Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Ini Alasan Agrinas Impor Mobil dari India untuk Koperasi Merah Putih

Senin, 23 Februari 2026 14:03
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Mahindra Scorpio Pick Up dari India


JAKARTA – PT Agrinas Pangan Nusantara mengungkap alasan di balik keputusan mengimpor 105.000 unit kendaraan pikap 4x4 dari India senilai Rp24,66 triliun. Kebijakan ini diambil untuk mendukung distribusi pangan dan hasil pertanian ke desa-desa melalui program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan kebutuhan utama perseroan adalah kendaraan niaga berpenggerak empat roda (4x4) yang dinilai cocok untuk menjangkau wilayah terpencil.

“Pertimbangan pertama adalah bahwa kami memesan mobil 4x4 yang memang tidak diproduksi di Indonesia. Selama ini, 4x4 merek apa pun itu kan full impor,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini belum ada pabrikan di dalam negeri yang memproduksi kendaraan 4x4 secara lokal. Mayoritas masih didatangkan dalam bentuk completely built up (CBU) dari luar negeri.

Harga Lebih Kompetitif

Selain faktor spesifikasi, Agrinas juga mempertimbangkan aspek harga. Joao mengaku pihaknya mendapatkan penawaran yang jauh lebih kompetitif dari India, bahkan hampir 50 persen lebih murah dibandingkan model sejenis di pasar domestik.

“Kedua, kami memesan dengan harga yang sangat kompetitif atau hampir 50% lebih murah dari kompetitornya. Dari sisi durability, power, dan fuel consumption, kendaraan ini sangat andal dan sangat bagus,” katanya.

Ia menyebut selisih harga dengan merek yang selama ini menguasai pasar berkisar Rp120 juta hingga Rp150 juta per unit.

Menurut Joao, Agrinas mengedepankan prinsip value for money agar anggaran yang dikeluarkan sebanding dengan manfaat yang diperoleh, terutama untuk mendukung distribusi logistik pangan ke desa-desa.

Didukung Skema Perdagangan Bebas

Impor kendaraan dari India juga dinilai sejalan dengan kerja sama perdagangan bebas antara Indonesia dan India melalui skema Asean–India Free Trade Area (AIFTA), yang memberikan kemudahan tarif bea masuk untuk sejumlah komoditas.

Secara rinci, sebanyak 35.000 unit pikap Scorpio dipasok oleh produsen otomotif asal India, Mahindra & Mahindra. Sementara 70.000 unit lainnya disuplai oleh Tata Motors, yang terdiri atas model Yodha Pick Up dan truk Ultra T.7 masing-masing 35.000 unit.

Distribusi kendaraan disebut telah dimulai secara bertahap ke sejumlah daerah untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih.

Tags: Agrinas impor mobil Mahindra Scorpio Pick Up Prabowo Subianto koperasi merah putih

Baca Juga

Wamensos: Presiden Pastikan Lulusan Sekolah Rakyat Didorong Kuliah atau Kerja Layak
Wamensos: Presiden Pastikan Lulusan Sekolah Rakyat Didorong Kuliah atau Kerja Layak
Prabowo Tekankan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah untuk Percepat Layanan Publik dan Penyaluran Bansos
Prabowo Tekankan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah untuk Percepat Layanan Publik dan Penyaluran Bansos
ALVA Sambut Positif Rencana Motor Listrik Nasional Prabowo
ALVA Sambut Positif Rencana Motor Listrik Nasional Prabowo
Danantara Gandeng KPK Bersihkan BUMN, FSP BUMN Bersatu Minta Penegakan Hukum hingga Tuntas
Danantara Gandeng KPK Bersihkan BUMN, FSP BUMN Bersatu Minta Penegakan Hukum hingga Tuntas
Munafri Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Prabowo di Makassar, Total 7.261 Sapi dan 402 Kambing Disalurkan
Munafri Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Prabowo di Makassar, Total 7.261 Sapi dan 402 Kambing Disalurkan
Ribuan PPPK Terancam Dirumahkan, Akibat Implementasi UU No 1 Tahun 2022 Ini
Ribuan PPPK Terancam Dirumahkan, Akibat Implementasi UU No 1 Tahun 2022 Ini

Populer

  • 1
    RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel
  • 2
    Terima 31 Rekomendasi, Hasan Basri Optimistis Jojon Haruna Aklamasi Pimpin IMI Sulsel
  • 3
    Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 34 Persen di Empat Daerah Sulsel
  • 4
    Mitsubishi Didenda Rp1 Miliar oleh KPPU
  • 5
    Tok! Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan DPRD

Ekonomi

  • Harga Pertamax Turun per 1 Agustus 2026, Kini Dibanderol Rp15.950 per Liter
    Harga Pertamax Turun per 1 Agustus 2026, Kini Dibanderol Rp15.950 per Liter
  • Pelindo Regional 4 Perkuat Kolaborasi Karyawan Lewat Program Break The Silo
    Pelindo Regional 4 Perkuat Kolaborasi Karyawan Lewat Program Break The Silo
  • AHM Luncurkan New NX500 Berteknologi Honda E-Clutch, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harganya
    AHM Luncurkan New NX500 Berteknologi Honda E-Clutch, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harganya

Peristiwa

  • Prabowo: Presiden Korea Selatan Pernah Minta Indonesia Buka Dialog dengan Korea Utara
    Prabowo: Presiden Korea Selatan Pernah Minta Indonesia Buka Dialog dengan Korea Utara
  • BYD Respons Insiden Mobil Listrik Terbakar di Tol Cikampek
    BYD Respons Insiden Mobil Listrik Terbakar di Tol Cikampek
  • Kejagung Tetapkan Nurman Herin sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus Febrie
    Kejagung Tetapkan Nurman Herin sebagai Tersangka Baru Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus Febrie
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID