Ton
Pupuk Indonesia Apresiasi Kios dan Petani melalui Gebyar Petroganik dan NPK Pelangi Kakao
Pupuk Indonesia Apresiasi Kios dan Petani melalui Gebyar Petroganik dan NPK Pelangi Kakao
Diapresiasi Wapres, UMKM Binaan Pupuk Indonesia Siap Tembus Pasar Global
Diapresiasi Wapres, UMKM Binaan Pupuk Indonesia Siap Tembus Pasar Global
Pupuk Indonesia Siap Salurkan 9,8 Juta Ton Pupuk Subsidi Mulai 1 Januari 2026
Pupuk Indonesia Siap Salurkan 9,8 Juta Ton Pupuk Subsidi Mulai 1 Januari 2026
Satu Tahun Prabowo-Gibran, Pupuk Indonesia Perkuat Distribusi Subsidi untuk Dukung Swasembada Pangan
Satu Tahun Prabowo-Gibran, Pupuk Indonesia Perkuat Distribusi Subsidi untuk Dukung Swasembada Pangan

Populer

  • 1
    Cerita Ketangguhan Mobil Toyota Menembus Generasi, dari Land Cruiser Masa Kecil hingga Avanza yang Tetap Andal Setelah 12 Tahun
  • 2
    LENGKAP ini Harga BBM di SPBU, Ada Perubahan di BBM Nonsubsidi
  • 3
    Munafri Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, Tegaskan Komitmen Makassar Jaga Kerukunan dan Toleransi
  • 4
    Hasil Moto3 Hari Ini Hungaria 2026 : Kena Penalti, Veda Ega Pratama Gagal Raih Poin
  • 5
    LENGKAP! Ini Tahapan SPMB Makassar 2026 PAUD, SD, dan SMP, Dibuka 8 Juni Orang Tua Diminta Segera Buat Akun dan Siapkan Dokumen

Ekonomi

  • Harga BBM ASEAN Naik Imbas Gejolak Timur Tengah, Indonesia Masih Termurah
    Harga BBM ASEAN Naik Imbas Gejolak Timur Tengah, Indonesia Masih Termurah
  • OJK: Realisasi Buyback Saham Tanpa RUPS Capai Rp17,12 Triliun, Diikuti 64 Emiten
    OJK: Realisasi Buyback Saham Tanpa RUPS Capai Rp17,12 Triliun, Diikuti 64 Emiten
  • BYD M6 DM Kini Hadir di Makassar, Hybrid Irit hingga 65 Km/Liter dan Mampu Tempuh 1.800 Kilometer
    BYD M6 DM Kini Hadir di Makassar, Hybrid Irit hingga 65 Km/Liter dan Mampu Tempuh 1.800 Kilometer

Peristiwa

  • Prabowo Ungkap Alasan Ingin Menjadi Presiden, Nilai Indonesia Pernah Berjalan ke Arah yang Keliru
    Prabowo Ungkap Alasan Ingin Menjadi Presiden, Nilai Indonesia Pernah Berjalan ke Arah yang Keliru
  • Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
    Ketegangan AS-Iran Memanas! Teheran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone ke Kapal Perang USA, Washington Membantah
  • Masyarakat Diajak Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Solusi Hadapi Triple Planetary Crisis
    Masyarakat Diajak Mulai Pilah Sampah dari Rumah, Solusi Hadapi Triple Planetary Crisis
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID