LUMINASIA.ID, NASIONAL - Pendaftaran Calon Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka secara bertahap melalui laman resmi https://ad.rekrutmen-tni.mil.id. Proses penerimaan ini dikhususkan untuk Bintara PK TNI AD Gelombang I TA 2026 (Reguler Pria) dan dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
Panitia menegaskan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan murni berdasarkan kemampuan peserta, serta mengimbau masyarakat untuk tidak percaya kepada calo atau pihak yang mengatasnamakan panitia.
Waktu dan Jadwal Pendaftaran TNI AD 2026
Pendaftaran online dibuka mulai Januari 2026 dan akan ditutup sewaktu-waktu apabila kuota pendaftar telah terpenuhi, tanpa pemberitahuan sebelumnya. Panitia mengingatkan calon peserta untuk selalu memantau informasi resmi melalui akun TikTok @panpustniad.
Tahapan waktu meliputi:
- Pendaftaran online: Januari 2026
- Validasi/daftar ulang: Januari 2026 (menyesuaikan kuota)
- Jadwal seleksi lanjutan: Disampaikan saat proses validasi di Panda masing-masing
Ketentuan Penting Pendaftaran
- Satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan satu nomor BPJS/KIS hanya dapat digunakan untuk mendaftar satu kali jenis penerimaan.
- Jika sudah mendaftar Bintara menggunakan NIK/BPJS tertentu, maka tidak dapat digunakan untuk mendaftar Tamtama, dan sebaliknya.
- Calon yang pernah mendaftar Bintara namun gagal di seleksi tingkat Panda dapat mendaftar kembali sebagai Caba PK apabila waktu validasi masih tersedia.
- Calon yang telah dinyatakan gagal dan disertai surat pemulangan pada seleksi Caba PK TNI AD Gelombang I TA 2026 tidak dapat melanjutkan pendaftaran kembali.
Persyaratan Umum Pendaftaran TNI AD 2026
- Calon peserta wajib memenuhi persyaratan umum berikut:
- Warga Negara Indonesia;
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu dari 6 agama resmi atau penghayat kepercayaan);
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945;
- Berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun 0 bulan saat pembukaan pendidikan pada 26 Maret 2026;
- Tidak memiliki catatan kriminal (dibuktikan dengan surat dari Polri);
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata;
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan.
Persyaratan Lainnya
- Pria, bukan anggota atau mantan TNI/Polri maupun PNS TNI;
- Pendidikan:
- Lulusan SMA/MA/SMK sederajat (termasuk Paket C) atau D1–S1
- Lulusan 2017–2019: Nilai UN minimal 37;
- Lulusan 2020: Rapor 3 mapel minimal 65;
- Lulusan 2021–2022: Rapor 3 mapel minimal 68;
- Lulusan 2023–2025: Rapor 3 mapel minimal 70;
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan hingga 2 tahun setelah Dikma;
- Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan seimbang;
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama minimal 10 tahun;
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan semua kecabangan TNI AD;
- Memiliki BPJS Kesehatan atau KIS aktif;
- Tidak bertato dan tidak bertindik (kecuali adat dengan surat resmi);
- Bersedia mematuhi aturan bebas KKN dan tidak melakukan penyuapan.
Persyaratan Tambahan dan Prestasi
- Wajib melampirkan surat persetujuan orang tua/wali;
- Wali harus sah secara hukum dan terdaftar di Disdukcapil;
- Ijazah luar negeri wajib disahkan Kemendikbud;
- Sertifikat prestasi minimal tingkat nasional (juara 1–3) dapat menjadi nilai tambah saat seleksi.
Tata Cara Pendaftaran TNI AD 2026
- Mendaftar secara online melalui situs resmi TNI AD;
- Mengisi formulir dan mencetak formulir daftar, blanko dinas, blanko Rikmin, dan riwayat hidup;
- Datang ke Ajendam/Ajenrem (Panda) sesuai jadwal validasi;
- Dilakukan pengukuran tinggi dan berat badan serta pemeriksaan tato dan tindik;
- Calon yang memenuhi syarat akan divalidasi dan resmi terdaftar sebagai peserta seleksi;
- Panitia memberikan penjelasan lengkap terkait tahapan Rik/Uji;
- Calon melengkapi administrasi di rumah dan menunggu jadwal seleksi;
- Panitia mencatat nomor telepon calon untuk informasi lanjutan.
- Nomor pengaduan resmi panitia terkait calo: 0821-2393-1830.
Lokasi Pendaftaran (Panda) Seluruh Indonesia
Pendaftaran dapat dilakukan di 41 Panda yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Panda Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Manado, Jayapura, hingga Merauke, termasuk wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Setiap Panda memiliki alamat dan nomor kontak resmi sebagaimana tercantum dalam pengumuman panitia.
Peringatan Resmi Panitia
Panitia kembali menegaskan:
Selama proses penerimaan berlangsung, calon tidak dipungut biaya apa pun. Jika ada pihak yang meminta pembayaran dengan mengatasnamakan panitia, dipastikan itu penipuan dan diminta segera melapor ke panitia terdekat.
Dengan dibukanya pendaftaran TNI AD TA 2026 ini, generasi muda Indonesia diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur militer yang profesional dan berintegritas.

