Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Ekonomi

Harga BBM Hari Ini Turun, Awal Februari 2025 Segini Harganya Sekarang

Selasa, 3 Februari 2026 00:13
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
ilustrasi SPBU dari Pertamina mengisi pertalite dan pertamax

LUMINASIA.ID — PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mulai berlaku Minggu (1/2/2026). Kebijakan penurunan harga ini diterapkan secara serentak di seluruh Indonesia, mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Papua.

Sejumlah produk BBM non subsidi yang mengalami penurunan harga meliputi Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, dan Pertamina Dex. Besaran penyesuaian berbeda di tiap daerah, menyesuaikan dengan struktur biaya distribusi dan pajak setempat.

Di DKI Jakarta, harga Pertamax kini turun dari Rp12.350 per liter menjadi Rp11.800 per liter. Penurunan harga dengan kisaran serupa juga terjadi di berbagai kota besar lain, termasuk Surabaya, Medan, dan Makassar. Dengan penyesuaian ini, BBM beroktan tinggi menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat pengguna kendaraan bermotor.

Pertamina menjelaskan, kebijakan penurunan harga BBM non subsidi dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi tersebut mengatur mekanisme penetapan harga BBM dengan mempertimbangkan sejumlah variabel, seperti harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, biaya distribusi dan logistik, serta pajak daerah.

“Penyesuaian harga BBM dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika indikator ekonomi dan energi global, serta tetap mengacu pada ketentuan peraturan yang berlaku,” demikian keterangan resmi Pertamina.

Kebijakan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang pengguna kendaraan pribadi di Makassar menilai penurunan harga Pertamax membantu mengurangi beban pengeluaran harian. “Harga BBM turun tentu sangat membantu, terutama untuk kebutuhan transportasi rutin,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan pengemudi ojek daring di Surabaya. Menurutnya, turunnya harga BBM non subsidi berpotensi menekan biaya operasional, sehingga pendapatan harian bisa lebih terjaga di tengah tingginya kebutuhan hidup.

Selain Pertamax, produk BBM non subsidi lain juga mengalami penyesuaian harga lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, harga BBM subsidi tetap tidak berubah, dengan Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter dan Solar subsidi Rp6.800 per liter.

Melalui penurunan harga BBM non subsidi ini, Pertamina berharap dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas sektor transportasi nasional. Kebijakan tersebut juga diharapkan memberi pilihan bahan bakar berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif bagi konsumen di seluruh wilayah Indonesia.

Tags: harga bbm turun Pertamina


Baca Juga

Biosolar di Polewali Ditambah hingga 50 Persen, Penyaluran Capai 68 KL
Biosolar di Polewali Ditambah hingga 50 Persen, Penyaluran Capai 68 KL
Sudah Tak Antre Panjang, Pertamina Arahkan Masyarakat Beli Pertalite di SPBU Resmi
Sudah Tak Antre Panjang, Pertamina Arahkan Masyarakat Beli Pertalite di SPBU Resmi
6.023 Nopol di Sulselbar Diblokir Pertamina karena Salah Gunakan BBM Subsidi, 11.093 QR Code Juga Diblokir
6.023 Nopol di Sulselbar Diblokir Pertamina karena Salah Gunakan BBM Subsidi, 11.093 QR Code Juga Diblokir
Antrean BBM Subsidi Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Mulai Kondusif
Antrean BBM Subsidi Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Mulai Kondusif
Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
Cegah Kemacetan, Appi Usul Truk dan Bus Antre BBM Pukul 21.00-05.00 WITA
Cegah Kemacetan, Appi Usul Truk dan Bus Antre BBM Pukul 21.00-05.00 WITA

Populer

  • 1
    Lima Tim Dance Terpilih Jadi Best Five di Honda DBL South Sulawesi 2026
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
    Dirut dan Manajemen Semen Tonasa Turun Langsung ke Toko, Serap Masukan Pelanggan dan Pantau Pasar
  • Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
    Future Ready XLSMART Sudah Antar 850 Talenta Muda ke Dunia Kerja, Target 1.000 Orang
  • Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan
    Pelindo Regional 4 Pastikan Perubahan Peran Korporasi Tak Ganggu Pelayanan

Peristiwa

  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID