MAKASSAR – Partisipasi masyarakat Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) di pasar modal terus meningkat signifikan.
Hingga November 2025, jumlah Single Investor Identification (SID) tercatat mencapai 1.241.229 SID atau tumbuh 27,61 persen secara tahunan.
OJK mencatat mayoritas investor masih memilih instrumen reksa dana, namun pertumbuhan investor tertinggi terjadi pada instrumen saham yang mencapai 38,90 persen (yoy).
“Peningkatan ini menunjukkan minat dan pemahaman masyarakat terhadap investasi saham semakin baik,” ujar Kepala OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin.
Menurutnya, tren positif tersebut mencerminkan hasil dari upaya literasi dan edukasi pasar modal yang terus digencarkan, sekaligus memperluas basis investor ritel di kawasan timur Indonesia.

