Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

PT Vale Indonesia Tegaskan Tambang Berkelanjutan di Pomalaa, Buka Lahan Baru 487,9 Hektare pada 2024-2025

Selasa, 27 Januari 2026 10:27
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan melalui pengembangan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang mencakup pembangunan fasilitas smelter pengolahan nikel.

Dukung Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa, PT Vale Indonesia Tegaskan Terbuka Terhadap Masukan

JAKARTA — PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan melalui pengembangan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang mencakup pembangunan fasilitas smelter pengolahan nikel.

Direktur dan Chief of Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia, Budiawansyah, mengatakan hingga akhir 2025 kegiatan perusahaan masih berada pada tahap konstruksi, sementara aktivitas penambangan direncanakan mulai berjalan pada 2026.

“Kami senantiasa berkomitmen terhadap penerapan pengelolaan pertambangan yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk perlindungan lingkungan, kesejahteraan, serta kesehatan dan keselamatan masyarakat, dan komitmen ini tentu tidak terlepas dari dukungan pemerintah, khususnya Kementerian ESDM serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujar Budiawansyah dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Budiawansyah saat menjadi penanggap dalam acara peluncuran laporan riset dan diskusi publik bertajuk “Riset Pembangunan Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP) dan Pabrik Peleburan HPAL Kolaka Nikel Indonesia (KNI)” yang diselenggarakan Yayasan Satya Bumi di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Dalam diskusi tersebut, juru kampanye Satya Bumi Alexandra Aulianta dan Kisran Makati dari Puspaham memaparkan hasil kajian, sementara PT Vale Indonesia memberikan klarifikasi dan penjelasan atas sejumlah temuan, termasuk terkait aspek hidrologi.

Budiawansyah menjelaskan bahwa sebelum aktivitas penambangan dilakukan, PT Vale selalu menyusun kajian hidrologi secara menyeluruh untuk memastikan pengelolaan air limpasan tambang memenuhi baku mutu lingkungan sebelum dialirkan ke badan air.

“Kajian hidrologi mencakup pemetaan daerah tangkapan air, arah aliran air limpasan, hingga data curah dan intensitas hujan, yang kemudian dilanjutkan dengan perhitungan potensi debit, erosi, sedimentasi, serta perancangan sistem drainase dan fasilitas pengelolaan sedimen sesuai rencana pembukaan lahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemantauan kualitas air dilakukan secara rutin pada titik-titik yang telah ditentukan sebagai bentuk nyata tanggung jawab perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. “Pemantauan ini memastikan seluruh parameter kualitas air limpasan berada dalam batas yang dipersyaratkan sebelum dialirkan ke badan air,” ujarnya.

Terkait pembukaan lahan, Budiawansyah menyebutkan bahwa hingga saat ini total area IUPK yang telah dibuka mencapai 880,3 hektare, atau sekitar 4,3 persen dari total luasan wilayah IUPK. Khusus di kawasan hutan lindung, bukaan lahan tercatat 82,4 hektare atau sekitar 0,4 persen dari total luasan.

“Dari total lahan tersebut, sekitar 83,7 hektare digunakan untuk persiapan penambangan, sementara 796,54 hektare lainnya dimanfaatkan untuk sarana penunjang permanen seperti jalan tambang, perkantoran, fasilitas pengendali sedimen, dan ore stockpile,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa selama periode 2024 hingga 2025, total bukaan lahan baru yang tercatat oleh perusahaan mencapai 487,9 hektare, bukan 854,29 hektare sebagaimana disebutkan dalam surat yang disampaikan Satya Bumi dan Puspaham.

Lebih lanjut, Budiawansyah menekankan bahwa PT Vale Indonesia memandang perlindungan lingkungan serta kesehatan dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional.

“Kami memahami dan menaruh perhatian serius terhadap keprihatinan yang disampaikan, termasuk terkait kondisi kesehatan masyarakat di Desa Hakatutobu,” ujarnya.

Berdasarkan penelusuran dan pemetaan yang dilakukan perusahaan, wilayah Desa Hakatutobu berada pada daerah aliran sungai yang berbeda dengan area keluaran air limpasan tambang PT Vale Indonesia.

