Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Isu Narkoba, Relasi Kuasa, dan Perlindungan Perempuan Mengemuka dalam Seminar Generasi Emas Tanpa Narkoba

Sabtu, 17 Januari 2026 17:46
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Seminar Inklusif dan Sharing Session bertajuk Generasi Emas Tanpa Narkoba yang digelar di Peace Center lantai 3 Masjid An-Nusrat, Jalan Anuang No. 112, Makassar, Sabtu (17/1/2026).

LUMINASIA.ID - Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus diperkuat melalui pendekatan edukatif dan inklusif.

Salah satunya dilakukan melalui Seminar Inklusif dan Sharing Session bertajuk Generasi Emas Tanpa Narkoba yang digelar di Peace Center lantai 3 Masjid An-Nusrat, Jalan Anuang No. 112, Makassar, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan JAI Indonesia ini menghadirkan embicara Kepala Bagian Umum BNN Provinsi Sulawesi Selatan Bambang Wahyudin, serta Ketua LPM Kelurahan Maricaya Selatan sekaligus Ketua BANKOMPOL Kota Makassar Faisal Thahir.

Kolaborasi lintas elemen tersebut mencerminkan keterlibatan komunitas keagamaan, masyarakat sipil, dan institusi negara dalam membangun kesadaran bersama terhadap bahaya narkoba dan dampaknya bagi masa depan generasi muda.

“Seminar ini kami adakan karena bahaya laten narkoba sudah banyak terjadi di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin belajar dari para narasumber mengenai langkah-langkah antisipasi agar anak muda tidak terjebak narkoba dan zat adiktif,” kata Ketua Panitia Irza Rasyid.

Dampak penyalahgunaan narkoba dari sisi kesehatan menjadi salah satu fokus pembahasan.

“Narkoba dapat mengganggu kesadaran, menimbulkan ketergantungan, serta berdampak serius pada jantung, pembuluh darah, sistem kardiovaskular, hingga paru-paru, dan dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan kematian,” ujar Bambang Wahyudin, yang menjadi pembicara pertama.

Perhatian dan pendampingan terhadap generasi muda dinilai menjadi faktor penting dalam pencegahan.

“Anak muda yang kurang mendapatkan perhatian cenderung lebih rentan terlibat narkoba. Karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih intens serta pemberian ruang aktivitas positif agar mereka tidak terjerumus,” kata Bambang Wahyudin.

Dalam sesi diskusi, persoalan manipulasi terhadap perempuan dalam kasus narkoba turut disoroti.

“Di lapangan, perempuan sering dimanfaatkan oleh pasangan laki-lakinya untuk menjadi pengedar narkoba, namun ketika tertangkap justru perempuan yang lebih sering menerima hukuman, meskipun berada dalam posisi korban relasi kuasa,” ujar pegiat perempuan dan aktivis lintas iman yang hadir dalams seminar ini, Dian Aditya Ning Lestari.

Menanggapi hal tersbut, Bambang menyetujui bahwa praktik tersebut kerap terjadi.


“Kasus seperti ini sering ditemukan, bahkan ada pelaku yang memaksa istrinya yang sedang hamil untuk mengedarkan narkoba,” kata Bambang Wahyudin.

Faktor ekonomi dan relasi kuasa disebut menjadi pemicu utama, “di mana laki-laki memanfaatkan posisi dominannya untuk memanipulasi perempuan hingga akhirnya menjadi korban narkoba,” ujarnya.

Keterkaitan penyalahgunaan narkoba dengan persoalan sosial lainnya juga menjadi perhatian.

“Anak di bawah umur sering kali terlibat dalam kasus narkoba, dan berdasarkan pengalaman penanganan yang saya lakukan, kondisi ini tidak jarang berkaitan dengan kasus kekerasan seksual,” ujar Faisal Thahir sebagai pembicara kedua.

Perlindungan khusus bagi perempuan yang menjadi korban dinilai perlu diperkuat.

“Diperlukan penanganan khusus bagi korban perempuan agar mereka terhindar dari kekerasan dalam rumah tangga akibat pasangan yang menggunakan narkoba,” kata Faisal Thahir.

Seminar yang berlangsung sejak pukul 15.30 WITA hingga selesai ini dipandu oleh Lutfi M.T. dari MKAI Makassar sebagai moderator, dengan Raissa Muhayminah bertindak sebagai pembawa acara.

Mengusung semangat Love for All, Hatred for None, kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara komunitas keagamaan, masyarakat sipil, dan institusi negara dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas narkoba.

Perspektif keadilan gender serta perlindungan korban ditegaskan sebagai bagian integral dalam upaya penanggulangan narkoba di Indonesia.

Tags: JAI Indonesia Ahmadiyah Indonesia Lintas Iman Narkoba

Baca Juga

Hibahkan Villa Pribadi, Rusdi Masse Inisiasi Rumah Peduli Mario untuk Rehabilitasi Narkoba di Sulsel
Hibahkan Villa Pribadi, Rusdi Masse Inisiasi Rumah Peduli Mario untuk Rehabilitasi Narkoba di Sulsel
Bone Darurat Narkoba? Sepekan 3 Kasus Peredaran Sabu Terungkap, 5 Pelaku DItahan
Bone Darurat Narkoba? Sepekan 3 Kasus Peredaran Sabu Terungkap, 5 Pelaku DItahan
Sudah 211 Tersangka Ditangkap dan 500 Gram Narkoba Diamankan, Bone Masih Tak Punya Tempat Rehabilitasi
Sudah 211 Tersangka Ditangkap dan 500 Gram Narkoba Diamankan, Bone Masih Tak Punya Tempat Rehabilitasi
Seminar Inklusif, Keseimbangan Emosi & Kesehatan Lambung
Seminar Inklusif, Keseimbangan Emosi & Kesehatan Lambung
250 Peserta Ikuti Fun Walk Salam Moderasi, Satukan Lintas Iman di Sulsel
250 Peserta Ikuti Fun Walk Salam Moderasi, Satukan Lintas Iman di Sulsel
Empat Kasus Narkotika Terungkap di Maros, Pelaku Jualan Pakai Instagram Palsu
Empat Kasus Narkotika Terungkap di Maros, Pelaku Jualan Pakai Instagram Palsu

Populer

  • 1
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
  • 2
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • 3
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • 4
    Umat Buddha Sulawesi Selatan Tuang 1.500 Liter Eco-Enzyme di Kanal Makassar, Gaungkan Kepedulian Lingkungan Saat Waisak
  • 5
    Pelajar Asal Gowa Lolos ke Final Liga Pencarian Bakat Bergengsi di Belanda

Ekonomi

  • XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
    XLSMART Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Integrasi dan Ekspansi 5G Jadi Motor Pertumbuhan
  • Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
    Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Tertekan, Turun Tajam
  • OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset
    OJK Ajak Generasi Muda Pahami Risiko Investasi Kripto dan Tokenisasi Aset

Peristiwa

  • BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
    BGN Perkuat Program MBG di Maluku, Libatkan UMKM hingga Nelayan untuk Dorong Ekonomi Lokal
  • Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
    Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Warga AS dan Prancis Positif Usai Dipulangkan
  • Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
    Ini Jadwal Lengkap Penyaluran BPNT 2026, Tahap 2 Dibagikan Juni Rp600 RIbu
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID