LUMINASIA.ID, BOLA - Copa del Rey kembali bergulir pada Selasa (13/1) ketika Deportivo La Coruna menjamu Atleico Madrid di Estadio Riazor, dalam laga babak 16 besar yang sarat kontras. Tuan rumah datang sebagai tim non-La Liga dengan kepercayaan diri tinggi usai menyingkirkan Mallorca, sementara Atletico membawa beban mental setelah tersingkir dari Piala Super Spanyol.
Dilansir MSN, Deportivo tengah menikmati momentum positif. Gol telat Noe Carrillo, penyerang 19 tahun, menjadi simbol keberanian generasi muda Riazor yang kini percaya diri menghadapi raksasa ibu kota. Kemenangan 1-0 atas Mallorca bukan sekadar hasil, melainkan bukti kedisiplinan taktik dan keberanian mengambil risiko di momen krusial.
Di sisi lain, Atletico Madrid datang dengan status unggulan, namun tekanan publik mengiringi perjalanan mereka. Kekalahan dari Real Madrid di ajang Supercopa meninggalkan pertanyaan soal konsistensi dan ketajaman lini depan. Meski Simeone punya rekor sempurna melawan Deportivo dalam 12 pertemuan, performa tipis 3-2 atas Atlético Baleares di babak sebelumnya menunjukkan bahwa Los Rojiblancos masih rapuh saat menghadapi tim yang bermain tanpa beban.
Riazor dikenal sebagai stadion yang “hidup” dalam malam-malam piala. Atmosfer yang intim dan dukungan fanatik bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi Deportivo untuk menekan sejak awal. Atlético diprediksi tetap dominan dalam penguasaan bola, namun harus waspada terhadap serangan balik cepat dan bola mati—dua senjata utama tuan rumah.
Secara kualitas, Atlético tetap unggul. Namun, Copa del Rey kerap menghadirkan cerita kejutan. Jika Simeone terlambat merotasi atau gagal meredam agresivitas awal Deportivo, laga bisa berjalan ketat hingga menit akhir.
Prediksi skor: Deportivo La Coruna 1–2 Atletico Madrid
Atletico diperkirakan lolos dengan margin tipis, tetapi Deportivo berpeluang mencetak gol dan membuat laga berlangsung tegang hingga peluit akhir.