“Khusus Desa Hakatutobu, wilayahnya berada pada DAS yang berbeda dengan sistem aliran air limpasan tambang kami,” kata Budiawansyah.

Ia menambahkan bahwa praktik pertambangan berkelanjutan telah lebih dahulu diterapkan PT Vale Indonesia di Blok Sorowako, Sulawesi Selatan, yang turut mengantarkan perusahaan meraih berbagai penghargaan bergengsi di bidang lingkungan dan sosial.

“Praktik di Sorowako telah mengantarkan kami meraih PROPER Emas 2024 dari KLHK, Gold Award Asia ESG Positive Impact Awards 2025 untuk konservasi keanekaragaman hayati, serta Lestari Awards 2025 untuk inisiatif kehati,” ungkapnya.

Menutup keterangannya, Budiawansyah menegaskan PT Vale Indonesia terbuka terhadap dialog dan masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kami mengapresiasi kajian yang telah dilakukan dan memandang transparansi sebagai kunci membangun kegiatan pertambangan yang lebih baik. Kami terbuka menerima masukan konstruktif dari masyarakat, akademisi, dan LSM demi penguatan upaya perlindungan lingkungan,” pungkasnya.

Tags: PT Vale Indonesia Tbk

Baca Juga

PT Vale Perkuat Hilirisasi di Pomalaa, MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh
PT Vale Perkuat Hilirisasi di Pomalaa, MIND ID Tegaskan Dukungan Penuh
Bikin Air Danau Matano Tetap Jernih dan Aman, Begini Cara PT Vale Andalkan Teknologi LGS Jaga Kualitas Air Limpasan Tambang Sebelum Mengalir
Bikin Air Danau Matano Tetap Jernih dan Aman, Begini Cara PT Vale Andalkan Teknologi LGS Jaga Kualitas Air Limpasan Tambang Sebelum Mengalir
PT Vale Indonesia Bukukan Laba Bersih 61 Juta Dolar AS pada Kuartal II 2026, Produksi Nikel Naik 19 Persen
PT Vale Indonesia Bukukan Laba Bersih 61 Juta Dolar AS pada Kuartal II 2026, Produksi Nikel Naik 19 Persen
PT Vale Perkuat Kapasitas Jurnalis dan Buka Akses Informasi Publik Kredibel Lewat Upskilling Media di Sorowako
PT Vale Perkuat Kapasitas Jurnalis dan Buka Akses Informasi Publik Kredibel Lewat Upskilling Media di Sorowako
Gelar Upskilling Media, PT Vale Paparkan Strategi Perkuat Hilirisasi Nikel dan Pemberdayaan Masyarakat
Gelar Upskilling Media, PT Vale Paparkan Strategi Perkuat Hilirisasi Nikel dan Pemberdayaan Masyarakat
Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Proyek Morowali
Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Proyek Morowali

Populer

  • 1
    BMKG: Siaga Tsunami di Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng! Bone hingga Palopo Waspada
  • 2
    Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Flores, Getarannya Terasa hingga Makassar
  • 3
    CEO Kalla Toyota Robby Wijaya Raih Sulsel Industry Marketing Champion 2026 Kategori Otomotif
  • 4
    XLSMART Hadirkan Promo Kemerdekaan, Paket Data Mulai Rp29 Ribu hingga Diskon Internet Rumah 40 Persen
  • 5
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia

Ekonomi

  • KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
    KIMA Menang di MA, Aset 11.903 Meter Persegi Kembali Diamankan demi Kepastian Investasi
  • Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
    Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Resmikan Pusat AI Berbasis Kampus Pertama di Indonesia
  • Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan
    Pakai Smartfren Bisa Internetan 5G Sepuasnya di Seluruh Makassar, Tanpa Batas Kuota dan Kecepatan Harga Mulai Rp40 Ribuan

Peristiwa

  • Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
    Gus Kikin Nyatakan Siap Maju Ketua Umum PBNU, Disambut Ratusan Kader NU di Makassar
  • Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
    Kebuntuan Diplomatik AS-Iran Perihal Selat Hormuz Membuat Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak
  • Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
    Cek Desil Kemensos Agustus 2026, Ini Link Resmi dan Cara Melihatnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID