Aktor Senior Korea Selatan Ahn Sung Ki Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Seoul – Dunia perfilman Korea Selatan berduka. Aktor veteran Ahn Sung Ki, yang selama puluhan tahun dikenal sebagai fondasi penting sejarah sinema modern Korea, meninggal dunia pada usia 74 tahun.
Dilansir Korea Times, Ahn Sung-ki mengembuskan napas terakhir pada Senin pagi waktu setempat di Rumah Sakit Universitas Soonchunhyang, Distrik Yongsan, Seoul. Ia meninggal dunia di unit perawatan intensif (ICU) dengan didampingi keluarga di sisi tempat tidurnya.
Aktor legendaris tersebut sebelumnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadar sejak 30 Desember, setelah kolaps di kediamannya akibat tersedak makanan. Sejak saat itu, kondisinya terus berada dalam pemantauan intensif tim medis.
Riwayat Penyakit dan Perjuangan Melawan Kanker Darah
Ahn Sung-ki diketahui didiagnosis menderita kanker darah pada 2019. Setelah menjalani perawatan intensif, ia sempat dinyatakan dalam kondisi remisi pada 2020. Namun, berdasarkan laporan lanjutan, penyakit tersebut kembali terdeteksi saat masa observasi lanjutan dan terus ia lawan hingga akhir hayatnya.
Meski menghadapi tantangan kesehatan serius, komitmen Ahn terhadap dunia perfilman tidak pernah surut. Pada 2023, ia masih tampil di hadapan publik dengan menghadiri upacara pembukaan Bucheon International Fantastic Film Festival ke-27, menunjukkan dedikasinya yang luar biasa terhadap industri film Korea.
Ikon Perfilman Korea dengan Karier Lebih dari Enam Dekade
Lahir pada 1952, Ahn Sung-ki memulai debutnya sebagai aktor cilik pada usia sangat muda. Ia tampil dalam film “The Twilight Train” (1957) karya sutradara Kim Ki-young, serta membintangi film horor klasik “The Housemaid” (1960) yang kemudian menjadi salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah sinema Korea.
Sepanjang kariernya yang berlangsung lebih dari enam dekade, Ahn Sung-ki tampil dalam lebih dari 140 judul film. Namanya melejit ke puncak popularitas lewat film “A Fine, Windy Day” (1980), yang mengantarkannya meraih penghargaan Aktor Pendatang Baru Terbaik di ajang Daejong Film Awards.
Ia kemudian membintangi deretan film penting dan ikonik seperti “Chilsu and Mansu,” “Two Cops,” “Nowhere to Hide,” “Silmido,” hingga “Radio Star.” Penampilannya kerap dianggap merepresentasikan perkembangan dan kedewasaan sinema Korea dari masa ke masa.
Warisan dan Penghargaan
Sepanjang perjalanan kariernya, Ahn Sung-ki mengoleksi lebih dari 40 penghargaan akting dari berbagai ajang bergengsi. Salah satu momen ikoniknya adalah saat menerima trofi Aktor Terbaik untuk film “Two Cops” pada ajang Daejong Film Awards ke-32 di Seoul pada 1994.
Dengan dedikasi, integritas, dan kontribusinya yang luar biasa, Ahn Sung-ki dikenang bukan hanya sebagai aktor besar, tetapi juga sebagai simbol dan pilar penting dalam sejarah budaya serta perfilman Korea Selatan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi industri hiburan dan para penggemarnya di seluruh dunia

