Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Sulsel

Sepekan Terakhir, Tiga Nyawa Melayang Akibat Kebakaran di Mallawa

Rabu, 28 Januari 2026 08:25
Editor: Aksara Dewi
  • Bagikan
Kabar duka menyelimuti Kabupaten Maros. Dalam sepekan terakhir, serangkaian kebakaran hebat melanda wilayah pegunungan Maros, tepatnya di Kecamatan Mallawa, dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Kabar duka menyelimuti Kabupaten Maros. Dalam sepekan terakhir, serangkaian kebakaran hebat melanda wilayah pegunungan Maros, tepatnya di Kecamatan Mallawa, dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros, Baso Tajong, mengonfirmasi bahwa para korban berasal dari dua lokasi berbeda, yakni Desa Padaelo dan Kelurahan Sabila, Kecamatan Mallawa.

Dua korban dari kebakaran di Desa Padaelo sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Namun, akibat luka bakar parah yang mencapai sekitar 80 persen, keduanya meninggal dunia setelah dua malam menjalani perawatan.

“Saat kejadian, api sudah memasuki fase flashover. Api menyebar sangat cepat dan merata di dalam bangunan. Korban sempat berupaya menyelamatkan diri dengan melompat melalui jendela,” ujar Baso Tajong kepada awak media, Selasa (27/1/2026).

Sementara itu, satu korban lainnya dalam peristiwa kebakaran di Kelurahan Sabila dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Berdasarkan hasil evaluasi tim di lapangan, penyebab kebakaran didominasi oleh arus pendek atau korsleting listrik. Meski demikian, Baso Tajong menyebutkan adanya faktor kelalaian manusia yang turut berkontribusi.

“Selain korsleting listrik, ada juga kebakaran yang dipicu kelalaian, seperti penggunaan api terbuka yang tidak diawasi dengan baik,” tambahnya.

Kerugian materiil akibat kebakaran tersebut ditaksir cukup besar. Untuk satu kejadian di Desa Padaelo saja, nilai kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp200 juta.

Di balik tragedi ini, terungkap kondisi minimnya sarana pemadam kebakaran di wilayah pelosok Maros. Saat ini, Kecamatan Camba, Cenrana, dan Mallawa hanya dilayani oleh satu unit armada pemadam kebakaran yang siaga di Kecamatan Camba.

Secara ketentuan Manajemen Wilayah Kebakaran (WMK), kondisi tersebut dinilai jauh dari ideal. Idealnya, setiap kecamatan memiliki satu unit armada pemadam kebakaran dengan target waktu respons di bawah 15 menit dalam radius delapan kilometer.

Keterbatasan armada dan medan yang sulit membuat proses penanganan kebakaran di wilayah seperti Mallawa menjadi terhambat.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Maros pun mengimbau masyarakat, khususnya pemilik rumah panggung dan bangunan tua, untuk melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, minimal setiap lima tahun.

“Hindari penggunaan steker atau colokan berlebihan dan cabut peralatan listrik yang tidak digunakan. Kewaspadaan adalah kunci untuk mencegah kebakaran,” pungkas Baso Tajong.

Tags: Kebakaran

Baca Juga

Kebakaran Kios Barang Bekas di Soekarno-Hatta Bandung, Aktivitas Warga Terdampak dan Risiko Tata Kelola Disorot
Kebakaran Kios Barang Bekas di Soekarno-Hatta Bandung, Aktivitas Warga Terdampak dan Risiko Tata Kelola Disorot
Kebakaran Mal Ciputra Cibubur Soroti Risiko Pekerjaan Konstruksi di Pusat Perbelanjaan
Kebakaran Mal Ciputra Cibubur Soroti Risiko Pekerjaan Konstruksi di Pusat Perbelanjaan
Korban Kebakaran Bulogading Terima Bantuan Jumat Berkah dari PSI Sulsel
Korban Kebakaran Bulogading Terima Bantuan Jumat Berkah dari PSI Sulsel
Kebakaran Pabrik Sandal Medan Deli, Pemadam Kesulitan Padamkan Api
Kebakaran Pabrik Sandal Medan Deli, Pemadam Kesulitan Padamkan Api
Kebakaran Dekorasi Pita di Sarinah Thamrin Padam dalam 12 Menit, Operasional Tetap Normal
Kebakaran Dekorasi Pita di Sarinah Thamrin Padam dalam 12 Menit, Operasional Tetap Normal
Begini Kondisi Terkini SPBU 74.91886 Makale Tana Toraja Usai Sempat Terbakar
Begini Kondisi Terkini SPBU 74.91886 Makale Tana Toraja Usai Sempat Terbakar

Populer

  • 1
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • 2
    Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
  • 3
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
  • 4
    Syawalan Muhammadiyah Sulsel Dimajukan ke 28 Maret 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadir
  • 5
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta

Ekonomi

  • Showroom Motoplex Resmi Hadir di Makassar, Tawarkan Penjualan dan Servis Motor Vespa, Piaggio, Aprilia, dan Moto Guzzi
    Showroom Motoplex Resmi Hadir di Makassar, Tawarkan Penjualan dan Servis Motor Vespa, Piaggio, Aprilia, dan Moto Guzzi
  • Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
    Emados Berangkatkan 30 Pelari ke Eropa, Program SuperHalfs Challenge
  • Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons
    Harga Emas Hari Ini Naik, Global Tembus USD 4.491 per Ons

Peristiwa

  • Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
    Kombes Pol. Arisandi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA SPENSAB
  • Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
    Wabup Gowa Ajak IKA SPENSAB Berperan Aktif Majukan Pendidikan Daerah
  • Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
    Menteri Abdul Mu’ti Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel, Gubernur Salurkan Bantuan Rp800 Juta
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID