LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Maskapai nasional Singapura, Singapore Airlines, mengonfirmasi langkah yang tergolong tidak biasa dengan mengoperasikan pesawat superjumbo Airbus A380 ke Dubai sepanjang musim panas. Pesawat ini akan menggantikan Boeing 777-300ER yang sebelumnya digunakan, meskipun periode operasinya berlangsung saat suhu di Timur Tengah berada pada level sangat tinggi.
Berdasarkan data Cirium Diio, sebelumnya Singapore Airlines hanya sempat menerbangkan A380 ke Dubai pada April 2024, itu pun terbatas hanya dua penerbangan pulang-pergi. Kali ini, A380 akan beroperasi penuh selama seluruh musim panas penerbangan.
Jadwal Operasi Mulai 29 Maret hingga 24 Oktober
Dilansir MSN, A380 Singapore Airlines ke Dubai sudah tersedia untuk pemesanan dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 29 Maret 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan awal musim panas penerbangan belahan bumi utara berdasarkan kalender slot IATA. Operasi ini akan berlangsung setiap hari hingga 24 Oktober 2026, yang menandai akhir musim tersebut.
Singapore Airlines merupakan pelanggan peluncur Airbus A380. Mengacu pada data ch-aviation, maskapai ini masih memiliki 12 unit A380, meskipun tidak seluruhnya aktif beroperasi. Pesawat tertua yang masih tersisa adalah 9V-SKM berusia 15,5 tahun, yang merupakan A380 ke-65 dari lini produksi Airbus dan menjadi A380 ke-18 tertua di dunia yang masih digunakan untuk penerbangan komersial reguler. Sementara itu, A380 tertua yang masih aktif secara global akan segera menginjak usia 20 tahun.
Kapasitas 471 Kursi dengan Suite di Dek Atas
Setiap Airbus A380 milik Singapore Airlines memiliki total 471 kursi. Rinciannya terdiri dari enam suite kelas utama tertutup penuh dengan konfigurasi 1-1, 78 kursi kelas bisnis berkonfigurasi 1-2-1, 44 kursi ekonomi premium dengan konfigurasi 2-4-2 dan jarak antar kursi 38 inci, serta 343 kursi kelas ekonomi berkonfigurasi 3-4-3 dengan pitch 32 inci.
Suite kelas utama terletak di dek atas dan dikenal menawarkan ruang yang sangat luas. Meski demikian, tempat tidur gandanya memiliki sekat di antara dua ranjang yang membentuk konfigurasi double bed.
Jumlah Kursi ke Dubai Naik 78 Persen
Singapore Airlines telah melayani rute Dubai selama bertahun-tahun. Menurut data Cirium, sejumlah penerbangan sebelumnya bahkan dilanjutkan ke kota lain seperti Kairo, Istanbul, Jeddah, hingga Moskow Domodedovo. Rute lanjutan melalui Dubai terakhir berakhir pada April 2016.
Sejak Mei 2025, rute Singapura–Dubai hanya dilayani Boeing 777-300ER dengan kapasitas 264 kursi. Dengan beralih ke Airbus A380 berkapasitas 471 kursi, terjadi penambahan 207 kursi per penerbangan atau meningkat sekitar 78 persen. Penambahan ini terutama berasal dari kelas ekonomi yang bertambah 159 kursi atau naik 86 persen, disusul kelas bisnis bertambah 30 kursi atau naik 63 persen, serta ekonomi premium bertambah 16 kursi atau naik 57 persen.
Pergantian ke pesawat berukuran lebih besar juga memengaruhi jadwal. Jika sebelumnya waktu putar balik Boeing 777-300ER hanya 1 jam 15 menit, Airbus A380 kini membutuhkan waktu 1 jam 45 menit.
Empat Penerbangan A380 per Hari di Rute Singapura–Dubai
Di rute bernilai tinggi ini, Emirates juga mengoperasikan Airbus A380 dengan fasilitas kelas satu. Tiga dari empat penerbangan harian Emirates dari Bandara Changi Singapura menggunakan pesawat superjumbo tersebut. Dengan tambahan dari Singapore Airlines, rute Singapura–Dubai akan menjadi salah satu dari sedikit rute di dunia yang dilayani empat penerbangan A380 per hari.
Pada April, jadwal keberangkatan A380 dari Singapura antara lain pukul 00.50, 10.35, 18.00, dan 21.00 waktu setempat, dengan kombinasi penerbangan yang dioperasikan Emirates dan Singapore Airlines.
Data pemesanan menunjukkan pasar lokal Dubai–Singapura mencatat sekitar 375.000 penumpang dalam periode 12 bulan hingga Oktober 2025. Namun, sebagian besar penumpang tersebut melanjutkan perjalanan ke destinasi lain melalui hub Dubai maupun Singapura.
Singapura Jadi Pusat Operasi A380 ke Timur Tengah
Secara regional, penggunaan Airbus A380 menuju Singapura terus bertambah. Qatar Airways telah mengumumkan rencana pengoperasian A380 dari Doha ke Singapura mulai 2026. Sementara itu, Etihad Airways sudah lebih dulu mengoperasikan A380 dari Abu Dhabi ke Singapura sejak awal 2025 dan akan berlanjut hingga musim panas mendatang.
Dengan seluruh jadwal tersebut, Singapura kini akan memiliki enam keberangkatan Airbus A380 per hari menuju kawasan Timur Tengah, meningkat dari rekor sebelumnya yang hanya mencapai lima penerbangan harian.

