LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Manchester United resmi memecat Ruben Amorim dari jabatan pelatih kepala pada Senin pagi waktu setempat, mengakhiri masa kepemimpinannya yang berlangsung selama 14 bulan. Dilansir ESPN, keputusan tersebut diambil menyusul serangkaian gejolak internal yang memuncak setelah laga imbang melawan Leeds United, yang menjadi pertandingan terakhir Amorim bersama Setan Merah.
Dalam konferensi pers usai pertandingan tersebut, pelatih asal Portugal itu melontarkan pernyataan keras dengan meminta petinggi klub untuk “melakukan pekerjaan mereka”. Ucapan itu menjadi sorotan dan mempercepat keputusan manajemen untuk mengakhiri kerja sama.
Dilansir Yahoo, menurut laporan, pemecatan Amorim sebenarnya telah diputuskan sebelum laga melawan Leeds United. Hal itu dipicu oleh pertemuan panas antara Amorim dan direktur olahraga klub, Jason Wilcox, pada Jumat pagi. Pertemuan yang awalnya dimaksudkan untuk membahas perkembangan tim berubah tegang ketika topik formasi 3-4-2-1 yang terus dipertahankan Amorim dibahas. Sumber internal menyebut Amorim “kehilangan kendali” dalam diskusi tersebut.
Petinggi Manchester United juga dikabarkan semakin khawatir dengan sikap Amorim dalam beberapa pekan terakhir. Ia dinilai enggan mengembangkan pendekatan taktiknya, sementara hubungan dengan pemain mulai merenggang. Selain itu, kritik terbuka terhadap pemain serta pernyataan yang dianggap meremehkan akademi klub turut menjadi faktor yang memberatkan posisinya.
Pemecatan Amorim diumumkan melalui pernyataan singkat klub pada Senin pagi. Dalam waktu bersamaan, manajemen menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih sementara. Fletcher, mantan gelandang Manchester United yang kini menangani tim U-18, akan memimpin tim untuk laga tandang melawan Burnley pada Rabu dan berpotensi mendampingi tim di ajang Piala FA.
Manajemen klub menyatakan akan segera menunjuk pelatih interim hingga akhir musim, sembari menyiapkan rencana perekrutan pelatih permanen pada musim panas mendatang. Salah satu nama yang disebut-sebut menjadi kandidat kuat adalah Oliver Glasner, yang kontraknya bersama Crystal Palace akan berakhir pada musim panas.
Selain Glasner, sejumlah nama lain juga masuk dalam radar Manchester United, termasuk Roberto De Zerbi dan Marco Silva. Namun, klub masih mempertimbangkan arah filosofi permainan yang ingin dibangun sebelum mengambil keputusan final.
Pemecatan Amorim dilakukan langsung oleh CEO klub Omar Berrada bersama Jason Wilcox dalam pertemuan pada Senin pagi. Seorang sumber senior menyebut hari tersebut sebagai “hari yang menyedihkan, berat, dan mengecewakan”.
Amorim sendiri terlihat santai beberapa jam setelah pemecatan. Ia tampak tersenyum dan mengacungkan jempol kepada fotografer saat berjalan bersama istrinya di sekitar rumah mereka di Cheshire. Mantan pelatih Sporting Lisbon itu masih memiliki sisa kontrak 18 bulan bersama Manchester United, dan klub diperkirakan harus menuntaskan kewajiban finansial sesuai kontrak yang berlaku.

